Orang-orang yang Cocok Jadi Karyawan Karen’s Diner. Nggak Perlu Akting Jutek Lagi~

Beberapa waktu belakangan, konten-konten tentang Karen’s Diner, restoran nyentrik asal Australia bertebaran di media sosial. Bukan tanpa alasan, tempat makan ini terkenal dengan konsep para pegawainya yang jutek dan ngeselin. Kabarnya, pada pertengahan bulan Desember ini Karen’s Diner akan resmi dibuka di Indonesia, tepatnya di Jakarta. Hal tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya, kira-kira bagaimana tipikal para pegawainya nanti, ya?

Advertisement

Apakah akan natural seolah-olah tanpa dibuat-buat dalam menunjukan kejutekannya, atau mungkin malah bakalan terlihat aneh karena baru pertama kalinya. Wajar, konsep tempat makan semacam ini di Indonesia bisa dibilang tidak pada umumnya. Menjawab rasa penasaran tersebut, sepertinya daftar orang-orang di bawah ini akan cocok mengisi posisi pada karyawan Karen’s Diner.

Karyawan Karen’s Diner / Credit: Perthnow

1. Daftar pertama yang tentunya cocok untuk mengisi posisi karyawan Karen’s Diner adalah pegawai kecamatan

Sepertinya kita semua tidak perlu membahas panjang lebar kenapa pegawai kecamatan juga cocok bekerja sebagai karyawan Karen’s Diner. Tipikal jutek dan cueknya sudah nggak perlu diragukan lagi, natural dan tanpa dibuat-buat. Dengan kata lain, mereka sudah terbiasa dengan kejutekan tersebut sehari-hari tanpa perlu pelatihan lebih mendalam. Pengunjung shock dan terkesan, emosi karyawan juga tersalurkan. Cocok sekali bukan?

2. Selanjutnya adalah pegawai administrasi puskesmas dan Rumah Sakit

Selain pegawai kecamatan, pegawai administrasi puskesmas dan Rumah Sakit adalah daftar yang nggak boleh terlewatkan. Kamu tentu sudah paham betul mengapa mereka cocok jika mengisi posisi karyawan di Karen’s Diner. Kalau nggak percaya, coba buktikan aja sendiri dengan mendatangi mereka. Karyawan Karen’s Diner yang ada di Australia pun sepertinya bakalan kalah jutek dengan para pegawai tersebut. Inilah terkadang yang membuat orang udah menggerutu terlebih dahulu ketika harus mengurus administrasi di puskesmas atau Rumah Sakit. Kenapa jarang ada yang ramah sih, ya? 🙁

Advertisement

3. Masih dengan petugas administrasi, kali ini yang juga nggak boleh dilupakan adalah petugas administrasi samsat

Namanya juga kantor kepolisian, mungkin memang sudah menjadi salah satu SOP jika mereka yang bertugas di bagian administrasi tetap menunjukkan ketegasannya agar tetap terlihat gagah. Masalahnya, ketegasan itu terkadang jatuhnya malah super jutek. Entah itu melayani anak muda atau orang tua, seringnya tetap aja jutek. Walaupun terkadang ada juga yang ramah kepada pengunjung, tapi kejutekan petugas administrasi di samsat memang nggak perlu diperdebatkan sih.

4. Tak hanya para petugas di instansi tertentu, kejutekan para penjaga fotokopian juga wajib diperhitungkan

Jika ada daftar 5 orang dengan tipikal terjutek di Indonesia, sepertinya penjaga fotokopi akan menjadi salah satu di antaranya. Itulah kenapa mereka cocok untuk mengisi bagian di Karen’s Diner. Sifatnya yang natural dan tanpa dibuat-buat serta totalitasnya dalam menjuteki pengunjung sudah tak perlu dipertanyakan lagi. Sekali masuk menjadi bagian dari Karen’s Diner, dijamin mereka bakal langsung bisa menjadi senior untuk melatih para pegawai baru lainnya.

Advertisement

5. Terakhir adalah penjaga perpustakaan. Valid!

Daftar terakhir yang cocok menjadi karyawan Karens’s Diner adalah para penjaga atau pegawai perpustakaan. Jika kamu masih bertanya sejauh apa kejutekan mereka, coba aja sesekali datang ke perpustakaan dan tanyakan mereka suatu hal. Jika mereka menjawabnya dengan dua kalimat, itu tandanya mereka masih baru di bagian tersebut. Tapi jika kamu bertanya panjang lebar dan hanya dijawab dengan satu kalimat pendek, merekalah para seniornya. Jangan coba-coba untuk ribut di dalam perpustakaan saat ada mereka.

Terlepas dari perdebatan dan pro kontra di kalangan publik terkait dengan dibukanya Karen’s Diner, konsep yang diusung mereka memang tergolong unik dan nggak lazim. Tapi dasarnya orang Indonesia, tiap hari udah dijutekin sama orang lain aja tetap masih nggak ada kapoknya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

CLOSE