Inilah Bukti Bahwa Orang yang Lahir di Tahun 1960-1990 Adalah Generasi Paling Beruntung. Valid Nggak?

Generasi paling beruntung

Disadari atau nggak, orang-orang yang lahir pada era tahun 1960-1990 awal adalah orang-orang yang pantas mendapat predikat sebagai generasi paling beruntung. Ya, mereka yang saat ini berusia 30-50 tahun itu secara langsung menjadi saksi perubahan dan pergeseran zaman yang mungkin nggak pernah dirasakan oleh generasi lainnya. Selama ini kita menganggap bahwa orang-orang yang melewati masa kecilnya pada tahun 90-an adalah generasi paling penuh kenangan, tapi kalau dilihat-lihat lagi, generasi orang tua kita ini kayaknya kenangannya lebih beragam banget.

Advertisement

Mulai dari urusan fashion, lingkungan sosial, hingga teknologi, mereka inilah yang jadi saksi hidup sejarah itu semua. Mungkin selama ini kita selalu membahas kenangan-kenangan manis anak 90-an dan generasi 90-an awal, tapi jarang banget mengulas tentang kehidupan angkatan 1960 hingga 1990-an awal. Nah, berikut ini adalah alasan mengapa angkatan tersebut bisa disebut sebagai generasi paling beruntung. Simak, yuk!

1. Mereka adalah generasi terakhir yang menyaksikan kejayaan mesin tik dan sekarang tetap lincah menggunakan laptop. Sekarang mah mau lihat mesin tik jadul aja susah banget

Ilustrasi mesin ketik / Credit: vetesnictviukopretinky via www.vetesnictviukopretinky.cz

2. FYI aja nih, mereka ini juga merupakan generasi terakhir yang merekam lagu dari radio dengan tape recorder, dan sekarang bisa menikmati mudahnya dengerin streaming via Spotify, Joox, dan sejenisnya~

Peralatan legend / Credit: store.schoolspecialty. via store.schoolspecialty.com

Advertisement

3. Selain itu, orang-orang yang lahir pada tahun tersebut juga menjadi generasi terakhir yang kalau mau main sama gengnya nggak pernah harus repot-repot janjian pakai HP

Ilustrasi generasi paling beruntung / Credit: Rambutgayapopuler via rambutgayapopuler.blogspot.com

4. Nggak seperti kita kayak saat ini, mereka adalah generasi terakhir yang menikmati jalanan tanpa macet di mana-mana. Enak banget, ya~

Ilustrasi jalanan zaman dulu / Credit: Twitter Potretlawas via twitter.com

5. Zaman segitu yang namanya jatuh cinta itu repot bener, merekalah generasi terakhir yang merasakan gelisahnya nungguin pak pos dateng nganterin balasan surat cinta

Ilustrasi generasi zaman dulu / Credit: Cumicumi via www.cumicumi.com

Advertisement

6. Banyak yang nggak sadar juga lo, kalau orang-orang yang lahir antara tahun 1960 sampai 1990-an ini pernah menikmati lampu petromak dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED

Ilustrasi petromak jadul / Credit: olx via www.olx.co.id

7. Sama seperti orang yang menghabiskan masa kecilnya di era tahun 90 hingga 2000-an, generasi ini juga melewati masa-masa permainan tradisional, tapi sekarang juga tetap lincah bermain gawai

Ilustrasi permainan zaman dulu / Credit: Pinterest via id.pinterest.com

8. Salah satu alasan kenapa generasi ini dibilang sebagai generasi paling beruntung adalah karena mereka pernah merasakan masa-masa naik motor di jalanan tanpa helm nggak bakal ditangkap sama polisi. Helm yang ngetren pada zaman itu pun helm-helm yang modelnya nggak ada di zaman sekarang 😀

Helm ciduk / Credit: Kaskus via m.kaskus.co.id

9.   Nggak pernah merasakan sensasinya nonton TV hitam putih, kan? Ya, mereka mungkin jadi saksi terakhir kejayaan TV tabung dan juga TV hitam-putih. Dulu udah bikin bahagia banget tuh

Ilustrasi TV hitam putih / Credit: Pexels via www.pexels.com

10. Zaman sekarang mungkin kalau mau cetak foto bisa cetak sendiri, tapi generasi yang satu ini punya kenangan berharga tentang perkembangan kamera dari masa ke masa. Apalagi momen-momen di mana nyuci film hasil foto :’)

Tempat bersejarah / Credit: Youtube Wit Prasetyo via www.youtube.com

Kalau mau diceritakan deretan alasan kenapa mereka layak mendapat julukan sebagai generasi paling beruntung sih kayaknya nggak bakal muat dan cukup waktunya. Pasalnya, ada banyak banget kenangan-kenangan manis yang mungkin hanya dirasakan oleh mereka dan nggak disaksikan oleh generasi lainnya. Kalau nggak percaya, coba deh tanya orang tuamu sendiri di zaman-zaman tersebut. 😀

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE