Hal-hal yang Bikin Kita Malas buat Ikutan Kumpul Acara Keluarga. Apes Bener sih Kalau Dipaksa :(

Malas kumpul keluarga

Berkumpul dengan keluarga besar dan bertemu dengan sanak saudara entah itu jauh maupun dekat sejatinya menjadi salah satu agenda yang paling menyenangkan. Selain karena hanya bisa dilakukan di waktu-waktu tertentu seperti misalnya momen lebaran, liburan, atau hari besar lainnya, dengan berkumpul bareng keluarga besar dapat membuat kita mengenal satu sama lain karena nggak setiap waktu kita bisa bertemu dengan mereka semua.

Advertisement

Tapi namanya juga keluarga besar, orangnya pun pasti bermacam-macam tipikalnya. Ada yang nggak mau tahu urusan orang lain, tapi ada pula yang hobinya ngurusin apa yang seharusnya nggak diurusin sama mereka. Hal-hal kayak begitu tuh yang bikin kita malah jadi males buat ikutan kumpul sama keluarga besar. Bukan karena kesel sama mereka akibat dendam dan semacamnya, melainkan karena perkara yang sebenarnya sepele. Kayak misalnya seperti yang ada di bawah ini~

1. Kena resek saudara-saudara yang masih bocil, cuma main HP aja langsung diteriakin “cie-cie“. Kenapa sih??

Ilustrasi kumpul keluarga. via www.suratkabar.id

Punya saudara bocil banyak memang terkadang menyenangkan karena bisa ramai-ramai dan tentunya seru banget. Apalagi kalau bisa ngerjain mereka, senengnya nggak bisa diungkapkan pakai kata-kata. Tapi lain ceritanya kalau kita yang malah dikerjain balik. Jangan salah, bocil kalau resek bisa keterlaluan ngeselinnya lo. Kayak misalnya kamu lagi mainan HP, entah itu main game atau sekadar buka-buka media sosial, tapi tiba-tiba dicie-ciein oleh para bocil. Kayaknya di pikiran mereka kalau kita mainan HP itu pasti lagi chatting-an sama gebetan deh.

2. Selalu diungkit masa kecilnya sama saudara orang tua, kayak misalnya ditanyain,”Eh, ini dulu yang waktu kecil kalau main suka nggak pakai celana, kan?”

Waspada pengungkitan masa kecil. via celoteh4ti.wordpress.com

Itu tadi baru sama para bocilnya, saudara tua yang lainnya pun juga nggak kalah resek. Terlebih kalau udah ngungkit masa kecil kita yang konyol banget. Berasa kita itu nggak bakalan tumbuh besar apa ya? Masa setiap ketemu selalu ditanyain, “Eh kamu udah gede aja, ini yang dulu pas kecil sukanya main nggak pakai celana itu, kan?” Udah gitu terkadang orang tua kita malah nambah-nambahin ngeledek pula. Basa-basinya itu lo, basi banget~

3. Langganan jadi sasaran pertanyaan tentang pencapaian hidup. Hadeeeh!

Paling males kalau udah ditanya pencapaian hidup. via uprint.id

Hal yang satu ini bisa dibilang merupakan salah satu hal yang paling malesin banget setiap ikut acara kumpul bareng sama keluarga besar. Orang kalau kumpul bareng, kan, harusnya seneng, ya, tapi ini malah kebalikannya. Mau gimana lagi kalau sama saudara-saudara lainnya malah ditanyain tentang pencapaian hidup kita. Mulai dari ditanyain udah lulus sekolah apa belum, punya pacar atau nggak, udah mau nikah apa belum, kapan punya anak, kapan punya rumah, dan segala macem pertanyaan nggak penting lainnya. Apalagi kalau udah dibanding-bandingkan sama anak lainnya, nyusahin bener.

4. Bertemu dengan momen yang awkward banget, apalagi kalau nggak ada yang seumuran

Kumpul keluarga tapi nggak ada yang seumuran adalah ujian terberat. via www.fimela.com

Nah, kalau ini mungkin memang nggak terlalu ngeselin, tapi juga nggak kalah awkward. Bayangin deh, kamu lagi kumpul keluarga besar yang terdiri dari banyak keluarga kecil lainnya, tapi sama sekali nggak ada yang seumuran sama kamu. Pusing nggak tuh? Ngobrol nggak enak, bercandaan juga nggak masuk, pokoknya mau melakukan apa pun serba bingung.

5. Pas udah kumpul langsung pada ngobrol tentang keluarga besar, kitanya cuma bengong karena nggak paham

Advertisement

Ngobrol sejarah keluarga besar. via uprint.id

Udah menjadi kebiasaan rutin bahwa kalau lagi kumpul acara keluarga besar, pasti satu sama lain pada ngomongin tentang keluarganya masing-masing. Mulai dari obrolan silsilah keluarga sampai sejarah keluarga, intinya adalah topik-topik yang mungkin terdengar asing buat telinga kita. Mau ikutan nyambung dikira sok tahu, kalau nggak nimbrung dikatain nggak ikut nyimak. Maunya gimana sih? 🙁

Tapi memang begitulah suka dan dukanya kalau lagi kumpul sama keluarga besar. Hal-hal seperti itu tadi nggak mungkin bisa kamu hindari, karena sifat orang yang bermacam-macam pula. Kuncinya, kita harus kuat, nggak usah terlalu mikirin apa yang mereka bicarakan, apalagi sampai dimasukkan ke dalam hati. Enjoy aja!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE