Tetangga Hobi Maksa Minta Tanaman Hias Kesayangan? Sikapi dengan 5 Cara Berikut!

Tetangga minta tanaman

Tanaman hias pastinya selalu memiliki tempat tersendiri bagi penggemarnya, bahkan di masa pandemi ini pamor tanaman hias juga semakin naik. Nggak heran jika sekarang banyak orang yang rela merogoh kocek demi hobi yang satu ini.

Advertisement

Dalam menjalankan hobi ini, ada yang rela modal tapi ada juga yang nggak rela, suka gratisan istilahnya. Kalau sekali dua kali masih nggak masalah, tapi kalau keterusan itu yang repot. Parahnya, skenario seperti ini kadang terjadi di kehidupan bertetangga, yang biasanya paling tahu saat kita memajang tanaman baru.

Nah, untuk menyikapi hal demikian setidaknya ada lima cara yang bisa diterapkan. Memang harus tegas sesekali, agar tahu diri.

1. Bilang aja tanamannya dijual, kalau kurang mantep bisa kasih tulisan “jual tanaman” di depan rumah. Barangkali ada yang menawar dengan harga yang sesuai

Ilustrasi tanaman di depan rumah / Credit: Pexels Daan Wijngaard

Kalau tetangga kamu sudah keenakan meminta, biasanya mereka akan keterusan. Untuk menghalau kejadian serupa, kamu bisa membuka bisnis tanaman sekalian. Kamu juga bisa menegaskan kalau anakan dari tanaman kamu juga akan dijual, maka nggak ada celah lagi untuk meminta. Masalahnya, orang-orang kayak gitu kalau nggak dikasih alasan yang masuk akal sekalian nggak akan berhenti minta-minta tanaman hias. Pada nggak tahu apa gimana sih, tanaman hias harganya mahal-mahal 🙁

Advertisement

Niatnya sih untuk menghalau tetangga, tapi rezeki nggak ada yang tau. Betul nggak SoHip?

2. Kalau masih nggak enakan, coba tempelkan harga tanaman di potnya. Kalau tetangganya peka pasti sadar kalau kamu juga beli menggunakan uang

Tempelin harga sekalian / Credit: Pexels Uriel Mont

Kamu bisa menuliskan nominal yang kamu keluarkan saat membeli tanaman itu. Bisa juga tuliskan harga lebih tingga agar tetangga semakin sungkan. Kalau tetangga malah nyinyirin kamu karena beli kemahalan, maka kamu cukup pura-pura bodoh saja. Tetangga yang masih punya hati pasti nggak bakal minta sama seseorang yang beli sesuatu juga harus butuh perjuangan. Sesekali perlu dipertegas sih yang beginian~

3. Kamu juga bisa ajak dia ngopi santuy sambil melihat live sale lelang tanaman hias, biar dia tahu harganya dan nggak asal minta saja

Ajakin lihat live sale / Credit: Pexels Uriel Mont

Coba strategi yang berbeda, kamu bisa ajak tetangga kesayanga untuk live sale tanaman hias. Lelang ini bisa diadakan secara daring maupun luring. Kamu bisa tunjukan pada tetangga bahwa bahwa banyak orang yang rela merogoh kocek demi sebuah tanaman hias. Harapannya sih biar dia sungkan karena hanya minta terus. Tapi, kalau pakai cara kayak gini aja tetap masih nggak mempan berarti tetanggamu memang resek maksimal :’)

Advertisement

4. Kalau masih belum mempan, bilang saja kalau tanaman incerannya tetangga kamu sudah dibayar. Kamu juga menawarkan bantuan untuk memesan dengan harga yang sesuai

Sudah dipesan orang lain / Credit: Pexels Amina Filkins

Bilang pada tetangga kalau tanaman hias yang dia minta sudah dibeli orang lain. Kamu bisa menawarkan bantuan untuk memesankan tanaman yang sama atau merekomendasikan tempat membelinya. Kalau tetangga kamu memang mau minta saja, pastinya ia akan mundur teratur. Ini bisa menjadi salah satu cara yang efektif.

5. Kejujuran adalah kunci, coba jelaskan pada tetangga kalau hobi ini membutuhkan uang dan tenaga. Tegaskan kalau kamu nggak mau dimintai

Ngobrol dulu / Credit: Pexels Gary Barnes

Coba ajak ngobrol tetangga dan jelaskan kalau koleksi tanaman hias ini merupakan hobi kamu yang didanai oleh uang juga. Tegaskan padanya kalau kamu memang tidak bersedia untuk dimintai. Ini alternatif yang bisa dilakukan kalau tetanggamu sudah tidak bisa dikode-kode. Coba sesekali tegas agar ia mengerti.

Namanya juga hidup bertetangga, pasti ada lika-likunya. Sesekali bertindak tegas nggak ada salahnya kok SoHip biar tetangga jadi paham. Intinya, semua itu agar dia juga mengerti seberapa cintanya kita terhadap tanaman kita.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE