Facebook Berencana Ganti Nama Perusahaan. Jadi Penasaran Kira-kira Bakal Diganti Jadi Apa~

Facebook ganti nama

Setelah kepopuleran Friendster mulai meredup, Facebook datang sebagai media sosial yang popularitasnya melejit. Bahkan, hampir setiap orang memiliki akun media sosial yang satu ini. Siapa nih dulu yang waktu zaman SMP atau SMA sering banget open wall di Facebook? Bukan cuma wall-an aja, tapi keseruan Facebook dulu juga bisa nambahin teman jadi anggota keluarga. Kalau dipikir-pikir kocak juga tiba-tiba punya sepupu sama keponakan online 😀

Advertisement

Semakin ke sini, media sosial semakin bertambah dan mulai banyak penghuni Facebook yang migrasi ke media sosial lain. Bukannya meredup, popularitas Facebook justru semakin berkembang, buktinya saat ini Facebook menjadi induk yang menaungi banyak media sosial. Setelah berdiri sekitar 17 tahun, akhirnya Facebook berencana untuk mengganti nama perusahaannya lo. Kira-kira namanya bakal ganti jadi apa, ya?

Facebook berencana mengubah nama perusahaannya untuk membangun dan mengembangkan metaverse

Photo by Solen Feyissa on Unsplash

Melansir dari laman The Verge, Facebook berencana mengubah nama perusahaannya minggu depan untuk mencerminkan fokusnya dalam membangun metaverse. Chief Executive Officer (CEO) Facebook, Mark Zuckerberg berencana untuk membicarakan mengenai perubahan nama pada konferensi tahunan Connect pada 28 Oktober 2021.

Namun, perubahan ini bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan sebagai bentuk ambisi Facebook yang ingin dikenal lebih dari sekadar perusahaan media sosial. Seperti yang kita tahu, saat ini Facebook telah menjadi induk dari beberapa perusahaan seperti Instagram dan WhatsApp.

Advertisement

Selain itu, saat ini Facebook telah memiliki lebih dari 10.000 karyawan yang membangun perangkat keras konsumen seperti kacamata AR yang diyakini Zuckerberg bisa menjadi populer seperti ponsel pintar. “Kami akan efektif bertransisi dari orang-orang yang melihat kami sebagai perusahaan media sosial menjadi perusahaan metaverse,” tutur Mark dikutip dari The Verge.

Belakangan ini Facebook gencar melakukan promosi seputar gagasan metaverse, tetapi konsep metaverse masih banyak yang belum paham dengan konsep tersebut. Istilah metaverse awalnya diciptakan oleh novelis fiksi ilmiah Neal Stephenson untuk menggambarkan dunia virtual tempat orang-orang melarikan diri dari dunia nyata distopia.

Nama perusahaan Facebook yang baru masih menjadi rahasia yang dijaga ketat, tetapi The Verge menduga bahwa nama barunya memiliki hubungan dengan Horizon.  Nama ini merupakan versi VR Facebook-meets-Roblox yang masih belum dirilis dan telah dikembangkan perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Nama aplikasi itu baru-baru ini diubah menjadi Horizon Worlds tak lama setelah Facebook mendemonstrasikan versi untuk kolaborasi tempat kerja yang disebut Horizon Workrooms.

Advertisement

Kabar penggantian nama perusahaan muncul ketika Facebook mendapatkan pengawasan lebih ketat dari pemerintah Amerika Serikat

Photo by Felicia Buitenwerf on Unsplash

Perubahan nama perusahaan diduga karena ada pengawasan yang lebih ketat terhadap Facebook dari pemerintah Amerika Serikat. Seorang mantan karyawan yang menjadi whistleblower, Frances Haugen, baru-baru ini membocorkan sejumlah dokumen internal yang memberatkan ke The Wall Street Journal dan bersaksi tentang mereka di depan Kongres. Regulator antimonopoli di Amerika dan di tempat lain mencoba untuk memecah perusahaan dan kepercayaan publik tentang bagaimana Facebook melakukan bisnis.

Di luar dari perubahan nama perusahaan, Facebook terus fokus mengembangkan teknologi yang lebih besar pada generasi selanjutnya. Mereka juga membentuk tim metaverse khusus dan beberapa hari yang lalu Facebook mengumumkan rencana untuk mempekerjakan 10.000 karyawan lagi untuk bekerja di metaverse Eropa.

Sepertinya Facebook bakal melakukan ekspansi bisnis yang lebih besar lagi, nih. Kira-kira menurutmu nama perusahaannya bakal diganti jadi apa, nih?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE