Setelah melewati perjuangan yang panjang, akhirnya kamu membuat langkah besar dalam hidupmu. Di usia yang terbilang masih sangat muda, kamu telah mengemban tanggung jawab besar untuk masyarakat dan negara. Kadang, kamu harus banyak berkorban dari waktu hingga keselamatan dirimu demi menjaga keamanan.

Untuk menjadi seorang abdi negara, tidak lah mudah. Perjalanan panjang telah kamu tempuh. Suka duka ini hanya bisa dirasakan oleh kamu para polisi muda.

1. Menjadi polisi telah menjadi cita-citamu sejak kecil. Untuk menggapainya, kamu tahu tidak mudah. Kamu pun telah mempersiapkannya secara matang.

Dari kecil memang cita-cita jadi polisi

Dari kecil memang cita-cita jadi polisi via forum.detik.com

Advertisement

Setiap ditanya, kalau besar mau jadi apa, kamu selalu menjawab dengan pasti,

“Polisi!”

Kamu sangat suka melihat polisi yang bertugas menjaga keamanan dengan seragamnya yang membuatnya tampak gagah. Kamu sering “memberi hormat” ketika pamit pada ayah ibumu setelah bersalaman. Yang dibalas pula dengan hormat, karena mereka tahu tentang keinginanmu menjadi polisi.

Advertisement

Masuk sekolah kepolisian tidaklah mudah, kamu sangat tahu itu. Selain intelektual, kamu juga perlu mempersiapkan fisik dan mental. Sejak duduk di bangku SMA, kamu telah mempersiapkan dirimu dengan sebaik mungkin. Saat teman-teman lain menikmati hari Minggu dengan bermalas-malasan dan bangun siang, kamu memacu dirimu untuk berlari atau berenang. Ketika teman-temanmu mengisi masa remaja untuk mencoba-coba hal yang baru, kamu menjaga dirimu agar tidak terpengaruh yang macam-macam. Pokoknya badanmu harus tetap ‘steril’ saat ujian kepolisian.

2. Setelah lulus SMA, kamu pun mendaftarkan diri di sekolah kepolisian yang persaingannya ketat dan tesnya sangat buanyak!

Tesnya banyak

Tesnya banyak via www.info-bagus.com

Untuk daftar saja kamu harus mengantri panjang. Setelahnya, kamu harus menjalani serangkaian tes. Mulai tes tulis, psikotes, tes kesehatan, dan lain-lain. Meski telah mempersiapkan cukup lama, kamu masih merasa bahwa rangkaian tes tersebut begitu sulit. Setelah melewati rangkaian tes yang panjang, kamu pun menunggu. Pikiranmu sempat dibuat galau, bagaimana kalau tidak diterima. Mencoba tahun depan, atau lebih baik lanjut kuliah saja?

3. Hari pengumuman: Kamu dinyatakan diterima sebagai siswa kepolisian. Tapi perjuanganmu belum usai, justru ini baru dimulai.

Harus menjalani pendidikan dulu

Harus menjalani pendidikan dulu via estipuspita.blogspot.com

Setelah dinyatakan lulus sebagai siswa kepolisian perasaanmu pun lega. Tapi, itu bukan berarti kamu bisa bersantai-santai. Kamu baru saja memasuki langkah baru dalam hidupmu. Untuk selanjutnya, hidupmu diisi dengan kehidupan asrama kepolisian dengan segala aktivitasnya yang padat. Jauh dari rumah dan yang pasti rindu keluarga dan teman-teman. Namun, kamu menemukan keluarga dan teman-teman barumu.

Kadang kamu merasa iri dengan teman-teman sekolahmu dulu yang bisa bebas bermain di luar sana. Sementara kamu, untuk keluar dari asrama saja ada waktunya sendiri dan tetap harus menggunakan seragam. Tapi, inilah pilihan hidup yang telah kamu ambil.

4. Tak bisa berleha-leha, tugas berat telah menantimu. Bertugas kapan pun dan di mana pun akan kamu jalani dengan senyum, sapa, dan salam.

Tetap senyum dong...

Tetap senyum dong… via www.teropongbisnis.com

Pendidikan kepolisian telah kamu selesaikan. Kamu resmi sebagai anggota kepolisian seperti yang telah kamu cita-citakan. Perasaan bangga tentu kamu rasakan dan pastinya juga kedua orang tuamu yang selalu mendukungmu. Ucapan selamat juga berdatangan dari teman-temanmu. Namun, kamu tak bisa berlama-lama terlena dengan berbagai pujian karena tugas sesungguhnya telah menantimu. Kini kamu adalah seorang abdi negara yang harus selalu siap bertugas menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Kadang kamu harus berjaga di malam hari, saat yang lain telah terlelap. Kadang kamu harus bertugas di luar kota yang jauh dari keluargamu. Kadang kamu pun harus berada di kondisi konflik yang mungkin akan membahayakan dirimu. Tapi, kamu tak pernah mengeluh. Berbagai tugas negara itu pun sering kali membuatmu absen dalam kegiatan kumpul-kumpul keluarga atau berlibur bersama teman-teman. Kamu pun tak bisa selalu ada untuk kekasihmu, tapi kamu tahu dia selalu menunggu kedatanganmu.

5. Saat hari raya idul fitri pun kamu tetap harus siap sedia bertugas agar lebaran kami, warga sipil, tetap aman.

Siap untuk operasi ketupat

Siap untuk operasi ketupat via life.viva.co.id

Apalagi pada saat masa lebaran seperti ini. Tak seperti teman-teman lain yang bisa pulang dan berkumpul bersama keluarga, kamu masih harus bertugas untuk melakukan operasi ketupat. Ada yang bertugas mengatur lalu lintas, ada pula yang bertugas untuk menjaga tempat ibadah. Semua itu kamu lakukan agar kami dapat berlebaran dengan tenang dan tetap aman.

6. Jalanan yang macet karena banyak orang mudik, pengamanan ekstra di setiap tempat ibadah, kamu pun perlu mengeluarkan energi ekstra saat masa lebaran.

Kelelahan saat mengatur lalu lintas mudik

Kelelahan saat mengatur lalu lintas mudik via fncounter.com

Bukan jadi hal yang baru kalau lebaran jalanan selalu penuh dengan orang yang ingin mudik atau mengunjungi kerabat. Kamu yang kebetulan bertugas untuk mengatur lalu lintas pun harus mengeluarkan energi ekstra saat masa lebaran. Begitu pula dengan kamu yang bertugas mengamankan masjid. Kamu harus siap sedia mengamankan agar mereka yang sedang beribadah tidak boleh sampai terganggu.

7. Tentu saja ada perasaan rindu berkumpul bersama keluarga saat lebaran.

Pastinya kangen lah kumpul-kumpul keluarga

Pastinya kangen lah kumpul-kumpul keluarga via sangnyomansuwisma.wordpress.com

Momen lebaran tentunya banyak digunakan oleh sebagian besar orang untuk kumpul bersama keluarga. Tapi, tidak demikian denganmu yang sedang bertugas saat lebaran. Pastinya, ada perasaan rindu untuk bisa kumpul bersama keluarga saat lebaran. Yang bisa kamu lakukan hanyalah menelpon mereka di sela-sela tugas.

“Rasanya ya sedih, dulu sebelum tugas jadi polisi bisa kumpul keluarga dari jauh-jauh. Bisa sungkem sama orang tua pas Hari H. Tapi, tetep harus dijalani karena resiko dari sebuah pekerjaan dan tanggung jawab yang diemban,” ujar Bripda Dedy, anggota Lantas Polda Jatim, yang setiap lebaran harus bertugas mengatur lalu lintas

8. Di usia yang sangat muda, kamu telah mengambil keputusan besar untuk menjadi seorang polisi yang menjadi sahabat masyarakat.

Memilih untuk menjadi abdi negara

Memilih untuk menjadi abdi negara via www.pinterest.com

Seberat apa pun tugasmu, kamu tetap berusaha melayani masyarakat dengan senyum, sapa, salam. Di usiamu yang masih muda, kamu telah memutuskan untuk mengambil tanggung jawab yang besar. Kamu memutuskan untuk menjadi polisi yang akan selalu melayani dan menjadi sahabat masyarakat.

“Terimakasih, Mas dan Mbak Polisi, karena kalian lebaran kami tetap aman!”

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya