Badai cercaan yang menerpa Taylor Swift akibat perseteruannya dengan Calvin Harris maupun Kim Kardashian belum berlalu. Semakin ke sini pun model serangan psikologis yang ia terima makin bervariasi, mulai dari adu mulut sesama selebriti, komentar negatif di dunia maya, meme-meme jenaka yang penuh sindiran, hingga serbuan emoji ular yang masif di akun-akun media sosialnya.

Mau yang Kamu dukung adalah Taylor Swift, atau malah pihak yang berseberangan dengannya, harus diakui kalau problematika yang terjadi memang cukup menarik. Dari kecenderungan opini yang muncul, Swift diduga memang pandai bermanis-manis di depan namun ternyata penuh tipu muslihat di belakang. Malang, kini ia mendapat stigma sebagai seekor ular dan pembohong besar di mata publik.

Nah, yang terbaru nih, laman Wikipedia milik Taylor Swift baru-baru ini dibajak. Kalau beberapa hari lalu kamu sempat membuka-buka laman tersebut, kamu akan menyadari kalau ada yang salah dengan penjelasan dan informasi di dalamnya. Yak, jelas lagi-lagi ulah dari tangan-tangan jahil nih.

Dari kolom biodata, kalau kamu ‘ngeh’ dan fokus, memang terindikasi ada pihak-pihak iseng yang sembarangan mengganti isi informasinya

Pertama, di lajur nama tiba-tiba ada nama alias berbunyi “Slithering Snake Becky With The Good Lies” di tengah nama asli Taylor Swift. Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia, artinya kurang lebih adalah “Ular melata yang pandai berbohong.”

Lantas, di bagian Also Known As (Nama Panggilan Lain), dimasukkan nama panggilan Regina George dan Victim.  Asal tahu aja, Regina George merupakan nama karakter antagonis utama di film Mean Girls. Diperankan oleh Rachel McAdams, Regina George digambarkan sebagai karakter yang punya kapasitas kontrol dan kepiawaian tipu menipu untuk mendapatkan apa pun yang ia inginkan. Yah, mungkin khalayak melihat Swift sebagai representasi nyata dari karakter tersebut.

Advertisement

Sementara nama panggilan Victim kemungkinan merujuk ke asumsi bahwa Swift kerap melakukan aksi Play Victim, yakni berpura-pura disakiti atau ditindas dengan tujuan untuk menjatuhkan pihak lain. Ini yang banyak dituduhkan padanya di kasus video klip Famous milik Kanye West dan lagu This Is What You Came For kepunyaan Calvin Harris.

Yang terakhir, di bagian Occupation (Pekerjaan),  bisa-bisanya ada kata Liar (pembohong) di sana 🙂

Lantas scroll deh ke bawahnya, adalagi yang mencurigakan di dalam kalimat awal narasi introduksi

“Taylor Alison Swift (lahir 13 Desember 1989) adalah seorang penyanyi-pencipta lagu dan penipu asal Amerika Serikat yang diseret ke kuburan oleh seorang pebisnis wanita sukses bernama Kim Kardashian”

Berikut tadi terjemahan dari kalimat yang dibajak tersebut. Buat kamu yang mengikuti perjalanan polemik antara Taylor Swift dan Kim Kardashian pasti paham deh maksudnya. Singkatnya, Swift mendadak murka dan mengaku tersinggung tatkala ia mendapati ada lirik berbunyi “For all my Southside n*ggas that know me best / I feel like me and Taylor could still have sex.” (Untuk teman-teman Southside yang sangat mengenalku / Aku rasa aku dan Taylor masih bisa berhubungan seks) di lagu baru suami Kim, Kanye West yang bertajuk Famous. Nah, beberapa waktu kemudian, lewat sebuah rekaman telepon antara Kanye West dan Taylor Swift yang dibeberkan ke publik oleh Kim, terungkap kalau sebenarnya sudah ada kesepakatan untuk penggunaan lirik tersebut oleh kedua belah pihak. Jadi aneh kan kalau Swift malah marah-marah setelah lagu itu benar-benar rilis?  Swift disebut “diseret ke kuburan”  karena aksi Kim membongkar kejadian itu yang berujung cibiran banyak orang ke nama baik Swift.

Kini, laman Wikipedia itu sudah diperbaiki dan kembali normal. Namun, seperti biasa, para netizen sudah terlanjur banyak yang memiliki screenshot dari laman hasil bajakan itu. Yah, sepertinya aksi saling mencederai citra selebritis satu sama lain ini masih akan berlangsung panjang.