Sekocak Apa pun Masa Kecilmu, Pasta Gigi Kodomo Adalah Godaan Terbesar. Ada yang Pernah Cicipi?

Pasta gigi Kodomo

Masa kecil bagi banyak orang memang menjadi masa-masa paling berkesan dan meninggalkan banyak kenangan manis. Nggak kenal yang namanya patah hati, deadline tugas, cicilan bulanan, dan segala macam tetek bengek target kehidupan orang dewasa. Begitu banyak pula kekonyolan-kenyolan absurd pada masa itu yang sampai sekarang pun mustahil untuk dilupakan begitu saja.

Advertisement

Salah satunya yang kerap bikin geleng-geleng kepala dan menyesal malu jika mengingatnya adalah perkara godaan pasta gigi merek Kodomo. Bagi anak kecil pada masa itu, siapa sih yang nggak pengin mandi dan gosok gigi pakai merek yang satu ini~

Dulu, zaman di mana kita masih bocah, pasta gigi merek Kodomo memang menjadi salah satu produk ternama buat anak-anak

Ilustrasi bocil dan Kodomo / Credit: Youtube Fawwaz Al Khalid via www.youtube.com

Nggak dimungkiri lagi bahwa produk khusus buat anak-anak yang satu ini memang layak dinobatkan sebagai godaan terbesar bagi bocah di zaman kecil. Gimana nggak jadi godaan, lha wong iklannya aja ada di mana-mana, pengemasan produknya lucu-lucu banget, imagenya sebagai orang kaya, sampai berbagai macam persoalan lainnya yang bikin kita saat itu pengin banget punya pasta gigi merek Kodomo. Bahkan, nggak jarang juga tuh dulu kita sampai rela-rela nangis, rewel, manja, dan serba merepotkan orang tua cuma demi dibelikan Kodomo. Apalagi zaman itu produknya pun cukup unik dan beda sama yang lainnya. Bayangin aja, sikat gigi merek lain bentuknya cuma biasa-biasa aja, packaging sikat dan pasta gigi milik Kodomo punya desain sedemikian rupa yang bikin anak-anak udah pasti melirik dengan tajam. Kesalahan banget memang kalau sejak kecil udah kenal sama Kodomo. 🙁

Karena rasa dan sensasinya yang beda dengan pasta gigi lainnya, nggak jarang kita dulu diam-diam suka nelen pasta giginya kalau disuruh emak gosok gigi, apalagi yang rasa strawberry

Pasta gigi Kodomo / Credit: Tokopedia via www.tokopedia.com

Nggak cuma packaging dan bentuk produknya aja yang unik. Lebih dari itu, rasa dan sesasinya kalau udah masuk mulut pun ada perbedaannya tersendiri. Ingat nggak sih kalau pasta gigi Kodomo itu punya berbagai macam varian rasa yang begitu menggoda? Umumnya sih rasa buah-buahan, dan itu pasti bikin mulut jadi terasa segar dan beraroma khas ala Kodomo. Kalau dulu ada sebutan anak SGM, di sisi lain juga ada lo prrdikat sebagai anak Kodomo. Nah, karena rasanya yang macem-macem itulah dulu kita sering banget curi-curi kesempatan untuk menelan pasta gigi tersebut di belakang orang tua kita. Udah ada rasa semriwingnya, rasa buahnya pun juga kuat lagi. Terlebih kalau udah pernah merasakan yang varian strawberry, langsung deh itu iman kita di masa tersebut mendadak lemah. Yakin kok, sebagian dari kita di masa kecil pasti pernah mengalami momen-momen konyol yang satu ini 😀

Advertisement

Awalnya sih nggak ketahuan, tapi lama-lama emak juga tahu setelah sadar kok pasta giginya cepet banget habisnya

Ilustras bocah sikat gigi / Credit: Dentalimage via www.dentalimage.ca

“Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi habis”, Begitulah mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan kita di masa itu. Pasalnya, kekonyolan kita tersebut biasanya baru Kan ketahuan oleh emak setelah dia sadar kalau pasta gigi kita cepet banget habisnya. Dipikir aja deh, yang harusnya bisa buat dua mingguan, tapi baru seminggu aja udah langsung ludes. Sedangkan gigi kita tetep aja masih kuning-kuning, apalagi coba itu kalau nggak dimakan pasta giginya? Habisnya mau gimana lagi sih, godaan untuk menelan pasta gigi ternyata lebih besar dibandingkan dengan keinginan untuk gosok gigi. Maaf ya, bu~

Meski sekarang tetap masih ada merek legendaria yang satu ini, namun sensasinya pun mungkin udah jelas berbeda jauh dengan zaman dulu. Tapi, uniknya sih sekarang pengemasannya pasti dibikin lebih menarik dengan berbagai macam gaya karena mengikuti zaman yang ada. Bagus sih, setidaknya bisa bikin bocah-bocah sadar akan kebersihan diri, terutama dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE