Udah nonton Captain America: Civil War? Siap-siap buat yang lain nih. Tanggal 25 April kemarin, Century Fox baru aja merilis trailer terbaru dari film X-Men: Apocalypse yang rencananya bakal rilis 27 Mei mendatang. Dari trailer ini, kita bakalan tahu sedikit-sedikit tentang ceritanya, dan tentu, bagaimana Apocalypse bisa menjadi penjahat super berbahaya. Peran yang dimainkan oleh aktor kenamaan Oscar Isaac ini digadang-gadang sebagai penjahat terbesar sepanjang sejarah film X-Men.

Namanya aja sampai dijadikan judul filmnya. Sebenarnya, apa aja sih yang bikin Apocalypse bisa jadi super-villain berkekuatan dewa dan layak buat ditakutin sama mutan-mutan lainnya? Simak!

Mari kita artikan ke bahasa Indonesia, Apocalypse: Kiamat?!

 

Mukanya bengis sekali via cinemablend.com

Apakah dunia mutan akan menemui ajalnya dengan kedatangan Apocalypse sebagai musuh terbesar? Dari trailer di atas sih kayaknya bisa-bisa aja. Secara, kekuatan dia memang terkesan ‘ngawur’ dan nggak masuk akal. Tentu ditambah lagi sama kekuatan spesialnya: ia bisa menjadi kekal.

Apocalypse menjadi salah satu penjahat yang paling ditakuti dalam sejarah Marvel, kenapa?

Advertisement

 

Identik dengan kematian via www.ign.com

Dengan kekuatannya yang brutal, Apocalypse benar-benar bisa mengontrol seluruh molekul dalam tubuhnya: menyembuhkan diri sendiri, berganti bentuk tubuh, dan merubah badannya untuk menjadi senjata yang menakutkan. Nampaknya jalan cerita dari X-Men tidak akan membosankan ketika melihat adegan bertarungnya. Namun, anehnya pada salah satu komik Marvel yang diluncurkan pada awal 2000-an, kekuatan dari Apocalypse berbeda. Dia bisa melihat, mengontrol, dan memanipulasi alam bawah sadar dari mutan lain. Ya nggak jauh beda dari Professor X lah. Tapi dari trailer-nya sih, kayaknya yang dipakai di X-Men: Apocalypse adalah yang versi pertama, atau mungkin dua-duanya?!

Dengan kisah masa lalu yang kelam, karakter bengis Apocalypse sudah dibentuk sejak dia menjadi seorang budak di Mesir.

 

Apocalypse dalam latar negara Mesir via moviepilot.com

Apocalypse lahir dalam era Fir’aun di Mesir.  Dalam usia yang beranjak dewasa, Apocalypse mendeklarasikan perang kepada pemerintahnya. Sejak saat itu, dia mulai membangun dinastinya sendiri dengan merekrut anak buah secara perlahan-lahan.

Dalam komik, Apocalypse pernah merekrut Hulk buat jadi anak buahnya.

 

Hulk aja bisa tunduk ama doi via moviepilot.com

Dalam komik, Apocalypse juga mampu merekrut anak buah petarung dari mana saja semaunya. Yang paling berkenang, Apocalypse pernah mempengaruhi Hulk untuk menjadi villain dengan nama War.

Cerita Apocalypse dalam X-Men diawali di era sesudah meninggalnya Charles Xavier.

Komik Apocalypse di tahun 2015 via moviepilot.com

Lalu, dengan tanpa arahan siapapun, bagaimanakah Wolverine dan kawan-kawan X-Men sanggup menghadapi  Apocalypse? Dalam ceritanya, seorang mutan bernama Legion membunuh ayahnya dengan tidak sengaja, dan ini membawa  kebangkitan Apocalypse dari tidur panjangnya.

Namun tenang, kekekalan dari Apocalypse memang menajubkan, tapi pasti ada celah kelemahan di situ!

 

Jangan bikin Apocalypse marah via underthegunreview.net

Tatkala pertama kali dikenalkan kepada publik, Apocalypse diwujudkan sebagai seorang mutan yang abadi. Selepas kisah dari Cyclops dan Phoenix yang merubah segala alur cerita, dunia tiba-tiba beralih cepat ke masa depan di era di mana Apocalypse berkuasa. Dia digambarkan sebagai seorang tua bangka yang tubuh dan raganya tidak bisa terpisah secara sendirinya. Dia harus memindahkan jiwanya yang ‘tua’ ini ke tubuh yang baru agar selalu terjadi regenerasi.

Bagaimana? Udah keder belum sama Apocalypse? Superhero emang jadi semakin keren kalau musuhnya juga keren.  Nggak usah khawatir, X-Men: Apocalypse sebentar lagi kok dirilisnya. Sampai jumpa di bioskop 🙂