5 Serba-serbi yang Hanya Dirasakan Saat Ngedate Pakai Sepeda Motor. Romantis!

Memiliki pasangan dan menghabiskan waktu berdua sepanjang waktu adalah salah satu impian bnanyak orang. Di sela-sela kesibukan dan aktivitas keseharian, berjalan berdua bersama pasangan tentu menjadi hiburan tersendiri. Mulai dari menyegarkan pikiran hingga membangun komunikasi, semua bisa tercipta melalui aktivitas tersebut. Tak perlu muluk-muluk, meluangkan waktu berdua hanya untuk berkendara bersama aja terkadang udah lebih dari cukup.

Advertisement

Kamu sadar nggak sih, kalau berkendara bersama pasangan dengan naik sepeda motor itu terkadang rasanya lebih romantis. Kalau ngomongin nyaman sih beda lagi ceritanya, tapi kalau membahas romantisnya nggak perlu didebat lagi. Berikut adalah serba-serbi yang hanya dirasakan oleh pasangan yang ngedate pakai sepeda motor.

Boncengan pakai sepeda motor / Credit: Pexels Mateusz Dach

1. Sensasi saat dipeluk pasangan dari belakang sambil nempelin dagunya ke pundak kita itu nggak ada duanya!

Dari sederet keseruan berkendara bersama pasangan pakai sepeda motor, hal yang satu ini jadi keunikan tersendiri. Menyetir sepeda motor sambil dipeluk pasangan dari belakang itu rasanya bikin benar-benar deg deg ser, belum lagi kalau mereka nempelin dagunya di pundak kita. Meski terkadang bikin kepala kita jadi pegel sebelah dan kalau ngobrol hanya terdengar kalimat akhirnya saja, tapi sensasinya nggak ada duanya. Saat berada di momen ini, biasanya separuh beban pikiran seharian bakal teralihkan. Coba sendiri aja kalau nggak percaya, tapi pastikan ada pasangannya terlebih dahulu.

2. Bisa elus-elus lutut pasangan sambil nungguin lampu merah berubah jadi hijau

Mengelus-elus lutut pasangan serasa dunia milik berdua saat berada di lampu merah itu previledge tersendiri. Nggak semua orang yang ngedate dengan jenis kendaraan lain bisa melakukan hal ini. Tak kalah dengan sensasi dipeluk dari belakang, mengelus lutut atau dielus pasangan saat berada di atas motor bisa membuat rasa romantis yang tak terkalahkan pula. Asik bener!

Advertisement

3. Bisa gesit saat melewati kemacetan, apalagi pasanganmu sedang rewel dan pengin segera sampai ke tempat tujuan

Ngomongin pasangan tentunya nggak hanya sekedar romantis-romantisnya aja, tapi satu paket bersama dramanya. Dengan mengendarai sepeda motor berdua, kamu tetap bisa gesit bak pemain bola yang sedang berusaha menghindari lawan main saat melewati kemacetan. Terlebih jika pasanganmu sedang dalam mood jelek dan ingin segera sampai ke tempat tujuan. Tapi tetap aja, kalau panas juga kepanasan sih~

4. Bingung untuk memutuskan kapan mau pakai mantel saat musim hujan. Kebiasaan!

Aktivitas yang satu ini bisa dibilang seru tapi di sisi lain juga ngeselin. Musim hujan merupakan masa-masa yang romantis bagi pasangan kekasih sekaligus juga bikin bimbang, apalagi saat berkendara memakai sepeda motor. Romantis sih romantis, meski dingin menerpa rasanya tetap hangat kalau bisa berdekatan dengan pasangan. Masalahnya, seringkali hujan turun dengan tidak rata, hal itu membuat kita jadi bingung untuk memutuskan kapan mau memakai hujan. Ujung-ujungnya sering terjadi perdebatan dengan pasangan. Giliran dipakai malah reda, pas udah dicopot malah semakin deres. Hadeeeh!

Advertisement

5. Menghemat biaya saat ngedate, tapi nambah-nambahin pengeluaran lain. Ingat, skincare itu mahal, apalagi kalau terlalu sering kepanasan 🙁

Ada enaknya, ada juga nggak enaknya. Ada romantisnya, ada pula mirisnya. Ngedate berdua naik sepeda motor dengan pasangan tentu menghemat budget dalam segi apapun kecuali skincare. Bukannya gimana-gimana, tapi nggak dapat dimungkiri kalau naik sepeda motor itu sudah pasti bakal dihajar panas dan hujan secara langsung. Sebagai pasangan yang baik, tentu kita nggak bisa mengabaikan rasa perhatian kepada pasangan. Jika memang sering kena panas dan hujan, sesekali bisa membelikan skincare sebagai bentuk rasa perhatian. Masalahnya, harga skincare itu juga nggak murah, hehe.

Berikut tadi adalah serba-serbi yang hanya dirasakan oleh pasangan yang ngedate dengan mengendarai sepeda motor. Pada dasarnya, mau naik apapun itu, kalau kamu dan pasanganmu udah saling mencintai dan menerima satu sama lain juga apapun bakal diterjang kok. Kecuali kalau ban lagi bocor, boro-boro mau nerjang, membayangkan saat mendorong aja udah bikin capek setengah mati.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE