6 Tahun Berlalu, Begini Hipwee Dulu VS Sekarang. Bukti Bahwa Kami Selalu Menemani Setiap Langkahmu

Hipwee 6 tahun

Melakukan sesuatu yang kita sukai dengan penuh, kata orang bijak, akan membuat kita nggak merasakan betapa cepat waktu berlalu. Seolah kita baru saja melakukan kegiatan tersebut, meski orang lain mengatakan bahwa kita sudah ratusan purnama mengerjakannya. Ya, secara kasatmata kita memang melakukan suatu hal tersebut, tapi secara nggak sadar pula, kita menghabiskan banyak waktu untuk mengurusinya.

Advertisement

Seperti Hipwee, yang nggak terasa sudah 6 tahun berkomitmen untuk menemani hari-harimu sebagai anak muda Indonesia yang muak akan peliknya kehidupan ini dan haus akan konten baik—kendati baik adalah perspektif. Demikian pula saya yang telah menghabiskan 4 tahun lebih bersama Hipwee.

Rasanya saya butuh waktu 32 tahun untuk mengingat apa saja yang telah Hipwee lakukan untuk kita—anggaplah saya juga pembaca, sama seperti kamu. Tapi satu hal yang saya percayai, Hipwee telah menemani setiap langkahmu hingga 6 tahun lamanya.

 

Advertisement

Di awal kelahiran (2014) hingga masa-masa belajar mengangkat kepala dan duduk manis, Hipwee telah mencoba segala hal untuk memahami kebutuhanmu

Artikel pertama Hipwee yang viral. via www.hipwee.com

Saya ingat betul bagaimana saya tertarik untuk menelusuri hipwee.com pada medio 2014 setelah saya lulus kuliah. Dalam situasi dilema, antara euforia santai setelah wisuda dan harus mencari kerja, saya mulai tercerahkan berkat Hipwee. Bukan, bukan karena saya langsung pengin cari kerja, melainkan saya dan beberapa teman kampus tertarik untuk membuat media semacam Hipwee. Wkwk

Pasalnya, hipwee.com memiliki tampilan yang unik dengan dihiasi gambar ala Tumblr di setiap poin atau subtitle dalam artikelnya. Lalu, meski mengambil tema yang sebenarnya berat, Hipwee mampu menyampaikan pesan secara sederhana dan mudah dipahami, sekalipun bagi anak SMP yang sedang membara dalam kisah cinta monyetnya.

Advertisement

Hipwee pun membagi tiga kategori besar di lamannya; Hiburan, Hipedia, dan Life. Ketiganya mencakup perihal dunia pop, pengetahuan umum, kejadian unik, tips kehidupan mulai dari persoalan asmara hingga masalah perut anak kosan. Artinya, semua hal yang terangkum dalam tiga kategori ini merupakan menu sehari-hari untuk kita anak muda yang lapar akan fananya kehidupan.

Ya, bisa dibilang, Hipwee menyasar anak-anak muda yang memang butuh alternatif bacaan di media daring. Apalagi di tahun 2014-2015 bukanlah hal yang mudah untuk berdamai dengan keadaan, kan? Coba diingat-ingat sendiri deh~

 

Dua tahun pertama, Hipwee merasa masih kurang dalam memberikan menu makanan yang variatif. Maka menambah menu baru menjadi prioritas

Sebuah pengingat untuk kita. via www.hipwee.com

Dua tahun berlalu, Hipwee merasa masih belum cukup baik dalam mendampingi kehidupan anak muda yang sedang bergeliat mencari jati dirinya. Alhasil Hipwee menanamkan kepercayaan bahwa kita, sebagai anak muda, harus memantaskan diri terlebih dahulu, memperbaiki diri dalam proses pendewasaan, meski nggak mudah untuk dilakukan.

Sebagai proses pendewasaan, kita yang baru memasuki dunia perkuliahan sering sekali bingung menghadapi transisi yang sungguh berbeda dengan masa sekolah. Untuk itulah pada periode 2016-2018 Hipwee hadir memberikan semacam panduan untuk kita melalui penambahan kategori referensi bacaan, mulai dari Motivasi, Sukses, Hubungan, Hiburan, Cowok, Tips, Style, Feature, Travel, hingga Wedding. Bahkan, untuk memudahkan kamu yang nggak memiliki waktu luang untuk membaca artikel, Hipwee juga memberikan pilihan lain seperti video di YouTube dan di media sosial dengan konten yang nggak kalah menarik. Ya, karena seperti kita tahu, kita lebih suka rebahan sambil nonton, kan? Nah, inovasi ini diharapkan bisa membantu anak muda Indonesia dalam menapaki jalan pendewasaan.

Bertambahnya usia bertambah pula kebutuhan kita sehari-hari. Inilah yang membuat Hipwee melebarkan sayap untuk terus merangkul kita

Selalu ada untukmu. via hipwee.com

Setelah dirasa berhasil dalam memantaskan diri, hasrat Hipwee nggak pernah mengendur sedikit pun untuk tetap ada di setiap pilihan hidup yang kamu pilih. Ketika hubungan asmaramu tengah di ambang kehancuran karena munculnya orang ketiga, karena jarak yang memisahkan, karena terbentur restu orang tua, Hipwee tetap hadir membantu menyelesaikan masalah pelikmu ini dalam kanal Hubungan atau Motivasi. Demikian juga dengan persoalan rumit lainnya dalam hidupmu.

Seperti kamu yang sekarang telah memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan pasanganmu, menjadi papa-mama muda dengan buah hati yang menggemaskan, dan pusing mengelola keuangan rumah tangga, jangan panik. Hipwee Hubungan dan Young Mom telah menelurkan banyak sekali konten yang bisa meringankan beban hidupmu yang lebih kompleks itu.

Bahkan kamu yang galau dengan pilihan warna lipstik, bingung mau menata kamar kosanmu yang sempit, sedih karena tengah terpuruk, cemas dengan hoaks yang beredar masif, muak karena beban tugas kuliah atau kerjaan, hingga kalut dan pengin menertawakan keadaan dunia, Hipwee Style, Tips, Motivasi, Feature, Travel, dan Hiburan selalu siap menemanimu. Tapi ketika kamu merasa belum cukup terwakili dengan artikel yang digarap oleh Skuat Hipwee, ada Hipwee Community yang siap mendengarkan setiap curhatanmu.

Kian padatnya menu yang Hipwee sajikan berbanding lurus dengan masalah hidup kita yang kian sarat. Meski begitu, Hipwee tetap berkomitmen untuk selalu menemani langkahmu, di mana pun kamu berada.

Biar #DitemaniHipwee, ya! 🙂 via hipwee.com

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senois.

CLOSE