Viral Konten Makan Garam 4 Bungkus Tanpa Minum, Stop Membahayakan Diri Cuma demi Atensi Gini, ya!

Viral konten membahayakan

Orang Indonesia memang nggak perlu diragukan lagi tingkat kreativitasannya dalam membuat berbagai macam jenis konten di media sosial. Mulai dari konten lucu-lucuan, serius, hingga yang sifatnya edukasi. Bahkan, nggak jarang pula konten-konten yang dibuat warganet Indonesia ini viral sampai ke luar negeri. Tapi kamu sadar nggak sih kalau semakin ke sini kayaknya sebagian ‘content creator’ Indonesia ini sering banget bikin konten nggak berfaedah yang membahayakan diri sendiri?

Advertisement

Salah satunya yang baru aja terjadi dan viral di berbagai macam media sosial belakangan ini adalah konten makan empat bungkus garam tanpa minum sedikitpun. Iya, kamu nggak salah baca, ada orang makan sampai empat bungkus garam tanpa minum! Membayangkan makan garam sejumput aja udah nggak kuat, apalagi ini sampai segitu banyak. Orang-orang sekarang pada kenapa sih ya!?

Demi uang 30 juta rela makan 4 bungkus garam tanpa minum, padahal kalau celaka itu uang juga nggak cukup buat biaya berobat

Dalam video singkat yang beredar tersebut, nampak warganet itu rela memakan empat bungkus garam tanpa minum demi uang sebanyak 30 juta rupiah. Kalau dipikir-pikir sih memang nggak sedikit juga nominal uang segitu, apalagi syaratnya cuma butuh waktu yang sebentar. Tapi, kalau dicerna pakai akal sehat ya konyol juga sih. Memangnya nggak mikir apa gimana ya, itu nanti dapat uang segitu, tapi biaya berobatnya lebih banyak karena bisa celaka. Hadeeeh!

Advertisement

Nggak dimungkiri sih kalau video aneh-aneh dan terlihat menantang kayak gini biasanya memang cepet banget naik dan jadi perhatian warganet lainnya. Tapi kalau kamu cari perhatian dengan cara kayak gini ya nggak bisa dibenarkan juga lo. Lha wong kadar garam dalam tubuh itu ada batasannya kok, ini masih ditambahin dengan cara yang nggak lazim. Kebayang nggak sih kalau kita habis bikin konten semacam itu bisa mengalami kerusakan permanen pada otak karena bentuknya jadi menciut? Itu belum seberapa, dengan melakukan konten serupa kita juga bisa mengalami hal yang paling parah yaitu kematian.

Ini masih mending kalau dilakukan sendiri. Coba kalau lama-lama konten ini jadi challenge buat warganet lainnya, apa nggak ngeri?

Konten unfaedah / Credit: Twitter Dokterpodcast via twitter.com

Tahu sendiri kan, kalau orang Indonesia itu gampang banget ngikutin segala sesuatu yang memang lagi tren di media sosial. Terlebih pada media sosial yang banyak banget penggunanya kayak TikTok dan Instagram. Satu konten viral, udah dapat dipastikan bahwa dalam beberapa waktu selanjutnya bakal diikuti oleh warganet lainnya. Ambil aja contoh dengan konten-konten yang ada di TikTok, viralnya satu konten aja nggak butuh waktu lebih dari satu hari untuk tersebar luas dan turut serta dilakukan oleh banyak orang. Coba aja bayangin, kalau ternyata konten makan garam sebanyak itu tanpa minum sama sekali nantinya malah jadi konten challenge alias tantangan buat warganet lainnya, apa ya nggak serem tuh?

Advertisement

Belum lagi kalau mengingat bahwa pengguna media sosial di Indonesia ini beragam banget, mulai dari bocil hingga orang tua, dan juga kaum-kaum yang tingkat pendidikannya menengah ke bawah sampai orang-orang yang well educated. Seremnya sih kalau konten semacam ini diikutin oleh anak-anak, apalagi yang masih polos dan tahunya cuma ikut-ikutan buat sekedar up to date sama tren yang lagi naik. Dapet atensi sih dapet, tapi paling-paling isinya juga nanti malah diceramahin sama warganet lainnya. Itu masih mending, daripada tahu-tahu bablas~

Ikuti Instagram @wolesjon biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE