Awalnya Benci Sampai Akhirnya Kecanduan, Inilah Fase Kamu Udah Kena Virus TikTok. Jogetin Aja, Shay~

Virus TikTok

Banyak medium untuk mengekspresikan diri. Membuat video TikTok mungkin jadi yang paling nyeleneh di antara yang lain. Perlu diakui, dari pagi sampai malam media sosial kita selalu dipenuhi video-video TikTok. Tren ini berkembang dari awalnya dipandang negatif dan sempat dilarang pemerintah, sampai sekarang jadi sebuah hiburan tersendiri di jagat internet.

Advertisement

Kamu pasti udah nggak asing dengan video-video TikTok. Buat kamu yang sekarang merasa risih lihat video TikTok, sebaiknya berhati-hati. Bisa jadi itu adalah fase awal kamu terkena virus ini. Pasti kamu bertanya-tanya “Loh, kok gitu?” Untuk lebih jelasnya simak beberapa fase-fase di bawah ini deh!

1. Pertama jelas, kamu merasa risih karena sering lihat video TikTok yang lewat di linimasa media sosial

Setiap buka media sosial, gak sengaja selalu lihat video TikTok

Kalau cuma sekali melihat, video-video ini nggak akan berpengaruh sama sekali. Tapi kalo setiap saat kamu lihat orang joget? Beda ceritanya dong. Pada fase awal ini kamu pasti merasa risih melihat perilaku orang-orang yang joget-joget nggak jelas ini.

2. Lambat laun, lagu-lagu dalam video TikTok mulai merasuk dan terngiang-ngiang di kepalamu. Bahkan sampai terbawa mimpi~

Selain joget-jogetnya yang unik, musik-musik yang jadi backsound video TikTok sering kali catchy. Sebut saja lagu DJ Gagak yang semua orang tahu. Entah apa yang merasukimu~

Advertisement

Lagu-lagu yang ada di video Tik Tok memang sengaja dibuat untuk merangsang tubuh bergoyang. Di beberapa kasus, kamu mulai iseng cari versi full lagu yang pernah didenger lewat video TikTok. Sampai sini, aman?

3. Setelah terngiang-ngiang lagu TikTok, keesokan harinya teman sampai saudaramu mulai seru-seruan main dan ngajak kamu buat ikutan

Temen tongkrongan, temen sekolah sampai saudara-saudara udah mulai instal dan main  TikTok. Mereka seru-seruan dan ketawa bareng. Kamu masih diam karena gengsi. Lama-kelamaan teman-teman ngajak dan mau nggak mau, kamu coba ikutan main. Setelah mencoba, ternyata kamu nggak kaku-kaku amat karena sebelumnya udah sering  lihat dan secara nggak sadar hafal gerakan jogetnya.

4. Setelah berjoget bersama teman dan saudaramu, kamu akan mulai keranjingan nonton video TikTok dan selalu up to date dengan challenge barunya

Setelah tahu serunya main, kamu jadi tahu bahwa TikTok nggak cuma sekadar Joget-joget. Banyak genre dan jenis-jenis video di TikTok. Mulai dari TikTok Dance, TikTok Drama, TikTok Meme, hingga TikTok Comedy. di fase ini kamu mulai ngulik dan selalu up to date.

5. Akhirnya, kamu pasrah untuk menginstal TikTok dan rutin bikin video lucu~

@nasi.mentegaMAAF EMOSI!! #DANCE #JOGET #GOYANG #KOMEDI #LUCU #FUNNY #MARAH #lucubanget #ngakak #ganteng #maaf #jelekbodoamat

♬ Salah – Lobow (remix) – 𝔀𝓮L𝓬𝓸𝓶𝓮 EZAL🐲

Di fase ini, kamu sudah mulai pasrah. Yang awalnya gengsi dan risih, akhirnya instal dan ikutan main (dan jadi gila likes). Di fase ini, kamu mulai sering mikirin konten dan dinyatakan positif menjadi seorang TikTokers.Nah itulah fase-fase yang sering terjadi sama orang-orang yang main TikTok. Kamu udah di fase yang mana nih? Atau udah jadi ‘selebtok’?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Senois.

CLOSE