Suka Duka Nggak Bisa Naik Motor Sendiri. Ternyata Nggak Semenyedihkan yang Orang Kira kok~

Di zaman modern yang segala sesuatunya seba cepat seperti saat ini, kendaraan menjadi penunjang aktivitas sehari-hari. Apalagi sepeda motor yang lumayan bisa menembus kemacetan, sehingga bisa menunjang mobilitas. Nggak heran jika saat ini sepeda motor sangat ‘menjamur’ karena hampir setiap orang memilikinya.

Advertisement

Namun, tentu saja nggak semuanya. Bahkan, ada atau mungkin juga masih banyak orang yang nggak bisa mengendarai sepeda motor sendiri. Perlu diakui kalau hal ini cukup menyulitkan aktivitas sehari-hari seperti pergi ke kampus atau ke kantor dan berbagai keperluan lainnya.

Kendati demikian, nggak semuanya menyulitkan kok. Kami kaum yang nggak bisa naik motor sendiri di zaman modern ini kadang memang dianggap aneh dan merepotkan. Di satu sisi justru bersyukur karena nggak bisa naik motor sendiri. Berikut suka duka orang nggak bisa naik motor sendiri, SoHip yang senasib mari merapat! Yang beda nasib, coba sini pahami~

Nggak bisa naik motor berarti nggak perlu punya motor, nggak perlu berpikir soal servis dan pajak

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Depositphoto

Salah satu hal yang patut disyukuri karena nggak bisa naik motor adalah nggak perlu punya motor dan memikirkan perawatan mulai dari cuci hingga servis. Selain itu, nggak perlu juga bayar pajak kendaraan, ganti plat nomor, perpanjang SIM, dan segala kewajiban pemilik kendaraan sekaligus pengendara.

Advertisement

Sayangnya nggak bisa naik motor juga harus punya budget lebih buat naik ojol yang kadang justru lebih mahal

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Commons Wikimedia

Kebutuhan mobilitas sehari-hari kadang memang nggak bisa dihindari, kalau nggak bisa naik motor otomatis harus cari angkutan umum yang kadang jadi ribet karena waktu tempuh yang lama. Kalau mau lebih praktis, solusinya naik ojek online atau ojol. Sayangnya, tarif ojol kadang nggak murah. Di jam-jam tertentu, tarifnya bisa lebih mahal dari seliter BBM bersubsidi.

Meski bisa dibilang boros soal tarif ojek, tapi bisa irit soal budget buat main

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Depositphoto

Gara-gara tarif ojek mahal, bikin pikir dua kali kalau mau main. Daripada ongkos ojek lebih mahal dari jajan, lebih baik nggak usaj main sekalian. Pada akhirnya, jadi lebih hemat karena nggak kemana-mana, jadi nggak perlu bayar ojek dan nggak erlu keluar budget untuk jajan.

Coba bandingkan kalau bisa naik motor sendiri, mentang-mentang lebih irit jadinya sering main deh, jadi boros kan?~

Advertisement

Nggak bisa naik motor kadang bersyukur karena jadi banyak yang care, menawarkan tumpangan

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Depositphoto

Saat teman-teman yang lain naik motor sendiri-sendiri, biasanya mereka akan menawarkan tumpangan pada teman yang nggak bisa naik motor. Di sinilah, kadang bikin bersyukur karena banyak yang peduli. Meski mungkin karena kasihan, tapi setidaknya nggak dibiarkan naik ojol sendirian kan?

Paling sedih kalau nggak dapat tumpangan karena semua sudah penuh

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Depositphoto

Meski kadang banyak yang menawarkan tumpangan, tapi nggak jarang juga tumpangan penuh. Alhasil harus cari ojol, sementara yang lain berbonceng-boncengan dengan teman sendiri. Hal ini situasi ini kadang bikin sedih, andai bisa naik motor sendiri~

Nggak bisa naik motor sendiri nggak selalu menyedihkan kok, anggap saja jadi bisa berbagi rezeki dengan para ojol

suka duka nggak bisa anaik motor

Suka duka nggak bisa anaik motor | Foto dari Depositphoto

Seringkali nggak bisa naik motor sendiri membuat hidup terasanya menyedihkan. Di balik budget mobilitas naik ojol yang kadang lebih mahal daripada beli BBM subsidi, tapi ada hikmah lain yang bisa disyukuri. Anggap saja, tarif ojol itu sebagai cara berbagi rezeki dengan para ojol.

Sering dianggap merepotkan orang lain atau bahkan mempersulit diri sendiri gara-gara nggak bisa naik motor

suka duka nggak bisa anaik motor

| Foto dari Depositphoto

Saat nggak bisa kemana-mana naik motor sendiri, selain naik ojol kadang minta tolong di antar teman atau keluarga memang jadi solusi. Namun, kadang hal ini dianggap merepotkan. Bahkan, seringkali kemana-mana harus bawa helm demi bisa minta tumpangan. Nggak heran kalau nggak bisa naik motor dibilang mempersulit diri sendiri. Tapi ya, gimana lagi kan?

Jadi kalau dipikir-pikir, nggak bisa naik motor nggak selalu menyedihkan ya? Suka duka nggak bisa naik motor bisa dibilang seimbang, apalagi sekarang zaman sudah canggih. Bisa ke mana saja sendiri, meski nggak harus naik motor sendiri.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE