Sutradara Ungkap Bocoran Cerita The Batman 2, Tetap Fokus Pada Pergulatan Emosi Bruce Wayne

Keseruan jalan cerita sebuah film seringkali nggak berhenti hanya dalam satu judul saja. Banyak ide kreatif lanjutan yang seringkali membuat sutradara atau penulis naskah mengembangkan film mereka menjadi beberapa judul. Seperti yang juga dialami oleh Matt Reeves, sutradara film The Batman.

Advertisement

Saat ini dia diketahui tengah menggarap sekuel dari film tersebut, The Batman 2. Sejak resmi diumumkan akan memulai produksi film ini pada pertengahan 2022 lalu, baru-baru ini Reeves membocorkan sedikit gambaran cerita dalam film terbarunya itu. Seperti apa? Yuk, simak ulasan Hipwee kali ini!

Sutradara bocorkan kalau cerita The Batman 2 masih akan fokus dengan pergolakan emosi Bruce Wayne, tapi villain-nya makin banyak!

The Batman

The Batman | Credit: YouTube Warner Bros. Pictures

Kisah Batman si pemburu kriminal Kota Gotham ini terakhir kali kita saksikan pada tahun 2022 lalu dalam film The Batman. Aktor Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne alias Batman dalam film itu harus berjuang menangkap Riddler (Paul Dano) demi mengusut tuntas setiap kasus kematian orang-orang penting di Gotham.

Melansir dari Collider, keseluruhan film tersebut pada dasarnya merupakan kompetisi intelektual antara Batman dan Riddler. Soalnya, diceritakam nggak gampang untuk menangkap sosok Riddler. Perjuangan dan pergulatan emosi intens yang dirasakan Bruce Wayne itu akan berlanjut pada The Batman 2, menurut pernyataan terbaru sang sutradara.

Advertisement

Matt Reeves berencana akan tetap mempertahankan ciri khas pergulatan emosi intens dari Bruce Wayne sebagai fokus dari alur cerita film versinya, berbeda dari karakter Batman garapan sutradara Christoper Nolan. Dalam The Batman 2 nanti, Reeves akan menonjolkan Bruce Wayne sebagai pusat filmnya.

“Bagiku, hal yang aku sangat rasakan adalah aku percaya jika Rob (Robert Pattinson) adalah sosok yang spesial dalam perannya. Tujuanku selalu menghadirkan cerita sudut pandang yang membuat sang karakter (utama) menjadi pusat emosi dari ceritanya,” kata Reeves (13/1), dilansir dari Collider.

Advertisement

Sekilas, mungkin pernyataan Reeves tersebut terkesan nggak ada istimewanya. Apalagi dalam banyak film, karakter tokoh utama sudah pasti menjadi tokoh sentral di sepanjang film sehingga seperti apapun pengemasannya, tokoh utama akan selalu menonjol. Namun, Reeves punya alasan khusus kenapa mempertahankan style filmnya tersebut. Menurutnya, tokoh utama dalam film superhero seringkali luntur pesonanya karena kehadiran tokoh atau musuh lain yang duel dengannya. Maka dari itu, penting bagi Reeves sebagai sutradara untuk tetap mempertahankan dominasi Bruce Wayne dalam film ini mengingat sang sutradara berniat menambah villain (musuh) baru dalam The Batman 2.

“Karena sering kali yang terjadi adalah setelah kau melakukan yang pertama, maka tiba-tiba akan ada karakter jahat lainnya muncul, dan mereka seolah mengambil alih dan kemudian Batman secara emosional atau karakter mulai kurang terasa penting,” sambungnya.

Dalam film pertama, Batman dikisahkan berhadapan dengan beberapa musuh seperti Penguin, Falcone, dan tentu saja The Riddler. Bahkan dilansir dari Greenscene, dalam deleted scene film tersebut, penonton bisa melihat gimana Batman bertemu dengan Joker di Arkham Assylum. Kira-kira, siapa villain terbaru yang akan berhadapan dengan Batman di film terbarunya nanti, ya?

Film The Batman 2 jadi film pertama yang nggak terusik penayangannya usai heboh soal perubahan besar-besaran di DC Warner Bros

The Batman

The Batman | Credit: YouTube Warner Bros. Pictures

Rumah produksi Warner Bros dalam beberapa bulan terakhir memang jadi sorotan lantaran mengubah arah bisnis perusahaannya sehingga menyebabkan beberapa film batal diproduksi dan tayang. Sebut saja Wonder Woman 3 yang batal diproduksi dan Batgirl yang batal tayang padahal sudah merampungkan proses syuting.

Berbeda dengan dua film di atas, The Batman 2 mendapatkan nasib baik. Sutradara Matt Reeves juga disebut sebagai sutradara film pertama yang mencapai kesepakatan baru terkait produksi film di bawah kepemimpinan baru bos Warner Bros.

“Menjadikan studio legendaris ini sebagai rumah saya adalah sebuah mimpi. Saya senang bisa bekerja dengan Mike, Pam (bos baru Warner Bros) dan Channing dan tim kami untuk membawa cerita menawan yang benar-benar saya sukai ke layar besar dan kecil,” kata Reeves (24/8/2022), seperti yang dilansir Kompas.com dari Comicbook.

Hal ini menjawab kekhawatiran penggemar yang risau usai Warner Bros mengumumkan perubahan besar-besaran dalam bisnis rumah produksinya. Pasalnya, sebelum berita itu mencuat, Reeves sudah lebih dulu mengumumkan kalau The Batman 2 sedang dalam proses produksi pada pertengahan tahun 2022 lalu. Para penggemar khawatir film baru Reeves tersebut bakal bernasib sama dengan deretan film Warner Bros yang dibatalkan. Namun, pada akhirnya The Batman 2 masih terus melanjutkan proses produksinya dan rencananya akan tayang pada akhir 2024 bila nggak ada kendala.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Writing...

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

CLOSE