Dunia hiburan terutama boyband atau girlband asal Korea Selatan atau lebih akrab dengan sebutan Kpop sedang berduka. Lagi-lagi mereka kehilangan salah satu saudara, sahabat, atau keluarga mereka. Beberapa waktu lalu, para Kpopers (sebutan untuk penggemar Kpop) sudah berduka dengan kepergian Kim Joo Hyuk akibat kecelakaan yang dialaminya. Lalu, belum lama ini salah seorang personil boyband yang pernah mengadakan konser di Indonesia pun telah pergi selama-lamanya.

Adalah Kim Jonghyun, salah satu personil SHINee, meninggal dengan cara bunuh diri di apartemennya pada 19 Desember lalu. Sang kakak menghubungi polisi setelah mendapat pesan yang berisi kalau Jonghyun akan mengakhiri hidupnya. Benar saja, ia ditemukan nggak sadarkan diri di apartemennya. Pihak medis pun langsung membawa Jonghyun ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun sayang, jiwanya nggak tertolong. Jonghyun diduga bunuh diri dengan menghirup karbon monoksida yang berasal dari briket batubara yang dipanggang.

Kim Jonghyun meninggal bunuh diri via www.tribunnews.com

Advertisement

Sontak kabar duka ini pun langsung menyebar dengan cepat. Para penggemar SHINee (Shawol) nggak menyangka akan kehilangan idola mereka secepat dan semendadak itu. Banyak yang meluapkan kesedihannya melalui media sosial. Mereka seolah nggak percaya dengan kabar duka tersebut.

Kepergian sang idola membuat para penggemarnya meluapkan kesedihan di media sosial. Lalu sebuah kicauan di Twitter malah membuat mereka meradang

tweet yang membandingkan Palestina dan Kpop via kitabisa.com

Media sosial pun lantas dipenuhi dengan ucapan duka cita bagi vokalis utama SHINee yang memutuskan untuk menghakhiri hidupnya itu. Di tengah kesedihan mereka, sebuah akun humor di Twitter, @MemeComicIndo mengunggah kicauan yang sontak membuat para Kpopers, khususnya Shawol, meradang. Dalam kicauan tersebut akun ini membandingkan bagaimana respons masyarakat terhadap Palestina dengan bintang Kpop.

“Ribuan manusia dibunuh di Palestina, mereka diam. 1 plastik bunuh diri, mereka menangis.”

Advertisement

Kicauan ini langsung mendapatkan respons beragam dari warganet. Sebagian besar mereka mengecam akun ini karena telah merendahkan seseorang dengan sebutan plastik. Mereka nggak terima jika idola mereka, Kim Jonghyun disebut plastik. Tentu saja ini ada benarnya. Merendahkan nyawa orang lain bukanlah sesuatu yang bijak. Apalagi menyebutnya dengan plastik (Korea Selatan memang terkenal dengan operasi plastiknya, tapi bukan berarti bisa disamakan dengan plastik). Kicauan akun ini mungkin juga nggak sepenuhnya salah. Memang nggak sedikit dari kita yang nggak peduli dengan peperangan di Palestina yang telah merenggut puluhan ribu nyawa.

Mungkin juga benar ada dari Kpopers yang menangisi kepergian Jonghyun tapi nggak peduli dengan krisis kemanusian di Palestina. Tapi bukan berarti segelintir orang yang nggak peduli dengan Palestina itu mewakili para Kpopers semua, bukan? Dan ditekankan lagi bahwa merendahkan nyawa orang lain dengan sebutan “plastik” bukanlah hal yang bijak dan bisa diterima. Jika kemarin akun ini menuliskan “Ribuan manusia dibunuh di Palestina, mereka diam. 1 idola Kpop bunuh diri, mereka menangis”, mungkin nggak akan seperti ini respons masyarakat.

Salah seorang Shawol pun langsung membuka laman donasi yang diperuntukkan bagi Palestina dan Indonesia dengan mengatasnamakan Jonghyun

kpopers menggalang donasi untuk Palestina via kitabisa.com

Kicauan tersebut nggak pelak membuat emosi para Kpopers terutama Shawol. Banyak yang menyerang balik akun ini dengan berbagai kecaman, hingga kata-kata kotor dan nggak pantas. Mereka terlihat begitu sakit hati ketika idolanya direndahkan seperti itu. Namun dari cuitan seperti ini pulalah kita bisa dilihat bagaimana Kpopers juga peduli dengan Palestina.

Seorang pencinta Kpop bernama Wina Andana Putri kemarin sore membuka laman donasi di kitabisa.com. Penggalangan donasi tersebut diberi judul “From Jonghyun for Indonesia and Palestine”. Demi mengenang kepergian sang idola, Wina membuka donasi yang mengatasnamakan Jonghyun untuk pihak yang membutuhkan, seperti Palestina. Laman ini baru dibuka sore kemarin. Dan kurang dari 24 jam, donasi yang terkumpul lebih dari 130 juta rupiah dan masih terus bertambah. Luar biasa, bukan?

Para donatur yang sebagian besar merupakan Kpopers berharap donasi bisa membantu mereka yang membutuhkan serta mengubah pandangan terhadap para penggemar

harapan donatur via kitabisa.com

Dana tersebut sebagian besar berasal dari penggemar Kpop dan Shawol tentunya. Mereka juga meninggalkan pesan di laman penggalangan donasi dan saling menguatkan antar sesama penggemar yang baru saja kehilangan idola mereka. Para donatur juga berharap dengan adanya donasi ini bisa menghilangkan sentimen negatif terhadap Kpopers. Selain itu mereka juga berharap bisa saling menghormati dan nggak menghakimi pihak-pihak tertentu. Dan tentu saja, mereka berharap sang idoa, Kim Jonghyun bisa beristirahat dengan tenang di alam sana dan rakyat Palestina bisa merdeka dan berakhir peperangannya.

Penggalangan dana ini adalah bukti bagaimana hal negatif bisa direspons secara positif. Ketimbang mencaci maki akun tersebut, para Kpopers ini lebih memilih membuktikan kalau mereka juga peduli dengan Palestina, meskipun penggalangan donasi muncul setelah ada yang membanding-bandingkan respons mereka terhadap kematian sang idola dengan ribuan orang di Palestina.

Yang terpenting adalah semua donasi yang diberikan atas nama keikhlasan, bukan pembuktian kalau mereka juga peduli pada Palestina. Semoga dengan galangan dana ini bisa membungkam orang-orang yang memiliki sentimen terhadap penggemar KPop, ya. Dan semoga donasi yang semakin bertambah ini diberikan secara ikhlas oleh para donatur. Aamiin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya