Menebak Alasan Kenapa Lebih dari 100 Ribu Orang Kepikiran Download Virtual Hand Sanitizer. Nggak Nalar!

Virtual hand sanitizer

Dampak pandemi Covid-19 di seluruh belahan dunia rupanya semakin ke sini semakin aneh-aneh aja. Setelah beberapa waktu lalu sempat terjadi kejadian menghebohkan dan tentunya tidak patut dicontoh di mana orang-orang saling berlomba menimbun masker dan hand sanitizer dalam jumlah besar-besaran, kini muncul sebuah terobosan baru yaitu aplikasi virtual hand sanitizer. Jika kamu menganggap bahwa aplikasi kipas angin virtual yang rasa-rasanya udah begitu konyol, ternyata munculnya virtual hand sanitizer ini kalau dipikir-pikir lebih kocak lagi.

Advertisement

Kok ya ada gitu lo, orang yang kepikiran buat menciptakan aplikasi semacam ini. Walaupun memang lebih aneh lagi orang-orang yang mengunduhnya. Masalahnya, jumlah orang yang telah berhasil mengunduh aplikasi ini lebih dari 100 ribu orang. Nah lo! Bayangin aja tuh ada ratusan ribu orang secara random punya inisiatif dan pola pikir yang kadang susah dimengerti oleh akal sehat.

Sekilas, aplikasi memang terkesan nggak guna, tapi coba deh cek sendiri ulasannya di Playstore. Dijamin kamu bakal nemuin alasan orang-orang tersebut mendownload virtual hand sanitizer. Kayak di bawah ini, misalnya…

Cuma modal WiFi atau paket data sekali, nggak perlu buat repot-repot isi ulang

Udah diunduh lebih dari 100 ribu orang :’) via www.hipwee.com

Perkara kurang masuk akal yang kedua ini bisa jadi kemungkinan alasan kenapa ratusan ribu orang dengan selo-nya mengunduh aplikasi nirfaedah tersebut. Nggak perlu repot-repot ke minimarket buat beli, tinggal modal WiFi atau paket data sekali langsung bisa download dan digunakan berkali-kali tanpa rasa takut bakal habis. Ancaman terbesar ya mungkin kamu bakal dibilang nggak waras sama orang-orang di sekitarmu.

Advertisement

Trauma sama kejadian penimbunan hand sanitizer besar-besaran

Penimbunan hand sanitizer via onlinemetro.id

Alasan yang satu ini sih kayaknya masih bisa dimaklumi mengingat beberapa waktu lalu banyak oknum-oknum nggak bertanggung jawab yang tega menimbun hand sanitizer untuk dijual lagi dengan harga yang mahal. Udah tahu semua orang lagi butuh, jadi hal yang krusial, eh ada aja orang modelan yang akhlakless banget kayak gini. Wajar sih kalau sebagian dari kita merasa trauma dan takut bakal ada kejadian sama terulang lagi. Makanya daripada pusing-pusing mending donwlad versi virtualnya aja kan~

Gabut, kurang kerjaan, udah bingung mau ngapain lagi di masa pandemi yang nggak kunjung selesai ini

Sobat gabut via www.inc.com

Masa pandemi yang udah berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini jelas mengganggu mental banyak orang di berbagai belahan dunia. Dari yang biasanya beraktivitas di luar rumah, sekarang mau nggak mau harus lebih banyak di dalam rumah demi kebaikan bersama. Saking lamanya di dalam rumah, orang-orang pasti udah semakin bosen, gabut, kurang kerjaan, dan tentunya bingung mau ngapain lagi. Jadinya ya begini kan, daripada nggak ngapa-ngapain~

Siapa tahu ternyata kekuatan virtual hand sanitizer ini lebih canggih dibandingkan kalung eukaliptus, atau minimal sama lah

Advertisement

Kalung eukaliptus via www.matamatapolitik.com

Masih ingat nggak sih terobosan konyol dari pemerintah Indonesia yang berencana hendak memproduksi sebuah kalung yang katanya bisa jadi anti virus Corona? Ya jelas aja keputusan tersebut dibantah mentah-mentah oleh publik. Lagian sih udah tahu pelaksanaan rapid test aja masih amburadul, ini malah sok ngide bikin benda-benda yang nggak jelas begini. Nah, orang-orang yang mengunduh aplikasi hand sanitizer virtual tadi mungkin punya pikiran bahwa aplikasi tersebut dinilai lebih ampuh dibandingkan dengan kalung yang lebih mirip sama jimat ini.

Yaudah sih nggak ada salahnya juga kok asal kesehatan mental orang-orang di luar sana tetap terjaga. Daripada semakin pusing karena nggak ada kegiatan, mungkin aktivitas yang satu ini bisa jadi hiburan tersendiri kali ya. Cuma satu sih catatannya, jangan sering-sering dipakai. Bukannya gimana-gimana, cuma kasihan aja kalau kamu dianggap nggak waras 🙁

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE