Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Selain menjadi masa yang paling menggembirakan, memori saat kita masih berada di bangku Sekolah Dasar menjadi salah satu hal yang paling berkesan. Mulai dari hal-hal konyol seperti ngompol di celana, berantem karena rebutan mainan, hingga dirundung oleh teman-teman cuma karena hal-hal sepele.

Selain itu, hal yang paling nggak bisa dilupakan saat SD adalah bagaimana kerasnya guru zaman dahulu ketika menghadapi siswa-siswanya yang bandelnya nggak ketulungan. Mereka bahkan nggak segan-segan ‘menegur’ kita dengan benda-benda khas yang dijadikan sebagai ‘senjata guru’ di masa itu. Penasaran, kan, bendanya apa aja? Simak deh~

ADVERTISEMENTS

1. Jangan berburuk sangka dulu. Zaman dahulu, guru kita selalu bawa gunting bukan buat untuk melukai, tapi buat memotong rambut anak-anak yang bandel. Kalian salah satunya nggak nih?

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Senjata paling utama / Credit: Shopee

ADVERTISEMENTS

2. Ada yang masih ingat dengan benda ini? Kalau ada yang nakalnya kebangetan biasanya langsung dilempar sama benda satu ini. Sakitnya nggak main-main!

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Penghapus jadul dari kayu / Credit: Shopee

ADVERTISEMENTS

3. Nah, kalau nakalnya nggak keterlaluan alias cuma bikin gaduh kecil nggak memperhatikan guru, yang dilempar bukan penghapus tapi kapur. Tapi ya tetep aja, kalau kena jidat ngilu~

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Kapur paling legend / Credit: Shopee via www.tokopedia.com

ADVERTISEMENTS

4. Senjata buat siswa perempuan sih beda lagi, dan tentunya lebih halus. Ada yang masih ingat punggungnya pernah digebuk pakai kemoceng?

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Kemoceng ternyata bisa juga dijadikan sebagai senjata guru / Credit: Jawatimuronline

ADVERTISEMENTS

5. Zaman dulu jarang-jarang ada yang berani datang ke kelas telat apalagi sampai tidur saat pelajaran. Kenapa? karena hukuman dijewer guru udah pasti menunggu

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Dijewer guru / Credit: Liputan6

ADVERTISEMENTS

6. Di antara kalian pasti ada yang sering males ngerjain PR matematika kan? Tahu lah rasanya kalau lihat guru udah geleng-geleng artinya dia udah marah banget

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Yang paling pemalas biasanya geng anak-anak cowok / Credit: Twitter

7. Sama seperti dosen zaman sekarang, guru SD zaman dulu juga nggak kalah killer. Mereka yang mematikan biasanya sering muter kelas bawa penggaris kayu jadul buat dipukul ke paha siswanya yang bandel

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Penggaris kayu jadul / Credit: Bukalapak

8. Nah, kalau guru killer tapi nggak berani negur secara fisik, mereka sukanya nendang meja kita pakai sepatu PDH-nya. Ini udah bikin deg-degan sepanjang pelajaran!

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Sepatu harian guru / Credit: Lazada

9. Selain meningkatkan citra seram, guru SD zaman dulu ternyata sengaja pakai cincin batu akik yang segede gaban buat njitak kepala siswanya. Ada yang masih ingat rasanya dijitak pakai benda ajaib ini?

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Pokoknya udah paling nyeremin / Credit: Hondabrio

10. Pada level siswa yang paling nakal dan paling parah, biasanya guru nggak akan segan untuk menghukum pakai rotan. Nah, yang dapat apesnya sih mereka yang saat itu udah iseng nyoba rokok, berusaha bolos sekolah, sampai bikin nangis temennya

Benda Andalan Guru yang Dipakai Menghukum Kita Saat SD. Sakitnya Sampai Membekas :(

Senjata rotan / Credit: Idea grid

Kalau dibandingkan dengan zaman sekarang sih udah jelas beda. Di tingkat pendidikan level dasar pun kala itu guru nggak segan buat menghukum siswanya secara fisik. Mau gimana lagi, zaman juga memang udah berubah kan? Tapi seharusnya dengan menghilangkan budaya-budaya kekerasan seperti itu, siswa dapat lebih menghargai semua orang termasuk gurunya sendiri, bukan malah sebaliknya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam