“Berawal dari facebook baruku…

kau datang dengan cara tiba-tiba…”

My Facebook – GIGI

Keberadaan jejaring sosial sering kali mempertemukanmu dengan seseorang yang tak terduga. Kamu bisa saja bertemu teman lama yang sudah lama tak pernah berjumpa. Sebaliknya, kamu juga bisa bertemu orang baru yang belum pernah kamu kenal sebelumnya. Tak jarang juga, di antara kamu, ada yang pernah kenalan lewat jejaring sosial lalu berlanjut pacaran, bahkan menikah. Enggak apa-apa kok, kamu nggak sendirian. Di era sekarang ini, ada banyak pasangan yang bertemu lewat jejaring sosial. Kalau kamu termasuk di antaranya, pasti kamu pernah ngerasain hal ini.

1. Bermula dari kenalan iseng, kamu bercakap-cakap dengannya via jejaring sosial.

Eh, siapa nih tiba-tiba message?

Eh, siapa nih tiba-tiba message? via www.youbeauty.com

Advertisement

Awalnya, mungkin kamu nggak terlalu niat untuk mencari kenalan di jejaring sosial. Tapi, buat seru-seruan aja, kamu pun membuka diri pada orang-orang baru yang menambahkanmu dalam pertemanannya di jejaring sosial. Di antara mereka ada yang mengirim pesan padamu untuk berkenalan. Melihat profilnya yang sepertinya oke, kamu pun membalas pesannya. Pertama-tama, kamu membalas seperlunya dan tidak terlalu membuka identitasmu. Ya namanya juga belum kenal.

2. Ternyata dia seru juga diajak ngobrol, sepertinya banyak hal yang bikin kalian nyambung.

Dia seru juga

Dia seru juga via www.huffingtonpost.com

Dia: kamu anak Mapala UNAIR juga ya? Sama dong, tapi beda angkatan sih…

Kamu: Oh, berarti kamu senior aku? Maaf, Kak!

Sampai pada akhirnya, ada sesuatu yang membuat kamu dan dia ‘klik’. Kamu pun mulai asyik ngobrol dengannya via pesan pribadi jejaring sosial. Kamu jadi tahu kalau dia punya hobi yang sama denganmu. Dia ternyata salah satu teman dari orang yang kamu kenal. Dan dia juga suka nongkrong di tempat yang sama denganmu.

Advertisement

Duh, rasanya dunia ini sempit, tapi kok kita kenalannya malah lewat sosmed sih!

3. Kalau dia nggak online, kamu pun sering menunggu dia untuk menyapamu dengan pesannya.

Dia kemana ya?

Dia kemana ya? via www.datingtips.com

Hampir setiap hari, kamu dan dia ngobrol lewat jejaring sosial. Setiap kali melihat kamu online, dia pun langsung menyapamu. Tak jarang kamu memposting sesuatu yang sengaja agar dikomen dia. Pokoknya tiada hari tanpa saling sapa di dunia maya. Jika sehari saja, dia tak menyapamu, kamu pun jadi galau.

Kemana ya dia? Lagi sibuk? Apa dimarahi pacarnya? Duh, udah punya pacar?

Eh, ternyata paketan internetnya habis.

4. Eits~ tapi nggak boleh baper, ya! Kan niatnya cuma iseng-iseng…

Kok jadi baper gini sih?

Kok jadi baper gini sih? via jpompey.com

Ketika kamu mulai merasa ada yang aneh dengan perasaanmu, kamu pun buru-buru menangkisnya.

Niatnya kan cuma iseng! Pokoknya jangan sampai deh kebawa perasaan beneran. Malu dong kalau ketahuan kenalan lewat online, bisa-bisa disangka nggak laku lagi!

5. Ada juga ketakutan: “jangan-jangan profilnya palsu, duh” apalagi banyak berita-berita yang serem tentang kejahatan online.

Hiii serem!

Hiii serem! via learn.condomdepot.com

Ketakutan yang sempat kamu pikirkan adalah takut kalau ternyata profilnya palsu. Tak sedikit berita-berita di media massa yang mengabarkan penipuan melalui kenalan di jejaring sosial. Rata-rata, penipu menggunakan data diri palsu

yang diambil entah dari mana. Ini yang bikin kamu jadi sedikit waspada dengan kenalan baru di jejaring sosial ini. Sesering mungkin kamu kepo jejaring sosial tersebut, kira-kira aktivitas sosmednya benar nggak ya? Tapi, semakin kamu kepo, kamu semakin penasaran sama orangnya.

6. Teman-teman pun sering menasehati: “Hati-hati nanti nggak sesuai bayangan lho!”

Reaksi teman-teman yang lebay

Reaksi teman-teman yang lebay via www.buzzfeed.com

Mula-mula, kamu berusaha menutupi perkenalanmu dengan ‘teman maya’ ini di hadapan teman-temanmu. Tapi lama-lama, kamu kelepasan dan nggak tahan buat cerita. Seperti dugaanmu, teman-temanmu pasti menasehati panjang kali lebar. Mereka mewanti-wanti supaya kamu nggak terlalu baper dengan perkenalanmu di jejaring sosial tersebut.

“Orang yang suka kenalan di jejaring sosial itu freak biasanya…”

“Kalau dia nggak sesuai harapan gimana?”

“Ternyata dia cuma pingin manfaatin kamu aja gimana?”

7. Sampai akhirnya kalian bertemu dan… ada yang tak sesuai bayangan sih, tapi orangnya tetap asyik dan nyambung diajak ngobrol.

Lumayan juga sih orangnya

Lumayan juga sih orangnya via www.huffingtonpost.ca

Meski ada sedikit keraguan, tapi kamu membulatkan tekad untuk memenuhi permintaan ‘kopi darat’ alias ketemuan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kamu pun sudah mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Mulai dari meminta teman-temanmu untuk bersiap-siap di tempat yang dekat dengan tempat ketemuan, sampai membawa senjata sederhana untuk bela diri. Ya walaupun cuma bubuk merica sih kayak di film-film. Pokoknya, biar aman.

Setelah ketemuan, ternyata rasa takutmu dan teman-teman itu salah. Memang sih ada yang nggak sesuai dengan harapan. Fotonya kayaknya lebih bening. Hehe! Tapi, orangnya tetap asyik buat diajak ngobrol. Seperti di jejaring sosial, kamu ngobrol panjang lebar dengan dia, sampai lupa kalau teman-temanmu nunggu kabar darimu.

Dih, kalau udah seneng aja, lupa sama yang lain!

8. Memang nggak ada yang sempurna di dunia nyata, tapi yang pasti cinta kamu dan dia akhirnya dapat dirasakan secara nyata meski kalian kenalan di dunia maya.

Cintamu dan dia terasa nyata

Cintamu dan dia terasa nyata via sweetlittlestories.wordpress.com

Setelah pertemuan pertama itu, kamu dan dia pun mulai sering janjian untuk bertemu di hari-hari selanjutnya. Kalau dulu kalian ngobrolnya lewat jejaring sosial, sekarang kamu dan dia sudah punya nomor kontak satu sama lain, jadi bisa komunikasi setiap saat. Lama-lama, kalian pun semakin dekat, hingga statusmu yang jomblo pun berubah. Dia memang nggak sesempurna seperti yang kamu bayangkan saat pertama kali kenalan di jejaring sosial. Tapi, mana ada sih yang sempurna di dunia nyata ini. Yang pasti, meski kamu dan dia bertemu di dunia maya, cinta kalian berdua kini terasa begitu nyata.

Hayo, ngaku siapa yang pernah jadian karena kenalan di jejaring sosial?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya