Semakin banyak jumlah follower-nya di media sosial, maka semakin populer juga akun yang dimaksud. Dulu media sosial yang paling banyak dielu-elukan adalah Twitter. Kini mayoritas beralih ke Instagram karena dianggap lebih menarik saat menampilkan konten-konten visual. Dulu sering terhembus kabar jual beli follower Twitter, kini Instagram pun tak jauh berbeda. Kasusnya masih sama dan fenomenanya makin banyak saja. Orang-orang biasa pun mulai memanfaatkan jasa ini demi nilai popularitas, karena mereka ingin dianggap sebagai orang yang berpengaruh. Keuntungannya tentu adalah akan jadi lebih dikenal, punya nilai jual, dan lebih banyak menerima endorse. Kita tahulah kalau endorse adalah salah satu cara mendapatkan uang yang sedang cukup populer.

Para selebriti pun sama, mereka menjadikan endorsement sebagai salah satu sumber penghidupan yang cukup bisa diandalkan. Biaya endorse para artis bukan lagi di angka jutaan tapi sudah bisa bernilai ratusan juta rupiah. Kebayang ‘kan berapa penghasilan mereka dari endorsement? Nah, demi mendapatkan tawaran endorsement, para seleb harus menjaga popularitasnya. Kian populer akan semakin banyak tawaran endorsement yang datang. Cara paling mudah untuk mengetahui seberapa populer seorang seleb adalah dengan melihat jumlah follower-nya di media sosial. Jadi wajar nggak kalau mereka sampai menggunakan jasa jual beli follower?

Belum lama ini salah satu akun manajer artis bertanya-tanya kenapa follower artisnya naik turun, coba kita lihat…

Follower naik turun via instagram.com

Belum lama ini akun gosip @lambe_turah menampilkan kebingungan Aisyahrani, manajer sekaligus saudari dari artis kenamaan, Syahrini. Ia sepertinya kebingungan kenapa jumlah follower akun Instagram Syahrini naik turun. Ia juga curiga dengan akun-akun Instagram baru yang jumlah follower-nya langsung banyak, tapi like-nya tidak sebanding. Tidak disebutkan dengan jelas siapa akun yang dimaksud, tapi fenomena ini memang nyata adanya.

Banyak yang curiga mereka menggunakan jasa follower, benar nggak ya?

Jasa jual beli via instagram.com

Advertisement

Pasti kamu sering melihat komentar spam di akun-akun artis yang menawarkan jasa peningkatan jumlah follower ‘kan? Atau bahkan kamu menemukannya di akun milikmu sendiri? Itu semua memang ada ya Guys! Nggak cuma menambah follower, kamu juga bisa menambah likes dan pageviews otomatis untuk konten video. Bagaimana cara kerjanya? Lebih baik kamu jangan tanya karena akan pusing sendiri memahaminya. Biasanya menggunakan aplikasi atau situs khusus yang digunakan untuk hacking akun ‘korban’ untuk penambahan follower. Harga penggunaan jasa ini juga tergolong murah lho, lihat saja daftar harganya di atas.

Para pengguna jasa ini biasanya adalah seorang influencer di media sosial atau pemilik toko online. Mereka butuh jumlah follower dan like yang banyak sebagai salah satu strategi pemasaran agar akun mereka dianggap meyakinkan. Sayangnya, dampak dari penggunaan jasa ini adalah follower kita bisa naik turun, selain itu kita juga merugikan orang lain karena akun ‘korban’ secara tiba-tiba akan mem-follow akun kita tanpa mereka tahu.

Sekarang coba kita lihat akun-akun para seleb ternama dan melihat jumlah follower mereka, apakah seimbang dengan jumlah like-nya?

Ini adalah akun @selenagomez, akun Instagram dengan followers terbanyak di dunia. Totalnya ada 113 juta pengikut, wah banyak juga ya!

Follower Selena Gomez via instagram.com

Jumlah like di tiap konten yang diunggah Selena Gomez rata-rata hanya sekitar 2-12 jutaan dan rata-rata sekitar 4 jutaan. Memang sangat jauh berbeda dengan jumlah followers-nya. Memang tidak semua follower aktif memberikan like apalagi sampai berkomentar ‘kan? Jadi sepertinya ini wajar sih, menurut kamu?

Like Selena via instagram.com

Hal yang sama juga dialami akun-akun artis Indonesia, jumlah like tak sebanding dengan jumlah pengikut, lihat saja akun Raisa~

Raisa via instagram.com

Pengikutnya sudah 12 jutaan tapi like-nya paling banyak 500 ribuan.

Raisa via instagram.com

Meski banyak seleb cepat mendapat banyak follower belum tentu karena mereka beli lho! Dan sebenarnya kalau mereka beli pun sah-sah saja~

Pernah nggak kamu tiba-tiba di-follow oleh akun yang tidak kamu kenal setelah kamu mem-follow atau melihat-lihat akun Instagram sejenis? Misalnya kamu jadi di-follow akun penjual suvenir setelah kamu melihat-lihat akun sejenis (bukan akun yang mem-follow kita tadi lho ya). Dengan cara semacam ini para artis juga bisa mendapatkan banyak follower dan asal kamu tahu jika jumlah follower-mu sudah banyak, kemungkinan untuk bertambah banyak lebih besar. Jadi belum tentu pakai jasa follower ya kalau akun mereka memang banyak pengikutnya.

Di-follow akun sejenis via instagram.com

Bahkan jika mereka memang menggunakan jasa penambah follower itu pun sah-sah saja karena ini adalah strategi pemasaran mereka. Meski terkesan curang, tapi faktanya itu memang dibutuhkan. Dan nggak merugikan kita juga’kan? Kalau kamu merasa terganggu karena menjadi ‘korban’ follower otomatis itu coba deh privat akunmu.

Kamu termasuk yang sepakat kalau jual beli follower itu sah-sah saja atau punya pendapat yang lainnya?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya