Menjawab Pertanyaan Tentang Muklis Pada Sitkom Abdel & Temon. Komedi Paling Kocak Pada Masanya

Sitkom Abdel dan Temon

Sebelum dipenuhi tayangan dan hiburan absurd seperti sekarang ini, dulu acara TV di Indonesia bisa dibilang lebih keren. Salah satunya yang kini banyak dirindukan adalah acara sitkom berjudul Abdel dan Temon. Serial komedi yang jadi favorit banyak orang di tahun 2008-2009 itu punya keunikan tersendiri di mata para penontonnya. Setiap karakter yang ditampilkan memiliki ciri khas dan kekocakannya sendiri-sendiri.

Advertisement

Salah satu sosok yang kerap bikin penonton sampai mules karena kebanyakan tertawa adalah Muklis. Tokoh yang berprofesi sebagai hansip komplek setempat itu sehari-harinya jadi langganan hutang oleh teman-temannya. Udah gitu, dia juga selalu digambarkan sebagai sosok yang pasrah, nggak mudengan, dan tentu bikin geregetan banyak orang. Episode demi episode berlalu, akhirnya banyak juga pertanyaan menumpuk tentang sosok yang satu itu. Dari sekian banyak pertanyaan yang ada, kita coba menjawab yang paling sering bikin kita kepikiran.

1. Kenapa sosok Muklis jarang banget pulang ke rumah?

Sosok Mukhlis / Credit: YouTube

Jika kamu perhatikan setiap episodenya, Muklis memang jarang banget pulang ke rumah. Sepanjang waktu ia habiskan berada di bawah pohon rindang yang disebut-sebut sebagai markasnya. Hal ini tentu ada hubungannya dengan Abdel, Temon, Udin, dan beberapa teman lainnya yang sering ngutang sama dia. Mukhlis memilih untuk lebih sering berada di luar rumah karena ia takut bakal ditanya macam-macam sama istri atau keluarganya. Maklum sih, yakali kerja sepanjang waktu pas pulang nggak pernah bawa duit. Habis gara-gara dihutangin lagi!

2. Kerjanya jadi hansip, setiap hari cuma tiduran di bawah pohon. Bisa-bisanya duitnya banyak banget!?

Kekonyolan Muklis dan Temon / Credit: Twitter scarysorry

Pertanyaan yang satu ini memang mindblowing banget untuk kita semua. Pasalnya, kalau dipikir-pikir memang nggak masuk logika juga. Orang kerjanya jadi hansip, setiap hari bukannya patroli komplek tapi malah tiduran. Masalahnya, duitnya si Mukhlis ini berasa nggak ada habisnya. Setiap waktu ada aja yang dipinjamkan sama Temon dan Abdel, udah gitu jumlahnya pun nggak sedikit. Ada sedikit kecurigaan yang mengarah bahwa sosok Mukhlis ini sebenarnya nggak cuma hansip. Banyak yang berspekulasi bahwa dirinya adalah intel, dan sebenarnya yang punya komplek itu adalah dia sendiri.

Advertisement

3. Kenapa sabar banget menghadapi teman kayak Abdel dan Temon?

Muklis selalu bernasib sial / Credit: Twitter

Dalam kehidupan nyata, punya teman kayak Abdel dan Temon ini sepertinya bakal menguji emosi setiap saat. Kerja ogah-ogahan, giliran ngutang seenak jidat, pas ditagih ada-ada aja alasannya. Jawaban dari pertanyaan ini mengarah pada akal-akalan Muklis yang nggak kalah licik. Dirinya selalu menunggu saat yang tepat untuk balik ngutangin Abdel dan Temon, meski seringkali rencana itu udah gagal duluan sebelum dicoba. Selain itu, ketika dirinya dikerjain sama Abdel dan Temon, Muklis masih bisa membalaskan hal itu pada Udin yang nggak kalah ruwet. Hidup mereka ini complicated banget kayaknya.

4. Kenapa Muklis selalu punya firasat kuat saat orang lain mau ngutang sama dirinya?

Muklis punya firasat yang kuat / Credit: YouTube

Muklis mungkin memang terlihat pasrah-pasrah aja sama teman-temannya, tapi dirinya punya satu kelebihan. Sosok hansip legendaris ini selalu punya firasat kuat kalau ada orang yang mau ngutang sama dia. Hal itu tentu mengundang rasa penasaran banyak orang. Rupanya, setelah diteliti lebih lanjut ada dugaan bahwa orang yang kerap dihutangi itu bakalan lebih peka sama kelakuan orang lain. Buktinya, Temon baru mau niat nyamperin tapi dia udah langsung kabur duluan. Nah, kalau kamu pengin punya firasat yang kuat, jadilah seperti Muklis!

5. Kalau dia nggak banyak dihutangin, kira-kira sekarang gimana nasibnya?

Advertisement

Semakin makmur / Credit: Twitter widnugg

Saking kasihannya orang-orang dengan Muklis, pertanyaan ini pun akhirnya muncul. Setiap hari dihutangin aja dia masih bisa haha-hihi, apalagi kalau nggak ada yang ngutang. Hal itu terbukti dalam debutnya pada acara TV lainnya. Jika biasanya ia tampi sebagai hansip, setelah itu dia lebih sering menjadi seorang polisi. Bukti bahwa kalau nggak punya temen resek yang hobi ngutang itu bikin kita jadi lebih makmur.

Setidaknya lima dari sekian banyak pertanyaan tentang Muklis sudah sedikit terjawab. Meski memang sudah tak ditayangkan lagi di televisi, beberapa episodenya masih bisa kita nikmati di kanal YouTube. Sambil sesekali nostalgia acara TV jadul, boleh tuh nonton kekonyolan sitkom ini lagi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE