Cinta memang berawal dari saling memperhatikan, tapi lama-lama ujungnya bisa saling menyalahkan. Terutama kalau salah satu ada yang melanggar komitmen, menghilang, bahkan mendua dan melepas yang lama. Klasik! Tapi yang bikin heran, ada juga lo orang yang sudah melakukan kesalahan terhadap pasangan namun nggak mengakuinya dan justru merasa seolah dialah yang jadi korban.

Curhatan seorang cowok jadi viral di media sosial setelah bikin heran banyak warganet. Pasalnya, curhatan cowok ini seolah bukan bikin orang ingin menyemangati, tapi malah ingin mengatai. Mari kita sama-sama introspeksi dengan menyimak kasus yang bakal diuaraikan Hipwee Hiburan berikut!

Berawal dari pengakuannya yang memacari cewek dua tahun lebih muda dan sering melakukan hubungan suami-istri, cowok ini katanya sih risih karena si cewek yang ‘mengganggu’

Sejauh ini masih okelah. via twitter.com

Advertisement

Memang sih biasanya cowok cenderung lebih gampang risih dengan kehadiran mantan cewek yang lagi-lagi mengusik hidupnya. Sebenarnya nggak ada yang salah dari awal curhatan cowok ini yang bilang dia mengajak pacarnya dulu berhubungan badan dan sekarang putus. Oke deh, mungkin itu kesepakatan mereka berdua. Tapi kelanjutan ceritanya, hmm ….

Tapi ternyata lama-lama ngasih logika normalisasi ‘test drive’ sebelum menikah kok bikin kzl cewek-cewek juga, ya. Masak kalau nggak lolos test drive boleh dicampakkan?

Haduh, klasik! via twitter.com

Sebagian orang mungkin menilai kalau melakukan seks pranikah itu urusan komitmen masing-masing. Tapi nggak bisa disamakan dengan logika ‘test drive’ juga dong! Apalagi cowok ini jelas-jelas berjanji menikahi, namun pada akhirnya putus. Hmm, mulai agak kontradiktif nih.

Lama-lama bikin geregetan karena ingin dimaklumi sebagai cowok yang sedang mencari jati diri dan selingkuh. Uhuk, uhuk! Keselek biji salak nih, Bang! 🙂

Ketika kamu cari yang terbaik, padahal seseorang di sana berusaha memberimu yang terbaik. via twitter.com

Mungkin ini alasan orang-orang memandang negatif pasangan yang tinggal bersama sebelum menikah. Karena tentu risiko yang ditimbulkan bisa sangat pelik. Ketika salah satunya sudah memberikan komitmen luar biasa tapi yang satunya justru tergoda sama orang lain, relasinya jadi nggak seimbang lagi.

Advertisement

Di titik inilah kita harus mulai memikirkan untuk nggak memberikan segalanya pada pasangan kita kalau dia belum menunjukkan itikad yang benar-benar serius. Minimal menemui orang tua dan bilang untuk meminangnya.

Sebenarnya diputusin atas nama perselingkuhan aja bikin seseorang nggak terima. Apalagi kalau sudah hubungan badan dan dijanjikan menikah? Menurut kalian keterlaluan nggak nih?

Sampai di sini ada yang mau berpendapat? via twitter.com

Berhubungan sebelum menikah saja sudah salah, tinggal bersama juga salah, ingkar janji karena nggak jadi menikahi juga salah, sampai meninggalkan pacar demi selingkuhan jelas banget salah dong. Namun seolah-olah cowok yang satu ini nggak ingin disalahkan dan tetap merasa risih dengan alasan sang mantan soal keperawanan.

Kali ini, dari sudut pandang sang cowok, mungkin dia lagi sebel-sebelnya karena susah terlepas dari bayang-bayang mantan yang sudah nggak dicintainya. Tapi memang, di sisi lain si cewek juga pasti sangat hancur mengetahui kalau selama ini dia memberikan segala yang dia punya pada orang yang salah. Tentu kalian juga punya pendapat sendiri tentang hal ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya