4 Kekhawatiran Saat Lihat Wajah Versi Tua Pas Main Age Challenge. Menua itu Kadang Bukan Rekreasi lo

ketakutan age challenge

Belakangan ini, warganet lagi keasyikan main age challenge dengan aplikasi yang bisa mengubah wajah seseorang jadi begitu tua. Hasil edit aplikasi ini begitu realistis, sehingga rasanya susah mengabaikan wajah kita yang bakal tua di masa depan.

Advertisement

Permasalahannya, bukan hanya karena lama-lama kita bosan dengan kawan yang mengungah foto ‘versi tua‘ mereka bersama pasangan dengan kutipan “menua bersamamu“, tapi mengingat masa tua kita ke depan rasanya bukan sesuatu yang mudah. Nggak bermaksud membuatmu khawatir, tapi simak dulu uraian Hipwee Hiburan berikut deh.

1. Awalnya, melihat wajah kita versi tua mungkin jadi kekonyolan semata. Tapi lama-lama otak langsung mikir keras nih, gimana caranya biar nggak bakal sekeriput itu, ya?

Im baaaad Nanny~ via www.popbuzz.com

Menua itu pasti, tapi yang belum pasti adalah terlihat tua. Sebagai manusia normal yang pengen selalu kelihatan kece dan oke, tentu kita sedikit banyak jadi khawatir dengan kondisi kulit kita yang bakalan keriput dalam tiga puluh hingga empat puluh tahun mendatang. Jadi sadar nih buat menjaga kesehatan dan peremajaan kulit. Ya, nggak? 😀

2. Meski sekelebat, wajah kita yang mirip para leluhur bikin kita nostalgia dengan orang-orang terdahulu. Mirip almarhum eyang buyut, ya?

Jadi ingat masa-masa bareng nenek. via www.womansday.com

Nggak ada salahnya buat mengingat para pendahulu. Melihat wajah kita yang keriput jadi mirip sama eyang-eyang baik yang masih hidup maupun yang sudah pergi mendahului kita. Jadi kebayang, kan, kalau masa depan kita bakal menghabiskan waktu seperti mereka dan dikenang cucunya seperti mereka.

Advertisement
3. Tapi nggak enak kalau menunjukkan permainan hits ini ke orang tua dan kakek nenek kita yang sudah mulai menua. Usia bukan sebuah bahan bercandaan buat mereka 🙁

Masa kayak gini mau diajak age challenge lagi sih?! via vietnamnews.vn

Percayalah, kalau masa muda adalah masa yang berapi-api, kata Bang Haji Roma Malkist. Masa tua sepertinya adalah masa-masa mawas diri. Kalau main age challenge sama orang-orang yang sudah berumur, tentu ini bukan bercandaan. Awalnya mereka mungin tertawa melihat versi diri yang lebih keriput, tapi lama-lama mereka bakal mengingat betapa umur itu erat kaitannya dengan berhitung mundur. Duh, jadi dark jokes. 🙁

4. Bagi sebagian orang, masa depan adalah ketidakpastian. Melihat wajah kita yang sudah keriput dan terasa nggak berdaya bikin sedih rasanya

Waduh, Rossa dan Afghan bikin pangling, ya! via www.tribunnews.com

Ada juga tipe-tipe orang yang sebenarnya takut menghadapi masa depan. Rasanya ingin terus terjebak di jiwa yang muda dan tubuh yang masih muda. Tapi mau nggak mau waktu terus berlalu dong. Makanya ada sedikit kekhawatiran kalau kita bakal setua itu. Sekalian menebak-nebak pencapaian apasih yang bakal berhasil kita lakukan di usia kita yang tua itu.

Tapi tenang, aplikasinya, kan, cuma buat lucu-lucuan. Jadi semoga kekhawatiranmu untuk masa tua adalah peringatan untuk jadi pemuda yang lebih baik di masa ini. Hal yang justru paling mengkhawatirkan dari age challenge adalah temanmu yang sok romantis mengunggah foto berdua dengan selingkuhan pacarnya dengan tulisan “Menua Bersamamu” lalu besoknya putus.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

Editor

Senois.

CLOSE