Aksara merupakan sebuah produk kebudayaan suatu bangsa. Beberapa bangsa yang punya aksara yang cukup dikenal di antaranya Arab, Tionghoa, Thailand, dan masih banyak lagi. Melansir Kompas, di Indonesia sendiri terdapat 12 aksara dari 646 bahasa daerah.

Sayangnya, di era modern saat ini semakin sedikit orang yang bisa aksara daerah. Kamu yang tinggal di pulau Jawa, bisa nggak menulis atau membaca aksara Jawa? Ketidaktahuan inilah yang bikin sebuah foto setruk (bukti pembayaran) swalayan viral karena dikira aksara Khmer atau Thailand. Padahal itu aksara Jawa lo. -_-

Warganet dihebohkan dengan kemunculan setruk swalayan beraksara Jawa. Sayangnya, nggak sedikit yang mengira itu aksara Thailand. Hmm …

Advertisement

🌝 anu Mbah

Posted by Nuril Hidayat on Sunday, 21 July 2019

Beberapa waktu lalu viral di Facebook foto setruk swalayan beraksara Jawa. Foto itu diunggah oleh Nuril Hidayat pada Minggu (21/7) lalu di sebuah forum jual beli. Sayang seribu sayang, awalnya banyak yang nggak tahu bahwa itu merupakan aksara Jawa. Banyak yang malah mengira setruk itu memakai aksara Thailand.

Memang sih, aksara Jawa sama Thailand hampir mirip bentuknya, tapi masa pada nggak tahu sih? Kalau orang luar Jawa mungkin masih bisa dimaklumi sih, tapi kalau orang Jawa sendiri yang nggak tahu sungguh kebangetan.

Sebelumnya juga viral surat ucapan ultah buat temannya yang menggunakan aksara Jawa. Sayang teman dengan kearifan lokal~

Ucapan ulang tahun untuk kekasih. via twitter.com

Advertisement

Sebelum setruk swalayan beraksara Jawa itu viral, surat ucapan ulang tahun kepada pacar sudah viral terlebih dahulu. Salah seorang warganet Twitter mengirimkan foto surat tersebut ke akun base @askmenfess. Dia meminta para warganet lain mengartikan isi surat tersebut. Untungnya ada warganet yang berbaik hati mengartikan.

“Selamat ulang tahun, cantik. Makasih udah menjadi teman baikku selama ini, aku suka setiap bersamamu, tapi cepat atau lambat kita pasti akan jauh. Kumohon jangan lupakan aku. Karena aku menyukaimu dari Magelang sampai Banjarmasin”

Sungguh sebuah ucapan ulang tahun yang antimainstream dari seorang teman. :”)

Akasara Jawa merupakan aset budaya bangsa. Rawatlah sama-sama, jangan biarkan punah!

Siapa yang dulu belajar ini? via www.boombastis.com

Banyaknya orang yang mengira aksara Jawa merupakan bahasa Thailand jadi kenyataan yang miris. Pertanda masih ada yang mengenali budayanya sendiri. Dijadikannya bahasa daerah sebagai muatan lokal pelajaran sekolah-sekolah daerah, nyatanya belum cukup mampu membuat kita peduli terhadap eksistensi budaya sendiri.

Beruntungnya masih ada yang bisa mengartikan surat ucapan ulang tahun di atas. Itu berarti aksara Jawa masih bisa diselamatkan. Mari kita rawat sama-sama. Jangan cuma bisa marah kalau budaya kita dicaplok negara tetangga, sementara kita sendiri masih nggak acuh dengan kearifan lokal. Dimulai dari aksara Jawa yang telah lama nggak kita pelajari. Yuk, baca buku Pepak Bahasa Jawa lagi! Ada yang masih ingat?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya