4 Alasan Fresh Graduate Harus Punya Skill Mendekati Kemampuan Dewa. Camkan ini, Anak Muda!

Fresh graduate skill dewa

Hidup di Indonesia sebagai seorang fresh graduate alias lulusan baru adalah persoalan yang rumitnya melebihi perkara cinta. Apalagi jika dikaitkan dengan lika-liku susahnya mencari pekerjaan yang layak. Selembar ijazah dan setumpuk penghargaan pun bukan merupakan suatu jaminan jika urusanmu akan dipermudah dalam mencari pundi-pundi rupiah. Pasalnya, mencari pekerjaan di Indonesia itu nggak hanya seputar ijazah dan penghargaan.

Advertisement

Selain kemampuan utama, ada banyak hal lagi yang harus dihadapi ketika memasuki dunia penuh drama tersebut. Makanya nggak heran jika banyak fresh graduate yang terpaksa menyerah di tengah jalan karena keadaan. Jika boleh memberi saran, menjadi seorang lulusan baru di Indonesia itu setidaknya kamu harus memiliki kemampuan mendekati dewa. Bukan tanpa alasan, ini kenapa kamu harus memiliki hal tersebut.

1. Pertama, kamu harus ingat bahwa budaya orang dalam di Indonesia itu udah mengakar sampai inti bumi

Ilustrasi melamar pekerjaan / Credit: Pexels Sora Shizimaki

Sebelum memutuskan untuk melamar pekerjaan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami. Salah satunya adalah budaya orang dalam yang udah mengakar sampai ke inti bumi dan kerak-keraknya. Itulah kenapa kamu harus punya kemampuan mendekati dewa.

Nanti kalau sewaktu-waktu kamu kalah sama koneksi orang dalam, diharapkan bisa menggunakan skill-skill yang kamu miliki tersebut daripada dianggurin~

Advertisement

2. Syarat melamar pekerjaan aja biasanya udah bikin pusing dan banyak yang nggak nyambung sama yang dibutuhkan

Derita fresh graduate di Indonesia / Credit: Payrollbozz

Selain karena alasan budaya orang dalam, poin selanjutnya yang perlu dipahami adalah absurdnya syarat pelamar kerja yang terlampir. Sering banget syarat yang diberikan kepada para pelamar kerja terlalu abu-abu, bahkan terkadang juga malah nggak nyambung.

Bayangin aja, ada yang cari video editor dengan syarat seabrek. Nggak cuma kemampuan mengedit video yang dibutuhkan, tapi skill lainnya seperti penguasaan media sosial, jago bikin konten, bisa berbicara minimal 5 bahasa, berjiwa sosial, hingga paham Dasadarma Pramuka. Ngeselin banget, kan?

3. Belum lagi pas udah diterima, biasanya job desk akan berkembang seiring waktu. Apalagi buat anak IT, kamu harus punya seluruh kemampuan manusia di muka bumi ini

Advertisement

Susahnya cari kerja / Credit: Twitter

Nggak cukup berhenti sampai di situ saja, setelah masuk dunia kerja pun akan membuktikan kenapa kita semua harus memiliki kemampuan serupa dewa. Setelah diterima dalam suatu posisi pekerjaan, biasanya beban pekerjaanmu akan bertambah dengan seiring waktu. Dari yang awalnya di perjanjian hanya tertulis sebagai content creator, bisa jadi ketambahan yang lain-lainnya.

Mulai dari tuntutan menguasai bahasa pemrograman, skill bernegosiasi dengan klien, menguasai semua aplikasi berbasis grafis, meluangkan waktu mengantar atasan belanja bulanan, mengajari anaknya mengerjakan PR matematika, menyiram koleksi tanaman hiasnya, memberi makan hewan peliharaannya.

Itu belum seberapa, biasanya nanti juga bakal ada tantangan lainnya yang lebih nggak nalar. Siap-siap aja kamu disuruh paham ilmu elektronik dan pertukangan kalau tiba-tiba AC kantor rusak atau mungkin saluran toilet mampet.

4. Jangan lupa bahwa orang Indonesia itu hobi mencari pelamar kerja dengan syarat setinggi-tingginya dan bayaran serendah-rendahnya~

Balada cari kerja di Indonesia / Credit: Twitter

Terakhir, kamu nggak boleh lupa juga bahwa orang Indonesia menjunjung tinggi budaya unik yang satu ini. Mau bagaimanapun alasannya, cari pelamar kerja dengan syarat yang setinggi-tingginya. Mulai dari kemampuan yang memang harus dimiliki calon pelamar hingga kemampuan lainnya yang ada di seluruh semesta, semua calon pelamar harus punya. Urusan gaji mah belakangan, kita dipaksa untuk terima-terima aja.

Lagipula saat ini yang namanya cari kerja juga susah banget. Bisa dapat pekerjaan aja udah untung banget, meski terkadang job desk yang diberikan udah ngalah-ngalahin tugas agen rahasia antar negara.

Baiknya, mulai sekarang kamu memantaskan diri dengan ikut berbagai kelas pelatihan yang ada, asah skill yang menurutmu cocok untuk di dunia kerja nantinya. Semangat, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE