Ditangkap Polisi karena Penggelapan Motor, Tersangka ini Malah Bikin Review. Berasa Nge-vlog Kali~

Kasus penggelapan motor

Sebuah kejadian unik, kocak, dan tentunya menggelikan dari berita kriminal beberapa hari lalu terjadi ketika seorang laki-laki yang merupakan tersangka penggelapan sepeda motor di daerah Pontianak tertangkap oleh satuan kepolisian. Melalui akun TikTok milik Radar Bandung, laki-laki yang diketahui bernama Hermanto tersebut ditangkap oleh pihak berwajib lantaran melakukan penggelapan sepeda motor lintas provinsi.

Advertisement

Bukannya terlihat tegang, sosok Hermanto ini malah tampil kocak dan bikin ngakak di depan kamera ketika dirinya memperkenalkan diri serta kasus kriminal yang baru saja dilakukannya. Sontak hal ini mengundang perhatian dari banyak warganet Indonesia. Kok bisa-bisanya gitu lo, ketangkap polisi malah sempat-sempatnya bikin review ala vlogger?! Padahal saat bikin video tersebut, tangannya aja masih dalam posisi terikat lo! Baru ini deh kayaknya, ada tersangka, udah ditangkap, malah viral karena kocak~

Biasanya, tersangka kalau udah masuk ke mobil polisi sih bakal diem aja, tapi beda sama bapak yang satu ini

@radarbandung

Ngerivew ditangkep polisi cekkk #radarbandung #tiktokberita #beritatiktok #beritaterkini #beritahariini #berita

♬ original sound – Radar Bandung – Radar Bandung

Advertisement

Nggak seperti tersangka pada umumnya yang udah dimasukkan ke dalam mobil polisi setelah proses penangkapan, laki-laki bernama Hermanto ini dengan santai dan asiknya memperkenalkan diri seolah-olah tanpa ada paksaan. Nggak cuma itu, dirinya juga menjelaskan kenapa dia sampai diangkut oleh pihak kepolisian tersebut. Padahal, kasusnya ini nggak main-main lo, ia kedapatan menggelapkan sepeda motor sebanyak 28 unit. Lucunya lagi, dia melakukan adegan tersebut benar-benar berggaya seperti natural, seolah-olah tanpa ada arahan, dan yang paling kocak adalah ketika dia memberikan review kepada Resmob Katingan. Dalam rekaman tersebut, dirinya dengan mantap mengatakan, “Resmob Katingan, mantabbb!!!” Nggak habis pikir, kan?

Kemungkinan sih bisa aja dikerjain sama polisinya, habisnya di Pontianak sering banget kejadian maling sepeda motor

Malah bikin review / Credit: TikTok Radarbandung via www.tiktok.com

Kejadian kocak yang nggak biasa ini akhirnya mengundang banyak perhatian dari para warganet. Berbagai macam spekulasi pun bermunculan terkait dengan viralnya video tersebut. Namun, biasanya sih yang udah-udah karena si tersangka memang dikerjain oleh para polisi yang baru saja berhasil menangkapnya. Tujuannya sih biar dia semakin malu dengan perbuatannya tersebut. Apalagi mengingat bahwa di kawasan Pontianak memang sering banget terjadi kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor. Bisa aja nih pak polisi bikin efek jera dengan metode kocak~

Advertisement

Komentar warganet pun nggak kalah kocak. Habisnya sih, ada-ada aja, jadi tersangka malah kelihatan pede banget 🙁

Tersangka kocak / Credit: TikTok Radarbandung via www.tiktok.com

Setelah viralnya video berdurasi singkat lewat akun TikTok milik Radar Bandung tersebut, warganet pun akhirnya berbondong-bondong untuk melihat dan meninggalkan berbagai macam komentar di unggahan video tersebut. Ada yang menanggapinya dengan serius, namun nggak sedikit yang meninggalkan koementar kocak karena saking gemasnya. Lagian sekarang siapa sih yang bakalan kepikiran ada tersangka penggelapan sepeda motor, udah ditangkap sama pihak kepolisian, dan masih sempet bikin review kocak.

Ini sih untung aja yang nangkep adalah pihak berwajib, coba kalau jatuh ke tangan masyarakat. Boro-boro bisa bikin video kocak terus berakhir dengan viral se-Indonesia. Iya sih viral, cuma viralnya bukan gara-gara bikin review kocak, melainkan berakhir dengan konyol. Makanya, jangan lupa untuk serba berhati-hati di mana pun dan kapan pun berada. Zaman sekarang yang namanya modus kejahatan udah nggak pandang bulu lagi. Setiap ada kesempatan, kalau yang namanya orang udah niat, pasti tetep aja dilakukan. Kita udah hati-hati pun terkadang nggak lepas dari musibah, apalagi kalau nggak hati-hati.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE