Masa kecil generasi 90’an bisa sangat menyenangkan dan berkesan, bukan cuma karena permainan, tontonan atau nyanyiannya saja. Di era itu juga, ada banyak bacaaan karena generasi kita termasuk generasi yang masih suka membaca. Tapi, apa masih ada dari kamu yang ingat bacaan-bacaan menarik waktu kamu kecil itu apa saja? Bacaan yang selalu membuat kamu nggak berhenti menanti edisi berikutnya, atau mencari seri yang lainnya.

Kalau kamu mulai lupa apa saja bacaan-bacaan yang berjaya di era 90’an, Hipwee akan coba membahasnya lagi satu persatu. Siapa tahu kamu bisa bernostalgia sambil membayakan hal-hal konyol efek dari bacaan itu…

1. Majalah Bobo yang masih hits sampai sekarang, bahkan keponakan atau anakmu juga ikut baca

Majalah Bobo emang juara via www.instagram.com

Emang nggak ada matinya majalah yang satu ini. Isinya dari cerita bergambar tentang Bobo dan keluarganya, Bona dan Rongrong, Paman Gembul, Husin dan Asta, Oki dan Nirmala, sampai pengetahuan umum dan tips membuat prakarya. Kamu juga bisa bertukar sahabat pena dan mengirim gambarmu sendiri untuk dimuat di majalah.

Kalau sekarang sih, kirim surat ke majalah Bobo cukup pakai email. Beda sama kita dulu yang harus pakai kartu pos atau surat berperangko.

2. Tabloid Fantasi yang mengulas dari mulai serial TV, film sampai musik anak-anak generasi 90’an

Advertisement

Hayo siapa yang dulu pernah berlangganan tabloid Fantasi? Inget kan kamu pernah seneng banget waktu tahu di dalamnya ada poster gratis bergambar artis atau penyanyi cilik idola, atau juga film-film yang lagi hits di masa itu.

“Wah ada fotonya Trio Wek Wek. Ih ada jumpa artis di Dufan.”

Sayangnya, tabloid ini sekarang sudah berpindah haluan menjadi tabloid Teen untuk remaja.

3. Cerita Rakyat Nusantara, dongeng-dongeng asli Indonesia yang bikin kamu tahu asal usul Tangkuban Perahu sampai Pulau Madura

Legenda asal muasal ini-itu dari berbagai daerah di Indonesia biasa kamu nikmatin di buku-buku Cerita Rakyat karya Z. Pangaduan Lubis. Mungkin juga buku-buku ini yang akhirnya membuat kamu ingin menjelajahi Indonesia. Tuh, terbuktikan Indonesia juga kaya dengan dongeng-dongeng menarik yang nggak kalah sama dongen buatan Grim Bersaudara atau Seribu Satu Malam.

4. Goosebumps yang bikin kamu parno sama kolong tempat tidur. Tapi kamu tetap penasaran, karena alur ceritanya bisa kamu tentukan sendiri

Hayo, berani baca malam-malam nggak? via www.instagram.com

Kamu nggak akan menemukan kuntilanak, pocong, genderuwo, kolongwewe ataupun tuyul di buku ini. Tapi, tetap saja buku ini bisa bikin kamu waswas atau takut, kalau-kalau di bawah kolong tempat tidur kamu muncul gumpalan monster yang akan menelan kamu. Dan cuma Goosebumps juga yang membebaskan kamu untuk menentukan laur cerita, siap-siap saja di akhir cerita kamu bakal selamat atau mati.

5. Buku-buku Walt Disney mulai dari dongeng klasik, sampai cerita Mickey Mouse ataupun Donal Bebek

Siapa yang nggak tahu Walt Disney? Bukan cuma film-filmnya saja yang menarik, buku-bukunya juga memikat untuk dibaca dan dikoleksi. Cerita-cerita dongeng dari negeri antah berantah, ataupun cerita tikus dan bebek yang kehidupannya seolah-olah seperti manusia. Kadang kamu dibuat sedih, kadang juga kamu dibuat ketawa oleh kekonyolan si tikus Mickey dan si bebek Donald ini.

6. Kalau nggak mau ketinggalan info tentang artis atau penyanyi cilik yang beken di era 90’an, kamu nggak boleh lupa beli majalah Mentari

Majalah ini seperti gabungan dari majalah Bobo dengan tabloid Fantasi, berisi cerita-cerita seperti Abunawas dan Gino CS, info-info film, artis dan penyanyi cilik, dan pastinya juga ilmu pengetahuan.

7. Buku-buku karangan Enid Blyton, mulai dari seri Lima Sekawan, Mallory Towers, sampai Si Badung

Salah satu buku seri Enid Blyton via www.instagram.com

Buku-buku Enid Blyton juga teman terbaik buat kamu yang masa kecilnya penuh imajinasi tentang dunia petualangan.

8. The Baby Sitters Club membuat kamu merasa mendapat tempat untuk bertukar cerita tentang lika-liku kehidupan remaja.

buku remaja ringan yang bisa bikin kamu lebay via www.instagram.com

Nah, kalau cewek-cewek dari generasi 90’an tahu atau masih ingat nggak sama seri buku The Baby Sitters Club? Cerita yang manis dan ringan tentang isu-isu remaja, bikin kamu pun merasa mengalami masalah yang sama. Ya, berasa curhatannya dimengerti gitu tanpa perlu bercerita.

9. Inget nggak, kalau dulu waktu baca komik Detective Conan, kamu sering ikut menganalisis dan menebak-nebak siapa pelaku dan apa motifnya

Bahkan buku ini bisa kamu bermimpi menjadi seorang detektif. Kasus-kasus yang disajikan nggak gampang buat direka-reka sama kamu, tapi kadang ada juga dari kamu yang hampir berhasil merekanya. Belum lagi perubahan fisik Conan dari seorang remaja tampan yang kembali menjadi anak kecil imut, dengan segala lika-likunya yang kadang bikin kamu mikir: “Dih, enak banget ya bisa jadi anak kecil lagi?” Masih ingat nggak nama kapsulnya? APTX4869! Hehehe.

10. Komik Topeng Kaca yang drama abis

Seorang cewek yang ingin menjadi artis atau bintang teater, seorang pengagum rahasia, dan seorang cewek yang iri dengannya. Klise dan drama sih, tapi tetap saja buku ini berhasil bikin kamu remaja-remaja cewek penasaran mengikuti seri komiknya. Bisa jadi, ada dari kamu yang membayangkan menjadi sosok Maya.

11. “Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu!” Masih inget nggak ini siapa yang bilang?

Bukan cuma filmnya aja yang bikin kamu duduk manis di hari minggu pagi. Tapi, buat mengobati rasa penasaran kamu sama kelanjutan serial TV-nya, komik Sailor Moon ini jadi salah satu bacaan wajib anak-anak cewek di era 90’an. Masih pada inget ‘kan dulu kamu sering melafalkan, “Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu!” Atau si pria idaman Tuxedo Bertopeng yang selalu datang membantu Sailor Moon.

12. Komik Golden Boy yang tentang… ehem ehem…

Mungkin ada yang mau bantu Hipwee? Ada yang ingat nggak komik ini tentang apa?

13. Yang ini kamu nggak mungkin lupa. Buku Iqro warna hitam yang ada gambar kakek-kakek pakai kacamata di belakangnya

Hayo siapa kah kakek-kakek berkacamata itu? via newsnews.perfectinter.net

Pernah nggak sih kamu bertanya, sebenarnya kakek-kakek berkacamata yang ada di sampul belakang buku Iqro itu siapa. Kalau sekarang kalian bisa membaca Al-Quran dengan fasih, sudah sepatutnya kamu berterima kasih kepada potret di belakang Iqro yang bernama KH. As’ad Humam. Karena, kalau bukan dari gagasannya untuk menyusun metode Iqro mungkin kamu akan sulit untuk mempelajari Al-Quran.

Nah, dari 12 bacaan itu mana yang dulu favorit kamu? Mana juga bacaan yang kira-kira menyumbang pembentukan jati diri kamu? Share di kolom komentar ya biar yang lain juga tahu!