FFI 2022 Angkat Tema Perempuan, Prilly hingga Shenina Jadi Duta Baru

Bertepatan dengan perayaan Hari Film Nasional, komite Festival Film Indonesia (FFI) tahun 2021-2023 meluncurkan Piala Citra Festival Film Indonesia 2022 dengan mengangkat tema “Perempuan: Citra, Karya & Karsa”. Berbeda dari tahun sebelumnya, seluruh Duta FFI 2022 kali ini seluruhnya perempuan. FFI menilai ada andil besar dari sosok perempuan dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia.

Advertisement

Jadi penyelenggaraan yang ke-42 sejak pertama kali dihadirkan pada tahun 1955, FFI kali ini membawakan tema yang berbeda. Pemilihan tema ini melambangkan keindahan perempuan yang abadi (citra), ciptaan yang lahir (karya), dan sumber kekuatan keindahan karya yang lahir dari perempuan (karsa).

Sobat Hipwee, untuk mengetahui tema dan nama-nama dari Duta FFI 2022 lebih lanjut, simak informasinya berikut ini ya!

FFI 2022 mengangkat tema tentang “Perempuan: Citra, Karya & Karsa”

Pendaftaran FFI 2022 yang mulai dibuka

Pendaftaran FFI 2022 yang mulai dibuka | Credit: @festivalfilmid

Festival Film Indonesia (FFI) 2022 yang pendaftarannya dibuka mulai 30 Maret ini mengangkat tema “Perempuan: Citra, Karya & Karsa,” dengan malam anugerah akan digelar 22 November mendatang.

Advertisement

Kata’ citra’ pada tema melambangkan keindahan perempuan yang abadi, kata ‘karya’ melambangkan ciptaan yang lahir, dan kata ‘karsa’ melambangkan sumber kekuatan keindahan karya yang lahir dari perempuan. Perempuan sebagai insan adalah sumber kelahiran, sedangkan perempuan dalam perfilman Indonesia adalah sumber kelahiran karya.

Dalam peluncuran Piala Citra FFI 2022 yang berlangsung bertepatan dengan perayaan Hari Film Nasional, Rabu (30/3), Ketua Komite Festival Film Indonesia 2021-2023, Reza Rahardian mengatakan, penyelenggaraan FFI bukan sekedar melahirkan proses kompetisi, tapi juga sebagai peta untuk membaca dinamika perfilman Indonesia.

Advertisement

“Salah satu dinamika yang tergambar adalah andil besar perempuan dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia. Oleh karena itu, FFI 2022 digelar dengan mengangkat tema ‘Perempuan: Citra, Karya & Karsa,” kata Reza Rahardian dilansir dari Antara, Rabu (30/3).

Lebih lanjut Reza mengatakan tema “Perempuan: Citra, Karya & Karsa”, merupakan tema umum festival dan tidak mengikat tema film-film yang akan berpartisipasi pada FFI tahun ini.

Pendaftaran FFI 2022 dibuka secra resmi mulai tanggal 30 Maret hingga 31 Agustus 2022 untuk kategori Film Cerita Panjang, dan hingga 15 September 2022 untuk kategori Film Non Cerita Panjang dan Kritik Film.

Sistem Penjurian FFI 2022 akan melanjutkan sistem hibrida yang sudah dilakukan sebelumnya

Untuk sistem penjurian FFI 2022, Komite FFI 2021-2023 akan melanjutkan sistem hibrida yang sudah dilakukan sebelumnya, dengan menggabungkan sistem juri nominasi dan sistem dewan juri akhir. Sistem penjurian FFI 2022 juga disempurnakan dengan pembentukan Akademi Citra FFI yang akan bertugas sebagi Juri Nominasi.

Komite FFI 2021-2023 juga bekerja sama dengan Bioskop Online untuk membuat laman khusus Ruang Penayangan FFI yang akan digunakan dan diakses oleh para juri, baik Juri Nominasi maupun Dewan Juri Akhir, selama proses penjurian.

Komite FFI 2021-2023 juga mengajak masyarakat pecinta film Indonesia untuk memeriahkan pelaksanaan FFI 2022 dengan memberikan pilihannya melalui kategori Film, Aktor dan Aktris Pilihan Penonton.

Cut Mini, Marsha Timothy, Prilly Latuconsina, dan Shenina Cinnamon jadi Duta FFI 2022

Duta FFI 2022

Duta FFI 2022 | Credit: @festivalfilmid

Sejalan dengan tema tahun ini, empat perempuan dari perfilman Indonesia juga diumumkan sebagai Duta Festival Film Indonesia 2022. Mereka akan bertugas sebagai wajah FFI hingga Malam Anugerah yang diadakan pada 22 November 2022.

Mereka adalah Cut Mini (Pemenang Piala Citra Kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2016 dan kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik FFI 2019), Marsha Timothy (Pemenang Piala Citra Kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2018), Prilly Latuconsina (Pemenang Aktris Terfavorit Pilihan Penonton FFI 2021, dan Shenina Cinnamon (Nomine Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2021).

Terpilih sebagai Duta FFI 2022, Shenina Cinnamon mengungkapkan harapannya terkait kiprah perempuan di industri perfilman. Ia berharap industri perfilman bisa memperbanyak dan memberi kesempatan kepada perempuan untuk ikut serta di dalamnya.

Sementara itu, Prilly Latuconsina menyoroti peran-peran perempuan dalam industri perfilman. Terlebih, kini sudah banyak sutradara dan produser perempuan yang mampu memproduksi karya-karya mereka sendiri.

Ia mencontohkan beberapa sosok perempuan masa kini yang aktif di industri perfilman. Mulai dari Kamila Andini, Nia Dinata, Mira Lesmana, dan banyak lagi. Perempuan-perempuan tersebut telah menginspirasi generasi muda untuk berani berkarya dan karya-karyanya memberikan efek yang sangat besar untuk perfilman Indonesia.

Cut Mini juga mengungkapkan perempuan telah memiliki peran yang penting dalam industri perfilman Indonesia sejak dulu hingga kini. Hal itu terbukti dari banyaknya sineas perempuan yang meraih penghargaan di kancah internasional, seperti yang terbaru Laura Basuki dan Kamila Andini.

Marsha Timothy dalam kesempatan tersebut menyatakan ruang aman bagi perempuan di industri perfilman harus semakin digalakkan. Ruang aman tersebut diharapkan bisa menjadi ‘sahabat sejati’ bagi perempuan untuk menceritakan hal yang ia alami dengan merasa aman.

Para pembuat film, produser, dan rumah produksi yang hendak berpartisipasi dapat langsung mengunjungi situs resmi FFI untuk mendaftarkan karya-karyanya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

CLOSE