Dari Tashoora hingga Danilla, Prambanan Jazz 2019 Sampaikan Kritik Sosial. Penonton Diajak Peduli Sesama

Prambanan Jazz 2019 hari pertama

Panggung Prambanan Jazz 2019 bergemuruh. Ribuan orang rela berdesakan demi menonton penampilan pada Jumat (5/7). Satu per satu bintang tamu muncul di panggung dan membawakan lagu. Mulai dari Hanin Dhiya, Ardhito Pramono, Tashoora, Danilla Riyadi, Calum Scott, dan masih banyak lagi. Konser musik tahunan ini digelar di Taman Wisata Candi Prambanan Yogyakarta. Siluet candi di latar belakang menambah syahdu suasana, berpadu mesra dengan cahaya panggung dan alunan musik yang menggetarkan hati.

Advertisement

Pada hari pertama, setiap bintang tamu berusaha tampil sebaik mungkin. Mereka menyampaikan pesan melalui lagu-lagu yang didendangkan. Salah satunya isu kemanusiaan yang diangkat oleh Tashoora dan Danilla Riyadi. Menyaksikan penampilan mereka, penonton seolah terbius dan ikut menyanyi bersama. Berikut ini selengkapnya.

Lewat lagu indahnya, Tashoora sampaikan kritik tentang pelecehan seksual di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Mereka menolak lupa!

Tashoora meramaikan Prambanan Jazz 2019 via www.instagram.com

Penonton tercekat menyaksikan penampilan Tashoora yang begitu berani. Melalui lagu baru berjudul “Agni”, mereka mengkritik kasus pelecehan seksual di UGM. Seorang mahasiswi diperkosa oleh rekan sekelompoknya saat KKN 2017.  Dia berusaha memperjuangkan keadilan, tapi UGM menghentikan dengan kata “damai”. Padahal kedamaian sesungguhnya belum tercapai. Dengan geram Tashoora menanggapi kasus itu lewat musik.

“Kami persembahkan lagu ini untuk Agni yang berani angkat bicara,” kata Danang Joedodarmo, vokalis sekaligus gitaris Tashoora, saat tampil di Prambanan Jazz.

Advertisement

Selain itu, Tashoora mengangkat isu fanatisme dan penistaan agama. Mereka membawakan lagu berjudul “Sabda” yang berkisah tentang rasisme. Lagu ini berisi keprihatinan pada kebijakan Pemerintah DIY yang menggunakan label pribumi dan non-pribumi. Selanjutnya Tashoora mengangkat isu penistaan agama melalui lagu berjudul “Surya”. Inspirasinya berasal dari Giordani Bruno, seorang filosof dan bekas biarawan yang dibakar hidup-hidup oleh Gereja Katolik pada tahun 1600 karena dianggap menistakan agama.

Danilla Riyadi berkisah, manusia memang punya hawa nafsu dan “hewan” dalam dirinya. Karena itulah harus saling peduli dan menjaga

Penampilan Danilla Riyadi yang meneduhkan di Prambanan Jazz 2019 via www.instagram.com

Seolah menanggapi Tashoora, Danilla Riyadi membenarkan kalau tiap manusia memang punya sisi baik dan buruk. Sebab ada hawa nafsu dan “hewan” dalam diri kita. Penyanyi cantik ini pun mengingatkan untuk peduli dan menjaga sesama. Lantas ia mendendangkan lagu berjudul “Ini dan Itu”. Lirik lagunya seolah membius penonton:  Tiada lamunanku melayang / Tiada harapanku menua / Selamanya terus mengarungi waktu / Menangisi kejamnya mereka / Mengagumi lembutnya mereka / Apa yang terjadi biarkah terjadi?

Penampilan Danilla Riyadi malam itu sungguh menghanyutkan. Suaranya yang manis dan lembut berpadu serasi dengan iringan sejumlah instrumen. Klimaks terjadi saat dia membawakan lagu populernya yang berjudul “Ada di Sana”. Penonton langsung menyanyi bersama, pelahan-lahan, sambil menikmati suasana yang syahdu.

Advertisement
Menurut Ardhito Pramono, kepedulian dan cinta pada sesama bisa diwujudkan dengan cara sederhana. Termasuk saat acara Prambanan Jazz 2019

Ardhito Pramono saat diwawancarai media via www.hipwee.com

Pesan Danilla Riyadi untuk peduli sesama seolah direspons oleh Ardhito Pramono. Saat diwawancara Hipwee, penyanyi ini berkata bahwa kepedulian bisa diwujudkan dengan cara kecil sekalipun. Contohnya adalah menjaga kebersihan lingkungan. Dia mengaku senang saat berkeliling area Prambanan Jazz karena melihat panitia dan penonton memungut sampah yang berserakan, lalu membuangnya ke tempat sampah. Hal itu pun ditiru olehnya.

Saat tampil di atas panggung, Ardhito tampak memesona. Dia membawakan 10 lagu dengan suaranya yang renyah. Penonton langsung menyambut riuh saat dia menyanyikan “Bitter Love”, lagu yang berhasil melambungkan namanya di dunia musik. Sungguh indah didengar oleh para pencinta jazz.

Hari pertama Prambanan Jazz 2019 ini ditutup dengan penampilan Calum Scott, penyanyi asal Inggris yang menarik perhatian publik sejak tampil dalam acara Britain’s Got Talent 2015. Setelah ini, Prambanan Jazz masih berlangsung dua hari lagi pada 6-7 Juli. Bintang tamunya pun sangat menarik, di antaranya komposer legendaris Yanni, Anggun, Tulus, Andien, dan masih banyak lagi. Jangan sampai ketinggalan!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

ecrasez l'infame

CLOSE