Hutan Aokigahara adalah tempat yang terkenal luas sering digunakan untuk bunuh diri di Jepang. Meski hanya bukan keseluruhan hutannya, terdapat lokasi yang memang sering ditemukan mayat pelaku bunuh diri. Hutan Aokigahara sempat menjadi buah bibir beberapa waktu lalu setelah youtuber kondang, Logan Paul, mengunggah video eksplorasi untuk seru-seruan dan lucu-lucuan dan memperlihatkan mayat pelaku bunuh diri tanpa disensor. Akhirnya dia pun mendapat kecaman dari seluruh dunia atas videonya itu.

Kini giliran youtuber tanah air yang melakukan hal yang hampir sama. Meski nggak memperlihatkan mayat tanpa sensor, tapi video Qory Gore dianggap nggak menghargai lingkungan yang dia eksplorasi itu.

Video terbaru Qory Gore dengan judul “TERLALU BARBAR! Di Aokigahara Jepang Berujung Ngilang”, memperlihatkan dia dan teman-temannya yang mencoba mengeksplor hutan Aokigahara dan mencari mayat pelaku bunuh diri

video Qory via www.youtube.com

Advertisement

Dalam videonya yang terbaru, Qory Gore bersama beberapa temannya melakukan eksplorasi terhadap suicide forest. Di hutan Aokigahara ini memang terdapat bagian atau daerah di mana sering ditemukan mayat pelaku bunuh diri. Qory dan teman-temannya mencoba mencari sesuatu yang aneh di kawasan hutan ini, termasuk mayat pelaku bunuh diri. Bahkan Qory sempat menyatakan kalau nggak ada mayat, nggak seru. Mereka pun masuk lebih dalam lagi dan mencoba mengeksplorasi, berharap menemukan mayat pelaku bunuh diri.

Selain kata-kata kasar yang dilontarkan sepanjang video, dia juga sempat memperlihatkan mayat pelaku bunuh diri meski disensor

mirip konten Logan Paul

Sebagai kawasan yang harusnya dijaga dan dihormati, Qory dan teman-temannya justru melanggar hal tersebut sejak awal. Mereka sama sekali nggak menjaga bahasa yang diucapkan saat berada di hutan ini. Ucapan atau perkataan yang dilontarkan berisi umpatan-umpatan seperti anji**, bangs**, kont**, dan lainnya entah berapa kali terdengar. Bukan cuma itu, Qory pun melanggar aturan dengan memasuki kawasan yang dilarang. Padahal di sana, tertera peraturan untuk nggak memasuki kawasan itu. Mereka pun paham kalau itu adalah pelanggaran dan bisa dihukum pemerintah karena dianggap kriminal. Tapi justru karena itu mereka melakukannya demi konten. Sampai pada satu momen di mana Qory mendapati mayat pelaku bunuh diri lalu memasukkannya ke dalam video meski diblur.

Konten ini pun mendapat perhatian besar, termasuk dari subscribersnya yang merasa kecewa karena Qory dianggap sama sekali nggak menghargai lingkungan dan malah melanggar aturan di sana

kekecewaan penonton via www.youtube.com

Video Qory kali ini ternyata membawa kekecewaan yang besar terhadap warganet, termasuk para pengikut setianya. Kolom komentar di video YouTube ini pun dipenuhi ungkapan kekecewaan mereka. Banyak yang merasa bahwa Qory nggak ada bedanya dengan Paul. Meski mungkin Paul lebih keterlaluan karena memuat video yang memperlihatkan mayat tanpa disensor. Dan yang paling membuat mereka kecewa adalah karena selama ini Qory di video-videonya sering mengingatkan penonton untuk respect terhadap lingkungan dan orang sekitar. Tapi di video ini justru dia yang melanggar itu semua. Selain dianggap sebagai Logan Paul dengan kearifan lokal”, Qory juga dianggap menjilat ludah sendiri karena selama ini dia yang mengingatkan penonton untuk menghargai lingkungan. Bahkan @doripu, selebgram tanah air yang tinggal bertahun-tahun di Jepang nggak pernah berniat sekalipun untuk membuat konten seperti ini.

Advertisement

“Di Aokigahara forest padahal masih banyak spot wisata menarik lainnya yg lebih bermanfaat untuk dishare ke public. Knp orang lebih fokus langgar aturan lewatin batas, cari jenazah yg bunuh diri trs dishoot? Gue sering lewatin daerah sana aja gak mau lho jadiin konten vlog gue” – @andori

‘Yang terpenting respect lingkungan & hormati orang sekitar. jangan BARBAR!’ ohh mann.. how irony are u qory when i remembering ur ‘quotes’ but u still do the same shit! Reject Respect and GFURSELF QOR. – die soon

Menjadi figur publik memang susah sih. Kadang kita nggak sadar melanggar apa yang kita tekankan selama ini kepada penonton. Apalagi kalau sudah berhubungan sama konten yang ditujukan menarik perhatian dan menambah subscribers. Semoga konten yang dibuat oleh para kreator semakin berkualitas dan memang bernilai positif, ya, tanpa embel-embel “ingin makin dikenal”.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya