Masjid Ini Sholat Tarawihnya Secepat Kilat: 23 Rakaat Dalam 7 Menit. Minat Gak?

Selain berpuasa, di bulan Ramadhan umat muslim juga melakukan ibadah sholat tarawih di malam hari. Sholat sunah ini biasanya dilakukan di masjid secara berjamaah. Ada masjid yang melakukan sholat tarawih sebanyak delapan rakaat ditambah witir tiga rakaat, ada masjid yang melakukan sholat tarawih sebanyak dua puluh rakaan ditambah witir tiga rakaat. Secara perhitungan, masjid yang sholat tarawihnya sebelas rakaat tentu lebih cepat selesai dibanding yang dua puluh tiga rakat. Namun, tidak demikian kalau kamu tarawih di Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Blitar. Di masjid ini, kamu bisa merasakan sensasi sholat tarawih (plus witir) 23 rakaat dalam waktu kurang dari 10 menit. Mau tahu seperti apa sholatnya?

Terawih kilat itu direkam video dan diunggah ke internet. Dua rakaat bisa diselesaikan dalam waktu 37 detik!

Kalau kecepatan sholat di atas dibulatkan jadi 20 detik/rakaat, berarti 23 rakaat sholat bisa selesai dalam waktu 7 menitan.

Dalam video tersebut, bisa dilihat banyak juga yang jamaah yang datang untuk melaksanakan sholat tarawih di masjid ini. Menurut keterangan Bapak Suprapto, akun yang mengunggah video tersebut, banyak anak muda yang tertarik mengikuti tarawih di masjid ini.

Advertisement

“Durasi yang singkat ini menarik perhatian anak muda di sekitar pesantren untuk mengikuti shalat sunah pada malam puasa itu. Jumlah jamaahnya sangat fantastis, lebih dari 5000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya,” ujar akun Bapak Suprapto.

Terlihat dalam video tersebut, sebagian besar yang sholat di masjid tersebut adalah muda-mudi. Konon, mereka berasal dari luar kota Blitar. Ada yang dari Kediri dan Tulungagung. Mereka tertarik untuk merasakan secara langsung sholat terawih di masjid ini.

Pelaksanaan tarawih ‘kilat’ itu sudah berlangsung bertahun-tahun di pesantren tersebut.

Tarawih di mana ya malam ini?

Tarawih di mana ya malam ini? via memecrunch.com

Dalam keterangan video itu juga dituliskan, kalau pelaksanaan shalat tarawih di masjid tersebut telah berlangsung dari generasi ke generasi secara turun-temurun. Pesantren tersebut telah didirikan oleh KH Abdul Ghofur sekitar 160 tahun yang lalu dan sejak itu pula mereka melaksanakan sholat tarawih super kilat tersebut. Salah seorang pengasuh pesantren menyatakan bahwa dirinya hanya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh para sesepuh dan tidak berani mengubahnya.

Advertisement

“Saya ini hanya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh para sesepuh. Kami tidak berani mengubahnya,” kata KH Diya’uddin Az-Zamzami.

Sholat secepat itu bisa dilakukan karena sang imam tarawih hanya membaca doa yang wajib-wajib saja.

Suka yang lama apa yang cepat?

Suka yang lama apa yang cepat? (Ilustrasi tarawih) via www.olarv.com

Kalau diperhatikan, sholat tarawih dalam masjid itu hanya menggunakan doa yang wajib-wajib, seperti niat, takbirotul ihram, bacaan Fatihah disambung surat pendek, dan ditutup salam. Meski demikian, gerakan sholat tetap dilakukan lengkap.

“Doa ruku’, kita singkat cukup ‘Subhanallah. Lainnya hanya Allah-Allah saja.Tahiyat akhir juga hanya sampai bacaan shalawat untuk nabi Muhammad kemudian salam,” tandas Gus Diya’ yang juga salah seorang Mursyid Thoriqoh Naqshobandiyah Kholidiyah, ditulis dalam keterangan video tersebut.

Mungkin, kebanyakan dari kamu bakal mikir:

Advertisement

“Sholatnya sah nggak tuh?”

“Ajaran apaan tuh?”

“Enggak khusyuk sholatnya!”

Tapi, jujur aja deh, tiap tarawih kamu pasti sering kepikiran, moga-moga bacaan suratnya yang pendek-pendek, khotbahnya nggak panjang-panjang!

Pendapat kamu sendiori gimana?

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

73 Comments

  1. Nanda Apriadi berkata:

    Tidak disaran kn yg punya gejala osteoporosis, asam urat, dan nyeri sendi…

  2. Shifa MA berkata:

    wallahualam, tapi sebaiknya cari masjid yg normal aja. Ga terlalu cepet, tapi ga terlalu lama juga. Terlalu cepet, bacaannya yg tau kan imam doang, makmumnya gimana?
    Kalo terlalu lama, takutnya malah ketiduran pas lg solat. Atau terlalu malam pulang ke rumah jg kan bahaya

  3. Siti Nurhayati berkata:

    kasian yg punya encok ih

  4. juga ga baik buat yg darah rendah, habis shalat langsung pingsan

  5. Ragil Prasetyo berkata:

    bar traweh… boyok langsung kumat..

  6. Hendra berkata:

    jadi begitu yah! lebih mngedepankan apa yg dibawa/dilakukan oleh tetua daripada mngikuti dan melaksanakan apa yg tlah di tuntunkan oleh Rasulullaah….

  7. Indra Prastiawan berkata:

    mana tuma’ninah nya??

  8. Kenapa gambar mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh yg jadi contoh nya ??
    Tolong info yg jelas. Jangan asal posting aja tulisan dan gambar nya

  9. postingannya kurang jelas nih, msjid yg shalat tarawih nya super kilat itu kan ada di Pesantren Mambaul hikam mantenan, Undawu, Blitar. masa ada gambar masjid Raya Baiturrahman nya di Aceh. apa hubungannya? sengaja ya? ga logis!!

CLOSE