Hari ini mau jadi Youtuber, vlogger, filmmaker, atau pencipta karya video apapun sudah bukan hal yang sulit. Dahulu sih yang sering jadi kendala adalah kebutuhan memiliki kamera yang canggih sementara apa daya yang kita punya hanyalah perangkat-perangkat seadanya. Sekali lagi, itu dahulu. Ponsel pintar atau gawai yang biasa saja di zaman sekarang sudah sangat mumpuni. Jadi, nggak masalah kalau mau bikin video pendek pakai ponsel pintar yang kamu punya.

Selain perangkat rekam, properti juga tak harus menghabiskan biaya yang besar. Tinggal pintar-pintarnya saja kita memanfaatkan lingkungan sekitar untuk menggarap konsep yang tepat dan efisien. Di sini Hipwee akan membagikan tips untuk memproduksi karya video kece dengan hanya bermodalkan kamera ponsel pintarmu!

Advertisement
  1. Sering-sering cari referensi video di Instagram atau Youtube

    Cari referensi video pendek via lanopratama.blogspot.co.id

Tentu saja kita perlu belajar dari karya orang lain. Nggak harus Instagram dan Youtube sih sebenarnya. Ada banyak lagi sumber-sumber keren yang bisa dijadikan referensi menemukan gaya videomu. Jika kalian memang rencananya ingin menggarap video pendek dan sederhana, maka baiknya kalian memang mencari inspirasi dari video-video berdurasi singkat sebagai contoh. Coba perhatikan konten-konten seperti apa saja yang banyak diminati (atau malah belum pernah dikerjakan), bagaimana pencahayaan yang diambil hingga teknis pengambilan gambar yang banyak digunakan. Tapi awas, kamu juga harus menampilkan karakter dari karyamu sendiri ya, jangan melulu mengikuti karya-karya orang lain.

  1. Cari ide menarik lewat lingkungan sekitar

    Idenya dari lingkungan sekitar, aja via versus.com

Advertisement

Selain mencari referensi dari karya-karya orang lain, tentunya kita harus memutar otak untuk mencari ide terkait apa yang akan disampaikan oleh video kita. Persiapkan konsep dan ide terbaik, entah mau bikin konten komedi, drama, wawancara, parodi, sampai tutorial. Seringkali video-video pendek yang keren itu menyampaikan hal yang sederhana, namun bisa meninggalkan kesna yang kuat. Jangan coba-coba untuk memasukkan terlalu banyak hal di dalam karya videomu. Tantangannya adalah menyentuh penonton dalam waktu yang singkat. Inspirasi bisa dicari di manapun, termasuk lingkunagn sekitar atau obrolan-obrolan dengan teman. Kepekaanmu dalam mengobservasi kehidupanmu sendiri menjadi penting. Untuk memperluas wawasan, sering-sering juga baca berita, tapi jangan yang hoax 🙁

  1. Memang nggak harus ponsel yang mahal, tapi ya ada standarnya juga….

    Smartphone yang memadai via jalantikus.com

Ponsel zaman sekarang umumnya memang punya fitur rekam video. Rata-rata pun punya hasil yang tak mengecewakan. Tapi jangan asal-asalan juga. Kalau bisa pilih smartphone yang setidaknya memiliki resolusi kamera minimal 8 megapixel ya, Guys. Itu merupakan standar yang oke untuk menghasilkan tampilan yang mantap dan tidak mengecewakan. Perangkat selevel itu sekiranya membuat kamu tidak akan terlalu dipersulit oleh permasalahan cahaya dan sudut pengambilan gambar. Sisanya sih bisa didukung dengan kecanggihan olah editing software komputer.

  1. Bagian penting lainnya yakni cari lighting atau pencahayaan yang bagus

    Pencahayaan itu penting, Guys via arenalte.com

Kalau kalian ingin dapat gambar yang bagus, usahakan kalian mendapat cahaya yang pas. Disarankan sih ambil gambar di waktu pagi (06.00 – 08.00) atau sore hari (16.00-18.00), karena itu adalah periode waktu yang tepat untuk mendapatkan cahaya yang bagus. Sementara kalau terlalu siang, matahari pasti sedang terik-teriknya, sehingga hasil gambar kalian nanti kurang oke dan bermasalah dengan aspek kontras. Perhatikan juga sudut arah pencahayaan dengan objek yang akan direkam.

5. Carilah talent yang pede di depan kamera

Ini hal penting tapi sering disepelekan. Talent atau aktor yang akan dipakai juga harus dipertimbangkan masak-masak. Perkara fisik sih tinggal disesuaikan dengan kebutuhan konsep videonya sendiri, tapi pastikan talent kalian adalah orang yang percaya diri. Baiknya sih kalian mendapatkan orang yang sudah berpengalaman tampil di depan kamera. Tapi adalah sebuah tantangan untuk kalian bisa mencari bakat-bakat baru. Ingat, ada banyak orang yang bawel dan tampak luwes di kehidupan nyata, tapi mati kutu begitu berhadapan dengan kamera, begitu juga sebaliknya.

6. Terakhir, pastikan kamu punya software editing yang mumpuni di laptop atau notebook

Sesudah tuntas mengambil gambar, langkah selanjutnya adalah mengeditnya menggunakan software editing yang kalian miliki. Ini adalah tahapan pamungkas yang menentukan hasil akhir videomu. Beberapa software yang lazim dan layak digunakan adalah Sony Vegas Pro, Windows Movie Maker, Adobe After Effect  dan masih banyak lagi. Editannya jangan terlalu berlebihan ya, biar hasilnya nggak maksa. Jangan lupa juga ditambahi bebunyian atau musik latar yang sesuai biar video kalian makin kece. Akan tetapi, tentu saja mengoperasikan software ini memerlukan keahlian tersendiri. Tapi jika kalian memang punya niat serius, pasti bisa mempelajarinya dengan cepat sesuai kebutuhan.

Nah, begitulah hal-hal yang bisa jadi modal awalmu untuk mengawali kiprah sebagai videografer. Sisanya adalah pengalaman. Jadi mulailah coba-coba berkarya dari sekarang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya