Memiliki ruangan yang wangi tentu bisa jadi salah satu cara untuk menjaga agar suasana rumah menyenangkan dan bikin betah. Selain menjaga tetap bersih dan sirkulasi udara di ruangan bagus, menggunakan produk-produk pengharum ruangan juga bisa jadi alternatif untuk menjaga kesegaran ruangan.

Salah satu produk yang biasa dipakai untuk pengharum ruangan adalah minyak esensial. Aroma terapi yang dihasilkan dari minyak ini sering dijadikan pilihan untuk jadi pengharum ruangan. Meski membawa kesegaran bagi ruangan, tapi kamu tetap perlu berhati-hati dengan uap yang disemprotkan minyak esensial ini. Pasalnya, seorang gadis mengalami kerusakan pada kulitnya dan nyaris kehilangan penglihatannya karena uap minyak esensial ini.

Seorang model asal Inggris membagikan pengalaman pahitnya melalui akun Facebook miliknya

Cantik, ya? via www.facebook.com

Advertisement

Seorang gadis asal Inggris bernama Emily Smith membagikan sebuah cerita pahit melalui akun Facebook pribadinya. Cerita yang cukup memprihatikan itu dialami oleh dirinya sendiri. Melalui cerita ini, Emily berharap agar orang lain lebih waspada dan hati-hati terhadap semprotan minyak esensial untuk pengharum ruangan. Meski mungkin nggak semuanya akan mengalami reaksi yang sama, tapi yang jelas apa yang dialami oleh Emily ini bisa dipetik pelajarannya. Cerita ini bermula ketika Emily pengen mematikan semprotan elektrik yang mengadung minyak esensial untuk pengharum ruangannya. Tapi saat sedang mematikan alatnya, wajah Emily malah terkena semprotan uap minyak esensial tersebut.

Awalnya Emily hanya membiarkan karena mengira nggak akan berpengaruh buruk pada wajahnya

Wajahnya mulai memerah. via www.facebook.com

Karena mengira nggak akan berdampak apa-apa, Emily pun membiarkan wajahnya tanpa memeriksa efek yang disebabkan oleh uap minyak esensial tersebut. Namun beberapa jam kemudian, Emily mulai merasakan sengatan di bagian wajah yang terkena minyak esensial. Tapi Emily tetap membiarkannya.

Setelah merasa wajahnya “terbakar”, Emily langsung mencuci muka dan merendam wajahnya selama beberapa menit dengan air dingin. Setelah itulah mulai muncul ruam merah seperti terbakar, dan Emily langsung menghubungi tim medis. Dari ciri-ciri yang dijelaskan Emily, tim medis menyatakan kalau wajahnya mengalami luka bakar tingkat satu.

Namun sensasi terbakar yang ia rasakan semakin parah, bahkan matanya juga terkena dampak serius

Nyaris kehilangan penglihatan. via www.facebook.com

Advertisement

Yang lebih mengejutkan Emily adalah ketika ia terbangun sekitar pukul tiga pagi dan merasakan sensasi terbakar yang lebih parah dari sebelumnya. Nggak hanya wajahnya, matanya pun mulai memerah dan perih. Air matanya nggak berhenti keluar dan pandangannya jadi kabur. Akhirnya Emily menghubungi rumah sakit dan minta untuk dirawat segera.

Selama 12 jam ia mendapatkan perawatan di rumah sakit, akhirnya terungkap bahwa penyebab wajahnya terbakar seperti diakibatkan oleh zat kimia. Saat itulah ia sadar bahwa wajahnya seperti itu karena terkena semprotan uap minyak esensial. Meski ia saat ini telah dirawat, tapi kemungkinan besar ia mengalami bekas luka dan kerusakan permanen di bagian matanya.

Pengalaman Emily ini bukan bertujuan untuk mengajak kita agar berhenti menggunakan pengharum ruangan dari minyak esensial. Hanya saja, kita diminta untuk lebih berhati-hati atas penggunaan zat kimia seperti ini. Apalagi mengingat dampaknya yang berbahaya. Beruntung saja Emily nggak kehilangan penglihatannya. Harap hati-hati, ya, Guys!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya