Sebagai figur publik, tentu ada tanggung jawab yang lebih besar untuk dipikul. Misalnya sikap atau perilaku yang harus dijaga karena dijadikan pedoman bagi sebagian orang. Para figur publik ini harus bisa tampil baik dalam segala kondisi, terutama di depan publik. Mereka harus paham mana yang pantas untuk diperlihatkan ke publik, mana yang nggak. Ini menurut sebagian masyarakat.

Oleh karena itulah, ketika ada hal-hal yang dianggap privasi lalu diunggah di media sosial, warganet akan langsung merespons dengan komentar-komentar bernada kritikan atau protes. Seperti yang terjadi pada postingan Glenn Alinskie satu ini.

Melalui akun Instagram-nya, Glenn Alinskie mengunggah fotonya ciuman bersama sang istri, Chelsea Olivia

postingan Glenn ciuman via www.instagram.com

Advertisement

 Remembered our 1st kiss.. it produced beautiful fireworks in my heart and butterflies in my stomach. Now, everytime we kissed, your lips set my heart on Fire and unleashes a Dragon within! .
.
.
Kissing is a sign of love. Lets spread the love. Not hate. .

Beberapa waktu lalu, Glenn Alinskie mengunggah fotonya bersama sang istri, Chelsea Olivia. Keduanya terlihat mesra sambil ciuman. Sebagai pasangan yang sudah halal, tentu sebenarnya sah-sah aja. Karena mereka sudah ada ikatan resmi. Namun bagi warganet, kemesraan seperti ini nggak patut diumbar ke publik. Meskipun fotonya terlihat gelap dan ciumannya nggak terlalu kelihatan, tapi hal tersebut kini nggak bisa diterima oleh sebagian warganet.

Namun ternyata, kemesraan tersebut diprotes oleh warganet. Bahkan ada yang bilang pasangan ini figur publik yang nggak patut dicontoh

diprotes warganet via www.instagram.com

Foto ini sontak menjadi sorotan warganet. Sebagian komentar berisi kritikan tentang unggahan Glenn kali ini. Ayah dari Nastusha tersebut dianggap nggak pantas atau nggak patut untuk mengunggah kemesraan seperti ini, meski mereka udah menikah. Pasangan ini dianggap pamer kemesraan dengan mengunggah foto intim seperti itu. Apalagi keduanya merupakan figur publik yang diharapkan memberikan contoh yang baik. Foto ciuman sudah termasuk nggak etis untuk diunggah di media sosial, menurut warganet. Komentar-komentar berisi kritikan pun bahkan menjadi top comment di postingan satu ini.

Advertisement

@sondang******* : Sorry ya @glennalinskie kalian itu pasangan muda jangan terlalu gembar gembor kemesraan, tak ada yg tahu tahun2 ke depan bila ada terjadi yg tak baik diluar dugaan kalian tapi Tuhan beri pergumulan cobaan. Foto ini sangat tak sepantasnya di posting foto intim seperti ini. Banyak hal mesra lainnya yang lebih etis di post di IG. Kalian itu public figur dan juga hamba Tuhan Yesus, berilah contoh positif untuk tiap foto postingan kemesraan suami istri yang layak dilihat di depan umum. GBU

me.hamdan: Sorry bro @glennalinskie Mesra tpt nya bukan di sini tp di kamar jaman sekarang byk anak” udah main sosmed secara g langsung lo ngajarin g bener

Mungkin banyak yang melatarbelakangi komentar-komentar seperti ini. Pasalnya, sebelum ini, foto-foto mereka ciuman malah dibilang so sweet oleh warganet

sebelum-sebelumnya nggak masalah via www.instagram.com

Komentar-komentar berisi kritikan ini semakin banyak akhir-akhir ini. Jika melihat beberapa unggahan Glenn sebelumnya, mereka bukan kali ini saja mengunggah foto mesra ciuman. Sebelumnya, misal ketika Glenn ulang tahun, atau saat pernikahan mereka, warganet justru menganggap ciuman ini so sweet bahkan membuat mereka iri. Namun kini, tanggapan warganet justru berbeda. Entah karena kini status keduanya yang sudah menjadi orang tua, atau karena hal lain, foto Glenn-Chelsea diprotes. Padahal, jika permasalahannya adalah ketakutan ditiru oleh anak-anak mereka, warganet justru punya kuasa menghindarkan anak-anak dari postingan seperti ini. Salah satunya dengan mengawasi penggunaan media sosial mereka.

Masing-masing tentu punya pemahaman masing-masing. Ada yang menganggap hal ini sah-sah saja selama pasangan tersebut sudah menikah alias halal. Namun di sisi lain ada yang merasa kalau hal ini cukup disimpan dalam ranah privasi saja. Karena adanya ketakutan-ketakutan seperti ditiru oleh anak-anak atau ABG. Semuanya tergantung pada kita sih. Kalau merasa ini nggak pantas, jangan sampai hal ini diakses oleh anak-anak atau adik kita. Itulah pentingnya pengawasan bagi anak di bawah umur dalam menggunakan media sosial~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya