Ingat Kampung Miliarder Tuban? Belasan Mobil Rusak Akibat Kecelakaan, Ternyata Belum Bisa Nyetir~

Kampung miliarder Tuban

Beberapa waktu yang lalu, sebuah kampung di daerah Tuban, Jawa Timur, mendadak menggegerkan hampir seluruh masyarakat Indonesia, baik di dunia nyata maupun pemberitaan di dunia maya. Ya, kampung bernama Sumurgeneng di Tuban tersebut tiba-tiba mendapat julukan sebagai kampung miliarder setelah banyak dari warga di situ beramai-ramai membeli mobil secara bersamaan dalam satu waktu. Hal tersebut terjadi setelah mereka menerima miliaran rupiah dari penjualan tanah yang ditujukan untuk lokasi kilang minyak. Nggak main-main, satu keluarga bahkan ada yang membeli lebih dari satu mobil.

Advertisement

Kini, penduduk di kampung tersebut kembali mengejutkan media pemberitaan kita. Masih seputar mobil-mobil yang mereka beli tempo hari, namun kali ini terdengar lebih absurd. Pasalnya, melansir dari laman Kompas, belasan mobil mewah yang beberapa hari lalu dibeli oleh warga Sumurgeneng mengalami kerusakan setelah terjadi kecelakaan lantaran para pemiliknya belum bisa nyetir. Ini gimana dah? 🙁

Uniknya, kecelakaan ini bukan terjadi di jalan raya, melainkan di lingkungan desa setempat. Baru mau keluar rumah kali, ya? 🙁

Kampung miliarder / Credit: VOI via voi.id

Nggak dimungkiri bahwa yang namanya kecelakaan kendaraan bermotor memang biasanya kerap terjadi di jalan raya yang merupakan jalanan umum. Namun, beda halnya dengan kecelakaan yang baru aja dialami oleh para warga di kampung Sumurgeneng ini. Alih-alih meengalami kecelakaan di jalan raya, mereka ini rupanya mengalami kecelekaan di lingkungan sekitar kampung. Kedengarannya mungkin kocak, tapi sebenarnya juga kasihan sih. Mobil-mobil tersebut mengalami kerusakan ketika para pemiliknya berusaha mengeluarkannya dari garasi, kemudian menabrak tembok dan beberapa benda keras lainnya. Alhasil langsung aja pada bonyok-bonyok deh itu mobil.

Saat ini, belasan mobil tersebut tengah diperbaiki di bengkel resmi

Salah satu mobil warga Sumurgeneng / credit: Kompas via www.kompas.tv

Sedangkan, jumlah mobil yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan yang terjadi di sekitar lingkungan kampung tersebut totalnya juga nggak bisa dibilang sedikit. Menurut pernyataan Arie Soerjono yang dimuat di laman Kompas selaku Branch Manager Auto 2000 Tuban, mengatakan hingga kini sudah ada total berjumlah 15 mobil warga Desa Sumurgeneng yang mengalami kecelakaan. Mobil-mobil tersebut yang kebanyakan memang keluaran dari Toyota saat ini sedang menunggu perbaikan di bengkel resmi. Untung bagi para pemilik mobil tersebut, pasalnya mereka nggak perlu membayar uang perbaikan kepada pihak bengkel karena kecelakaan kecil tersebut.

Advertisement

Lebih lanjut dijelaskan bahwa semua mobil itu sudah masuk ke dalam klaim asuransi, sehingga ketika sudah selesai diservis nantinya pemilik mobil tersebut tinggal mengambilnya aja. Kalau harus bayar mah kayaknya juga lumayan itu biayanya, apalagi kalau tiap mau ngeluarin mobil pakai acara harus nabrak tembok dulu. :’)

Ini pelajaran buat kita semua nih. Sebelum beli kendaraan, belajar nyetir yang bener dulu deh. Sayang, kan, kalau udah begini kejadiannya 🙁

Penyerahan mobil / Credit: jawapos via www.jawapos.com

Kejadian kocak sekaligus miris ini tentunya jadi pelajaran buat kita semua, kalau memang udah seharusnya memiliki kemampuan menyetir yang mumpuni dulu sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan. Sama halnya kita harus mempersiapkan garasi terlebih dahulu sebelum membeli mobil. Bukannya gimana-gimana sih, tapi sayang aja gitu kalau setiap mau mengeluarkan mobil dari garasi harus begini kejadiannya. Ini bahkan belum sempat keluar dari lingkungan kampung sendiri lo, alias masih di situ-situ aja. Kebayang nggak sih kalau misalnya pada dibawa berkendara muter-muter di jalanan umum? Masalahnya, yang harus dijaga keselamatannya itu nggak cuma kita sendiri lo, tapi juga orang lain.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE