Jargon Legend ala Remaja 90-an, Ngomong Pakai Bahasa ini Berasa Paling Keren Sedunia Pokoknya

Masa sebelum ungkapan “kamu nanyeaaa? atau TBL TBL!” viral kayak sekarang, anak kelahiran tahun 1990-an dulunya juga mengenal banyak banget ungkapan yang sama keren dan alaynya seperti dua kata tadi. Kehebohan pada era itu bikin para remaja 90-an ngomong menggunakan kata-kata slang sejenis dalam sehari-hari. Kalau udah ngucapin kata-kata slang itu auto berasa paling keren meskipun yang mengakui hanya diri sendiri.

Kali ini, Hipwee bakal mengajak kamu nostalgia ke masa-masa itu. Masa di mana remaja-remaja yang mungkin saat ini sudah memasuki pertengahan umur 20 atau 30an ‘memperindah’ percakapan mereka dengan kalimat jadul di bawah ini.

1. Kaum-kaum yang nggak suka urusannya dicampuri orang lain karena merasa apa yang mereka lakukan itu benar, biasanya bakal ngomong ‘so what gitu loh!’

So What Gitu Loh

So What Gitu Loh | Credit: KasKus

2. Apa itu ‘kampungan’? Kita dulu menyebutnya ‘kamseupay’ alias kampung sekali udik payah. Istilah yang lebih tajam dan mematikan lawan bicara pada zamannya

"Iyuh Iyuh"

“Iyuh Iyuh” | Credit: Pinterest

3. Sebenarnya, nggak ada yang tahu pasti dari mana asal kata ‘tralala’ dalam istilah ‘najis tralala’. Bahkan kabarnya pakar etimologi sekalipun menyerah meneliti asal kata ini~

Najong tralala~

Najong tralala~ | Credit: PULSK

4. Ketika dulu ada orang yang bilang kalimat ‘yaiyalah masa yaiya dong, duren aja dibelah bukan dibedong’, percayalah pada saat itu juga dia merasa paling benar dan edgy atas pendapat maupun seleranya

Ya iya lah

Ya iya lah | Credit: Quora

5. Untuk menegaskan status sosial, biasanya kalimat legend yang diucapkan adalah ‘stroberi mangga apel, sorry ga lepel’. Tenang.. itu konteksnya tetap bercanda kok

Mon maap ga lepel

Mon maap ga lepel | Credit: Facebook

6. Masih bertema buah-buahan, tapi kali ini hanya buah stroberi yang lolos kurasi kata untuk masuk ke kalimat ‘sori dori mori stroberi.’ Ungkapan itu biasanya dipakai kalau lagi pengin minta maaf tapi agak imut sedikit hehe

Sori dori mori stroberi

Sori dori mori stroberi | Credit: Twitter

7. Jangan lupa ada istilah ‘meneketehe’ yang berasal dari kalimat ‘mana aku tahu’. Bayangin ada kalimat yang awalnya berisi tiga kata lalu disingkat jadi satu kata doang. Ini sih antara kreatif sama males ngomong beda tipis, ya

8. Kalau seseorang nggak pengin dilibatkan dalam suatu hal, maka dia bakal bilang ‘kita? lo aja kali gue nggak’. Kalimat yang sama juga bisa dipakai buat ngasih tahu kalau orang lain itu nggak satu circle sama kita alias “nggak usah sok akrab!”

Kita? Loe aja kali gue nggak!

Kita? Loe aja kali gue nggak! | Credit: Twitter

9. Memang nggak semua hal menakjubkan di dunia ini bisa menarik perhatian manusia. Alih-alih menjelek-jelekkan hal tersebut, lebih baik bilang ‘trus gue harus bilang wow gitu?’ Dijamin bikin lawan bicara nggak berkutik!

Gue harus bilang wow gitu?

Gue harus bilang wow gitu? | Credit: Naningisme

10. Satu lagi kalimat legend yang bisa bikin lawan bicara diam seribu bahasa yaitu ‘masbuloh, masalah buat lo?’ Entah kenapa generasi 90-an dulu itu senang banget bikin singkatan-singkatan, ya 🙂

MASBULOH HA?!?!

MASBULOH HA?!?! | Credit: PULSK

11. Telor-telor ulet-ulet, kepompong kupu-kupu, kasian deh lu! Kalau kamu baca sambil nyanyi, fix kamu udah tua. No debat!

Kacian de lo | Credit: Meme Maker

12. ‘Omg helooooow~’ Ketika kaget pun, anak 90-an punya cara uniknya sendiri. Ada-ada aja deh

Heloooooooow

Heloooooooow | Credit: Brainly

13. Selanjutnya ada ‘by the way, anyway, busway’ yang dipakai ketika mau masuk ke topik lain yang nggak sejalan dengan obrolan yang tengah berlangsung. Siapa yang masih pakai kalimat ini sampai sekarang?

By the way, anyway, busway

By the way, anyway, busway | Credit: Lucu.Me

14. Mau udahan sama teman atau pacar sekalipun, tetap ‘lo gue end’ yang jadi kalimatnya. Jangan lupa sambil gaya belah leher pake tangan

Lo Gue End

Lo Gue End | Credit: PULSK

15. Untuk menjauhkan diri dari hal-hal buruk yang nggak diinginkan, biasanya bakal bilang ‘amit-amit jabang bayi’. Udah gitu sambil memukul-mukul kepala pakai kepalan tangan

AAJB

AAJB | Credit: Smule

16. Terakhir, kita nggak boleh lupa sama acara musik legendaris yang digandrungi anak muda pada zamannya. Kalau nggak ada acara itu, kita nggak bakal dengar ungkapan ‘peace love and gawl’~

peace love and gawl

peace love and gawl | Credit: Meme

Nggak menutup kemungkinan jargon-jargon di atas masih (nggak sengaja) dipakai oleh generasi 90-an sekarang. Keceplosan nyebut deretan jargon di atas memang akan semakin menegaskan sudah berapa lama kamu hidup di dunia ini alias DASAR UDAH TUA!

Tapi, emangnya kalau umur kami udah tua, masalah buat lo?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Writing...

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

CLOSE