Bantu Penyintas Penyakit Jantung, Piyu Inisiasi Gerakan Sosial Lewat Lagu “Dissolve”

Dissolve Movement Piyu

Lama nggak terdengar namanya, gitaris Padi Reborn Satrio Yudi Wahono atau yang biasa dikenal publik dengan nama Piyu membuat sebuah gerakan sosial yang bernama Dissolve Movement. Nama gerakan tersebut terinspirasi dari lagu ciptaannya berjudul “Dissolve” yang dinyanyikan oleh sahabat serta musisi bernama Dendy Mike’s. Mikes sendiri adalah mantan vokalis band Mikes dan Kunci, yang meninggal dunia pada 2019 akibat serangan jantung.

Advertisement

Secara nggak langsung, gerakan yang diinisiasi oleh Piyu ini juga sebagai dedikasi spesial untuk mendiang Dendy Mike’s. Nggak sendirian dalam mengawali gerakan sosial mulia yang satu ini, Piyu melakukannya bersama istri almarhum Dendy, Cempaka. Secara umum, gerakan Dissolve Movement ini akan mengumpulkan dana yang hasilnya akan dikelola oleh Yayasan Jantung Indonesia guna mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

Piyu juga telah mempersiapkan beberapa rangkaian dan rencana untuk Dissolve Movement

Piyu Padi / Credit: Instagram BSM Record

Dalam menginisiasi gerakan sosial ini, Piyu nggak hanya merilis single, namun juga telah mempersiapkan sederet rencana lainnya. Beberapa di antaranya seperti penggalangan dana yang dikelola oleh BenihBaik.com, penjualan Boxset Dissolve, t-shirt, dan juga masker yang nantinya akan dikelola oleh Tendencies dengan desain artwork Dissolve dari Yongki Pardamean Simanjuntak serta desain lukisan karya Tondi Hasibuan.

Selain itu, penjualan single ini dari hasil pengunduhan di digital streaming platform juga akan menjadi salah satu gerakan yang dijalankan oleh Piyu. Penjualan single dari hasil pengunduhan ini dikelola oleh BSM Records dan Upbeat Publishing. Hasil donasi dan penjualan ini nantinya akan diserahkan secara penuh pada Yayasan Jantung Indonesia.

Advertisement

Cerita di balik pemilihan lagu “Dissolve” sebagai nama gerakan ini juga nggak kalah mengharukan

Dendy Mikes / Credit: Instagram BSM Record

Bukan tanpa alasan Piyu memilih lagu tersebut untuk dijadikan nama dari gerakan sosial yang diinisiasinya. Pasalnya, dirinya mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa ia dan Dendy sempat membuat lagu tersebut, namun terpaksa berhenti pada tahun 2014 silam. Mereka nggak sempat merilisnya karena Dendy meninggal dunia akibat serangan jantung pada waktu itu. Kini, setelah melakukan diskusi bersama dengan Adib Hidayat, Piyu akhirnya memutuskan untuk merilis lagu tersebut.

Nah, ngomongin tentang single “Dissolve” sendiri, penikmat musik masih akan mendengar suara khas dari Dendy Mike’s yang sepenuhnya diproduseri oleh Piyu. Selain itu, dalam kesempatan ini Piyu juga merilis video musik untuk single tersebut. Berperan sebagai Executive Producer, video musik single “Dissolve” dihadirkan dalam bentuk mini movie berdurasi 6 menit 45 detik. Dalam video, digambarkan pula bagaimana langkah-langkah pertama yang harus dilakukan saat orang tersayang kita terkena serangan jantung.

Harapan di balik gerakan sosial Dissolve Movement

Advertisement

Dissolve / Credit: Instagram bsm record

Terciptanya gerakan ini bukan sekadar untuk meneruskan karya yang belum sempat dirilis oleh Piyu dan juga Dendy. Lebih dari itu, Cempaka sebagai sosok sang istri berharap Dissolve Movement nantinya akan menjadi peninggalan terakhir dari mendiang suami yang dapat berguna untuk orang banyak.

“Besar harapan saya dengan Movement Dissolve ini jadi legacy dari Dendy, agar kita bisa lebih aware tentang kesehatan jantung. Semoga ini menjadi kebaikan untuk banyak orang. Semoga suara Dendy juga bisa melekat di hati kita sampai kapan pun,” ujar Cempaka dalam keterangannya.

Semoga gerakan mulia ini benar-benar berguna bagi banyak orang ke depannya nanti, ya!

Ikuti Instagram @wolesjon, biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE