KKN di Kota itu Sebuah Konsep yang Aneh. Harusnya sih Mending Pilih di Desa Aja

KKN di kota

Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu fase kuliah yang mesti dilalui mahasiswa. Sebuah program khusus universitas yang memungkinkan mahasiswa mengabdi langsung kepada masyarakat. Mahasiswa akan diterjunkan di daerah-daerah untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat di sana.

Advertisement

Waktu yang dihabiskan mahasiswa KKN beragam, ada yang sebulan, ada yang dua bulan, ada yang bahkan sampai enam bulan. Semua tergantung pada kebijakan kampus. Begitu juga dengan tempatnya, biasanya dipilihkan. Lucunya, ada beberapa mahasiswa yang kedapatan KKN di kota. Bagi Hipwee Hiburan itu apes banget. Aneh aja gitu, KKN kok di kota? Hmm.

Tujuan KKN itu membangun. Kalau tempatnya di kota, kira-kira apa yang mau dibangun lagi?

Apanya yang mau dibangun? | credit: sigijateng.id via sigijateng.id

Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa dituntut untuk mengubah keadaan. Makanya di awal, mereka disuruh untuk mencari permasalahan di daerah setempat untuk kemudian dicari solusinya. Keberhasilan mereka menyelesaikan masalah inilah yang dimaksud dengan membangun.

Advertisement

Masalah di desa jelas lebih butuh diselesaikan dibanding di kota. Sebab secara sumber daya, orang kota lebih berpendidikan, tanpa perlu dibantu mahasiswa mereka seharusnya bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

KKN di kota itu kurang gereget. Pelajaran apa yang bisa didapat mahasiswa dari kondisi yang serba ada, serba tersedia?

Ujung-ujungnya ngajar TK doang. | credit: (Kompasiana/deniainur) via www.kompasiana.com

Menempatkan mahasiswa di perkotaan justru bikin mahasiswa nggak fokus. Dalam keseharian mereka hidup dalam kenyamanan kota, kalau ditempatkan di kota lagi besar kemungkinan mereka setengah-setengah. Tujuan KKN adalah pembelajaran bagi mahasiswa. Dan menempatkan KKN di daerah akan jauh lebih membuat mahasiswa belajar. Dalam kondisi serba terbatas manusia biasanya jauh lebih kreatif dan berkembang.

Advertisement

Masih banyak daerah tertinggal di Indonesia. Kenapa nempatin mahasiswanya di situ-situ aja?

Banyak daerah tertinggal. | credit: biem.co via www.biem.co

Di Indonesia ini banyak daerah yang masih tertinggal. Pembangunan terfokus di pulau Jawa saja. Cukup mengherankan kalau ada kampus yang menempatkan mahasiswa KKNnya di kota-kota yang sudah mapan. Nggak salah tapi kurang tepat. Nggak nyambung sama semangat KKN yang diusung.

Kalau bisa milih, mending pilih di desa. Kalau bisa yang jauh sekalian, biar dapat pengalaman yang berkesan!

Berkesan. | credit: republika.co.id via republika.co.id

Mahasiswanya juga jangan diem aja dong. Protes lah kalau di tempatkan di kota sebab sama aja nggak KKN. Tanpa KKN pun mahasiswa juga seharusnya sudah paham masalah-masalah di kota. Sekali-kali nggak pergi ke desa biar melihat keadaan di daerah tertinggal. Terisolasi dari kenyamanan hidup kota merangsang kamu untuk lebih fokus dalam mengabdi.

KKN merupakan momentum bagi mahasiswa berlatih kepekaan. Menjauhkan mereka dari kenyamanan akan menstimulasi kepekaan. Kalau bisa milih, mending kamu pilih di desa. KKN di kota nggak bakal berkesan. Yang ada kamu malah disepelein orang-orang kota yang angkuh. Gimana enggak, lha wong tingkat pendidikan mereka tinggi-tinggi. Otomatis ilmunya lebih tinggi. Mending di desa, ilmu dan ide-ide liarmu akan terpakai di sana.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE