Merujuk pada penelitian dari psikolog bernama Bertram Forer, salah satu alasan kebanyakan orang percaya zodiak adalah karena kita cenderung mempercayai hasil-hasil ramalan yang bernada positif. Namanya manusia memang selalu senang mendengar hal-hal positif tentang dirinya ketimbang yang bernada negatif. Itulah kenapa kebanyakan ramalan atau ulasan zodiak mengobral pernyataan-pernyataan yang akan membuat pembacanya merasa unik dan punya banyak kelebihan.

Masalahnya, kita harus adil sejak dalam pikiran. Dalam rangka campaign #kononkatanya, Hipwee ingin menguji kecil-kecilan teori Forer di atas dengan membuat seri #GanyangZodiakmu. Saya akan menjelma orang paling jujur dengan lidah paling pedas sedunia, mengungkap sisi negatif dari tiap-tiap zodiak. Kita lihat seberapa batinmu tahan mendengarnya. Sebagian dari kamu mungkin akan muak dan tidak lagi percaya zodiak, ya ndak apa-apa. Untuk yang tetap percaya, mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi diri.

Advertisement

Dan ketika giliran menulis tentang Virgo (Agustus 23 – September 22) tiba, saya harus bekerja lebih berat. Pasalnya, mereka ini dikenal amat teliti dan suka mengkritik. Jadi saya harus memastikan kalau artikel ini bebas saltik supaya tidak kenal comel. Lalu apakah isinya dijamin seratus persen benar? Ya namanya juga menulis zodiak, bukan menulis rumus phytagoras. Maaf lho Virgo, manusia hanya bisa menerka dan berusaha…

1.Virgo tidak pernah berhenti memikirkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya

how to bother a virgo

“Aku berpikir, maka aku ada” – ujar Descartes, filsuf ternama Perancis.

Sungguh ungkapan yang bermakna. Tapi jika Descartes suka zodiak, mungkin ia akan mencetuskan yang baru, “Virgo berpikir, maka masalah ada”.

Advertisement

Berpikir itu wajib, apalagi untuk manusia yang beradab. Tapi pikiran Virgo sering tersesar ke hal-hal kecil yang tidak signifikan, lantas terperangkap di sana. Seorang Virgo bisa berlama-lama merenungi tulisan “kutunggu jandamu” di belakang bak truk atau kecerahan warna jus jeruk yang tidak matching dengan sedotannya. Sesuatu yang tidak bermasalah itu justru menjadi masalah karena dipikirkan.

Iya, sifat teliti dan serba presisi adalah andalan Virgo. Namun, perhatian pada detail ini seringkali melupakan substansi masalahnya sendiri. Misalnya, mereka lebih memilih ambil pusing kenapa aroma produk kondom tidak menyentuh varian sayur mayur daripada keamanan fungsinya .

Ini menjadi masalah yang membengkak di era sekarang, di kala media sosial menampilkan sejuta hal. Makin banyak yang harus diurusi, makin banyak yang harus diperhatikan, makin sulit menjadi sempurna. Dan Virgo bersikeras untuk perfeksionis.

Itu kenapa Virgo rentan punya masalah dengan body image, atau rasa kepercayaan diri terhadap tubuhnya. Virgo bisa membatalkan janji-janjinya sekadar gara-gara satu jerawat di dahi (padahal ia berponi ~).

2.Dari kepala turun ke mulut (yang butuh fitur peredam suara)

Berkat sifat perfeksionis, Virgo gemar mencari-cari kesalahan orang. Dan sialnya, mereka suka “mengumumkan” itu. Mereka adalah kritikus tulen. Oke, kritik itu perlu di konteks tertentu, tapi jelas bukan seminggu penuh mengkritik keahlian pacarnya memadu-padankan warna lipstik dan kaus kaki.

Mata Virgo itu setajam mata elang, tapi mulut Virgo semeriah juri Indonesian Idol. Komentar terooos~

Curangnya, sebaliknya Virgo sulit dikritik. Bukan karena mereka sempurna (Virgo berusaha perfeksionis, tapi belum tentu berhasil kan~), melainkan takut ribet saja. Virgo mudah kepikiran dan cemas berlebih jika diterpa kritik. Kita juga yang repot.

Kasus lain lagi:

Terkadang kaum Virgo merasa butuh dimotivasi padahal mungkin mereka selangkah di depan kita. Kamu pasti tahu tipe teman yang suka bilang, “Ah, gimana nih nilai makul “XXX”-ku cuma A- ?“ Sementara kita dapat “B” saja bawaannya sudah ingin nanggap wayang di kampung.

Punya pacar Virgo? Masih mending. Seburuk-buruknya relasi dengan Virgo adalah ketika ia menjadi bos atau klien: revisi dan omelan tiada henti~

3.Virgo sangat pemilih, apalagi soal pasangan. Wah, sudah seperti seleksi beasiswa

Keripuhan Virgo tidak hanya berhenti di hobinya mengkritik. Mereka juga berat hati untuk menerima apa yang tidak mereka benar-benar suka, baik pakaian, makanan, atau pasangan. Kita sebut saja, “banyak maunya”.

Sebenarnya standar mereka tak selalu tinggi (Kalian yang pacarnya Virgo jangan besar kepala ya!), tapi mereka harus memastikan apa yang mereka terima itu sesuai dengan standar itu. Pantas, lama jomblonya #eh

4.Jika kita tak mampu memenuhi itu? Siap-siap dicampakkan

Virgo dikenal sebagai zodiak yang baik hati. Mereka perhatian dan ringan tangan terhadap orang lain, apalagi jika kamu orang terdekatnya.

Eits, tapi ternyata ada syaratnya. Enak saja, Virgo tak setulus itu, memangnya LSM?

Kamu harus dapat dipercaya jika mau mendapat fasilitas “kebaikan hati” dari Virgo. Pertama, “percaya” dalam konteks kamu tak akan mengkhianatinya. Kedua, “percaya” dalam konteks kamu memenuhi standar Virgo.

Virgo akan sekejap tega meninggalkanmu jika merasa kamu sudah tertinggal jauh. Dalam konteks pekerjaan, artinya Virgo akan hengkang begitu saja jika merasa kamu tidak kompeten dan hanya jadi hambatan. Virgo bukan tipe pemimpin yang mau membimbing. Mereka hanya ingin bersama orang-orang terbaik. Sisanya akan dianggap seperti personel Maroon 5 selain Adam Levine: ada atau tidak sama saja.

Jadi ingatlah, wahai kamu yang bertekad jadi pasangan Virgo!

1) Virgo bukan tipe yang menerima pasangannya apa adanya.

2) Virgo bisa enteng meninggalkan pasangannya jika tak lagi mengimbangi.

3) Tenang, masih ada 11 zodiak lain

5.Virgo konon katanya adalah zodiaknya para pemalu (baca: anti sosial)

*Diharapkan Virgo tidak usah tersipu-sipu dan memasang raut muka sok imut saat membaca poin ini.

Yup, Virgo dikenal pemalu. Salah satu penyebabnya adalah Virgo tak mudah percaya dengan orang. Ia selalu skeptis terhadap lingkungan yang belum terlalu akrab untuknya. Padahal ini menyulitkan mereka sendiri, sungkan untuk minta bantuan. Mereka lebih memilih tersesat daripada bertanya pada orang di jalan. Mereka lebih memilih repot daripada malu sedikit.

Tapi jika sudah akrab? Kembali ke poin no 2

6. Aktivitas sehari-hari Virgo ada tiga: kerja, kerja, dan kerja

Terkadang Virgo bisa seperti Atta Halilintar, work hard play hard. Tapi terkadang, Virgo hanya kenal work hard saja.

Jika saya harus percaya sekali dengan zodiak, maka saya akan memprioritaskan Virgo setiap merekrut karyawan. Baik tugas jangka pendek maupun jangka panjang, semua pekerjaan akan dilahap dengan giat. Bahasa kerennya, workaholic. Virgo adalah zodiak yang paling mungkin berkawan dengan penjaga kantor, saking suka pulang larutnya, atau justru berangkat terlalu pagi.

Waw, semenyenangkan itu Virgo jika kamu adalah atasan atau pacar matrenya. Tapi jika kamu adalah sahabat atau pasangannya (yang membutuhkan kehadiran fisiknya dibanding uang bulanannya), maka kamu harus bersaing dengan grup kantor dan Gmail-nya.

Intinya, Virgo kurang santuy. 

7.Virgo mudah untuk membenci dirinya sendiri

Helloooo… tak usah repot-repot, sudah ada 11 zodiak lain yang membenci Virgo.

Mau tahu bagaimana zodiak-zodiak lainnya diganyang dan kena cibir juga? Cek di sini!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya