Dr. Bernard Mahfoudz, Sosok yang Layak Jadi Menteri Kesehatan di Banyak Negara. Dunia Harus Tahu!

Pandemi ini yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini tentunya mengajarkan kita tentang banyak hal. Mulai dari rasa kehilangan dan juga membuka kenyataan bahwa orang-orang yang duduk di kursi nyaman di atas sana terkadang kurang memikirkan nasib rakyatnya. Tenang, ini bukan ngomongin pemerintah Indonesia lo—apalagi para menterinya—melainkan lebih ke banyak negara di seluruh pelosok dunia. Tentu ini jadi pukulan keras bagi setiap pemerintahan yang ada, terlebih yang ngurusin bidang kesehatan.

Advertisement

Kamu masih ingat dengan sosok dokter bernama Bernard Mahfoudz yang pernah viral beberapa saat lalu? Rupanya, sosok tersebut digadang-gadang menjadi orang yang pantas dan layak menduduki jabatan sebagai menteri kesehatan di banyak negara. Alasannya tentu saja karena dia dokter senior dan peduli terhadap sesama manusia. Tapi, sosok dr. Bernard Mahfoudz ini nggak banyak dibahas di berbagai pemberitaan karena katanya sih orangnya low profile banget. Padahal ada beberapa alasan penting kenapa dia dinilai layak jadi menteri kesehatan lo!

1. Sudah terbukti multitalenta banget, selain jadi dokter, dia bisa jadi apa pun. Cocok saat dibutuhkan suatu saat dunia mengalami pandemi lagi seperti saat ini

Sosok dr. Bernard Mahfoudz / Credit: steamcommunity

Nama Bernard Mahfoudz mungkin sudah nggak asing lagi bagi sebagian orang, terlebih kaum laki-laki. Sosok yang satu ini memang dikenal akan kemampuannya dalam berbagai lini kehidupan. Katakanlah hari ini dia bisa jadi dokter spesialis jantung, minggu depannya bisa spesialis pernapasan, bulan depannya bisa jadi tentara, dan kadang juga nggak jarang dia kedapatan tengah menjadi seorang polisi. Sungguh laki-laki yang cekatan dan multitalenta banget.

Orang-orang seperti dr. Bernard Mahfoudz inilah yang dinilai layak untuk menjabat sebagai menteri kesehatan di banyak negara, terlebih negara berkembang. Dia memiliki kemampuan yang dapat diandalkan banyak orang dan tentunya nggak suka blunder, apalagi sering bikin pernyataan yang membuat profesi dokter jadi sakit hati. Kita semua tahulah, saat ini dokter adalah garda terdepan dalam menghadapi pandemi, kan.

Advertisement

2. Lama nggak ada kabarnya, mungkin sekarang lagi nganggur. Itung-itung ngasih lapangan pekerjaan buat dr. Bernard Mahfoudz~

Dilema antara dokter dan militer / Credit: YouTube

Meski punya kemampuan dalam berbagai aspek yang nggak diragukan lagi, namun memang ada satu pertanyaan yang mengganjal. Saat ini sudah sekian waktu lamanya kabar sosok legendaris yang satu ini nggak ada kabarnya. Jelas saja ini menjadi kabar yang nggak mengenakkan bagi teman sejawatnya. Berbagai kerisauan pun muncul dari benak banyak orang, apakah dr. Bernard saat ini nganggur atau gimana? Bayangin aja deh, orang sekarang banyak pemerintahan di berbagai negara yang lebih percaya militer untuk menangani pandemi dibandingkan dengan dokter kok. Pantes aja kalau dokter Bernard ada kemungkinan nganggur.

Tapi, kalau ternyata saat ini beliau memang sedang dirumahkan, itung-itung ngasih lapangan pekerjaan untuknya. Paling nggak sih biar dokter dapat posisi lagi di garda terdepan dalam menangani pandemi. Lagian sih, apa-apa kok dipegang sama militer~

3. Bernard Mahfoudz adalah seorang lulusan universitas asal Amerika, intelegensinya nggak diragukan lagi!

Lulusan universitas terkenal. via www.change.org

Advertisement

Alasan selanjutnya kenapa dokter yang satu layak untuk menjabat sebagai menteri kesehatan di banyak negara adalah track record-nya yang begitu cemerlang. Bernard Mahfoudz adalah seorang lulusan dari salah satu universitas terkenal di Amerika. Sejak lulus dari pendidikan dokternya tersebut, dia lantas mengikuti program bela negara dan wajib militer. Wajar sih kalau dia mendapat kepercayaan di hati banyak orang.

Coba deh, itu negara-negara yang menteri kesehatannya nggak beres selama pandemi ini, mending disuruh ganti sama dr. Bernard Mahfoudz aja. Daripada gegabah dan mengorbankan banyak orang, terlebih malah tenaga kesehatannya sendiri, beliau ini udah ikhlas lahir batin turut serta menangani pandemi di garis terdepan kok. Support selalu, Dokter!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE