Jangan Liat dari Recehnya, Kisah “Naik Gajah ke Afrika” ini Bukti Warganet Bisa Bersatu Karena Humor~

Ketika warganet kompak bikin karya

Melihat kelakuan warganet memang suka bikin KZL, karena seringnya suka ikut campur urusan orang—bahkan kadang sampai ribut-ribut di kolom komentar. Apalagi kalau udah ngomongin politik, gemes rasanya pengen nyentil jempol-jempol nakal mereka yang suka ribut-ribut nggak jelas di linimasa. Saking sebelnya, kadang tuh sampai kita berpikir:

“Bisa nggak, ya, mereka pada bersatu? Minimal nggak ribut-tibut nggak jelas lagi gitu deh!”

Bisa banget. Sebab ada kejadian unik di Twitter di mana warganet bersatu dalam sebuah kolom komentar. Entah karena iseng atau apa, tanpa komando mereka berkolaborasi membuat sebuah cerita pendek dengan ilustrasi sederhana. Memang sih agak sedikit konyol, tapi kisah “Naik Gajah ke Afrika” jadi bukti bahwa ada satu hal yang mempersatukan warganet, yaitu humor receh.

1. Kisah itu berawal dari tweet @mahasiswikupu2. Dea berkeluh kesah ingin lari dari hidupnya yang pahit dengan melakukan perjalanan ke afrika naik gajah

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

sebuah perjalanan via twitter.com

2. Siapa sangka ada yang merespons ilustrasi gajah tersebut. Di sinilah kisah itu bermula~

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

PR banget mesti nyebokin via twitter.com

3. Perjalanan menunggangi gajah itu nggak mudah. Selain kamu harus mengurusnya saat poop, kamu sendiri juga mesti menahan diri untuk nggak mabuk

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Mabuk gajah~ via twitter.com

4. Kadang juga Dea mesti menghadapi situasi di mana gajahnya malah yang mabuk -_-

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Mabuk manusia~ via twitter.com

5. Badan gajah yang besar bakal bikin kamu repot sendiri saat mencari tempat parkir. Masa iya ditaruh basement?

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Diiket ke tiang listrik aja! 😀 via twitter.com

6. PR banget sih kalau dia tiba-tiba melahirkan. Susah nyari dokter kandungan khusus gajah 🙁

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

CALUQUEMBE itu mana? via twitter.com

7. Kadang juga ada yang pengen ikut. Kasihan gajahnya semakin berat menahan beban :'(

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Woo, anak punk suka nebeng! via twitter.com

8. Karena ngambek, si Dea turun dari gajahnya sendiri. Perjalanan terhenti sejenak

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Kasihan gajah gue! via twitter.com

9. Lalu tiba-tiba anak orang asing yang menolong Dea. Dia menyuruh para penumpang untuk turun. Siapakah dia?

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

komunitas pecinta gajah via twitter.com

10. Terbaca dari gerak-geriknya, orang asing itu nggak berniat menolong. Ada maksud dan tujuan tertentu. Jangan-jangan dia begal??

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Siapakah dia? via twitter.com

11. Terjawab! Mereka adalah utusan kepolisian. Ternyata perbuatan Dea dkk. dianggap menyiksa hewan

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

konflik cerita via twitter.com

12. Karena nggak ingin masuk penjara, mereka semua turun dan menangis tersedu memohon untuk nggak ditangkap 😀

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Hukum harus ditegakkan!!!1!!1 via twitter.com

13. Ternyata dua orang yang nebeng di awal masih anak-anak. Ibunya datang membelanya

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Ibunya horor banget kakinya misah sama badan -_- via twitter.com

14. Polisi bertindak tegas. Dia tetep akan meringkus semuanya. Akhirnya mereka semua nangis :”(

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Gajahnya juga sedih. via twitter.com

15. Kemudian orang nggak dikenal datang dengan menaiki sebuah burung raksasa. Siapakah dia? Bersambung~

Jangan Liat dari Recehnya, Kisah

Mirip sinetron Indos*ar~ via twitter.com

Siapa sangka ternyata perjalanan Dea ke Afrika untuk mengusir kesedihan harus terhenti di tengah jalan. Dia dianggap telah menyiksa gajah yang mana itu perbuatan ilegal di mata polisi. Hmm, ternyata kisah ini genrenya drama fantasi.

Menarik mengikuti kisah buatan warganet Twitter ini. Meski receh dan konyol, ini membuktikan bahwa warganet bisa akur dengan video bokep humor. Setidaknya ini lebih enak disaksikan dibanding kalau mereka sudah berseteru bawa-bawa masalah agama dan politik. Lebih enak gini, kan? Akur dan kreatif? Btw, kisah “Naik Gajah ke Afrika” ini kayaknya menarik kalau dijadiin film. 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.