Sebuah mitos beredar di kalangan mahasiswa tentang betapa horornya semester 5. Semester ini adalah awal tahun ketiga mahasiswa berkuliah, di saat seharusnya kita sudah mulai terbiasa dengan kehidupan kampus dan segala macam kesulitannya.

Nyatanya, semester 5 masa perkuliahan memang momentum. Sebuah masa transisi di mana kita harus mulai dewasa dan nggak terbawa-bawa bayangan masa SMA sama sekali. Kali ini Hipwee Hiburan bakal memberikanmu gambaran logis kenapa semester 5 tergolong masa yang berat dalam menjalani masa perkuliahan. Simak!

Di masa ini, kamu perlu ambil mata kuliah maksimal demi bisa ambil KKN, magang, bahkan skripsi di semester depan

Kuliah yang rajin! via news.okezone.com

Advertisement

Nggak ada ampun, kamu harus rela untuk lebih sering ke kampus demi kuliah. Memaksimalkan jatah SKS di semester ini dan melibas semua mata kuliah yang terpaksa harus diulang karena nilainya kurang. Semester 5 bisa dibilang penentuan karena di semester selanjutnya semua mahasiswa ingin tenang KKN dan magang yang bakal kesulitan kalau dibarengi ambil mata kuliah lain.

Tugas menumpuk dengan praktikum dan kerja kelompok yang tiada akhir, memaksamu buat nggak hanya belajar di kelas. Di luar kelas juga harus maksimal

Kerja kelompok yang menguras energi. via kumparan.com

Nggak hanya mata kuliah semata, ternyata beberapa kampus menyepakati semester 5 adalah saat yang tepat buat praktikum. Dua tahun belajar di dalam kelas dirasa sudah cukup buat mahasiswa terjun ke lapangan sebelum nantinya di semester selanjutnya berhadapan langsung dengan masyarakat.

Semester 5 adalah saat kita benar-benar nyaman dengan organisasi dan semangat buat melakukan hal-hal luar biasa

Banyak baksos dan mulai cinlok. via steemit.com

Di saat kampus menuntutmu agar serius mengikuti perkuliahan, organisasi lagi asyik-asyiknya buat diikuti. Di tahun ketiga kita mulai akrab dengan teman, mulai menikmati serunya ngerjain proyek bareng, bahkan bolos kuliah terasa lebih menyehatkan—nggak tahu kenapa. Kampus dan organisasi akan menyita banyak waktumu dan membuatmu berpikir lebih keras biar bisa mengatur waktu.

Semakin beranjak dewasa, semakin kita ingin ini itu, ingin bekerja biar dapat uang lebih banyak, ingin travelling biar kayak seleb Instagram. Pokoknya nafsu dan keinginan memuncak!

Ingin menikmati hidup, ceritanya. via nova.grid.id

Advertisement

Di saat bersamaan, keinginan menggebu sebagai kawula muda juga memburu. Masa-masa awal menyadari indahnya dunia luar bikin kita pusing sendiri sama apa yang kita mau. Kalau lagi impulsif, bisa jadi kita mengabaikan semuanya kecuali keinginan kita sendiri yang justru nggak jelas. Sering terjadi nih.

Perlu disadari kalau semester 5 hanya terasa lebih berat jika kamu memikirkannya sampai stres. Semuanya perlu dijalani dengan sepenuh hati, biar terasa menyenangkan. Kalau perlu puas-puasin masa kuliahmu di semester ini, karena nggak lama lagi kamu harus menyelesaikan skripsi yang jauh lebih menguras hati. Semangat!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya