5 Alasan Orang-orang Nekat Bawa Banyak Muatan Saat Naik Motor. Nggak pada Takut Jatuh Apa?

Naik motor bawa muatan banyak

47Kamu pasti pernah melihat orang naik motor bawa muatan segede gaban. Dia yang bawa muatan banyak tapi kita yang takut kalau jatuh atau barangnya rubuh. Mau nggak sih tahu takut dianya tersinggung. Jadi serba salah deh.

Advertisement

Masih menjadi pertanyaan kenapa orang Indonesia ini nekat kalau naik motor bawa barang banyak. Muatan yang harusnya dibawa mobil dipaksakan ke motor. Aturan yang dibuat seakan nggak berlaku. Kira-kira apa alasan mereka tetap nekat bawa muatan banyak? Hipwee Hiburan kali ini akan mencoba mencari tahu jawabannya.

1. Faktor ekonomi jadi alasan paling masuk akal kenapa orang pada nekat-nekat. Dari nggak punya mobil sampai nggak mampu nyewa pick up

Mending nyewa pick up deh via jasamobilpickup.blogspot.com

Mereka yang membawa barang melebihi kapasitas biasanya tergolong masyarakat kelas menengah ke bawah. Karena nggak punya mobil maka memaksakan membawa pakai motor. Padahal kan bisa nyewa pick up juga, ya? Ya, mungkin mereka mikir duitnya mending buat keperluan lain.

2. Nggak cuma motor yang bawa muatan gila, truk pantura malah lebih ekstrem lagi. Orang indonesia emang nekat-nekat?

Apa emang kultur kita emang suka maksain sesuatu? via kelanakota.suarasurabaya.net

Kamu yang suka bepergian pakai kendaraan sendiri pasti sering melihat truk bawa muatan gila. Fenomena ini indikasi bahwa memang sebenarnya orang Indonesia ini nekat-nekat. Nggak pada takut apa, ya?

Advertisement

3. Semenjak ojol ada fitur antar barang, banyak banget kedapatan supir ojol kesusahan bawa barang. Nggak pada kasihan apa?!

YANG PESEN JAHAT! via www.instagram.com

Suka kasihan sama supir ojol yang mengantarkan barang bermuatan besar pakai motor. Pengirimnya pada nggak punya belas kasihan apa ke mereka? Padahal ada fitur lain yang lebih masuk akal dengan menggunakan mobil. :'(

4. Supir ojolnya juga pada nekat. Ikhlas berjuang demi anak istri sebab duit kini makin susah dicari

Ojolnya mah nurut aja karena himpitan keadaan menghidupi keluarga via jakarta.tribunnews.com

Dalih pemesan yang tega pakai ojol karena supirnya mau. Masalahnya kembali pada himpitan ekonomi. Ada anak-istri di rumah yang mesti dibiayai, ini yang bikin mereka berani. Tega banget yang pesen!

5. Atau bisa jadi juga mereka lebih suka sekalian bawa daripada dua kali jalan. Tapi kan bahaya :((

Advertisement

Males bolak-balik via www.provoke-online.com

Ada kecenderungan orang nggak mau repot dalam mengerjakan sesuatu. Mungkin ini juga jadi latar belakang kenapa orang kita nekatnya kelewatan. Males bolak-balik jadi bawanya sekalian meski harus bertaruh keselamatan.

Menemukan pengendara motor yang bawa muatan banyak di jalan sungguh mengerikan. Memunculkan tanya “kok pada nggak takut, ya?”. Apa jangan-jangan memang orang Indonesia ini terlahir nekat. Jadi mereka menganggap itu semua sebagai tantangan. Apapun itu, kita mesti sadar kalau itu membahayakan –nggak cuma pada diri, tapi juga orang lain. Safety ride, please!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Senois.

CLOSE