Meraih gelar sarjana bukanlah sebuah pencapaian yang mudah dilalui. Bagi sebagian orang bahkan, menyelesaikan kuliah butuh perjuangan mati-matian karena beberapa keadaan yang nggak memungkinkan. Mulai dari tahap pendewasaan, permasalahan finansial, sampai masalah keluarga yang datangnya nggak terduga.

Seorang mahasiswi Universitas Diponegoro bernama Leony Panjaitan belakangan ini ramai dibicarakan di media sosial karena kisahnya yang begitu inspiratif. Menjadi mahasiswi lulusan hukum, driver ojol, dan aktif dalam organisasi di waktu yang bersamaan. Simak uraian Hipwee Hiburan berikut biar semangatmu makin terpacu, yuk!

Kisah perjuangan Leony atau yang akrab disapa Lele ini pertama diceritakan oleh kakak tingkatnya @gizayeolsung di Twitter dan viral dalam sekejap

Advertisement

Kakak tingkat Lele yang merasa salut dengan perjuangan Lele menceritakan dengan rinci bagaimana seorang Lele bisa diwisuda dengan predikat cum laude dengan membawa segudang prestasi dari organisasi debat di kampus, sekaligus nggak melupakan kerja sampingannya sebagai driver ojol. Kekaguman ini berawal dari berseliwerannya foto Lele yang wisuda dengan tak lupa mengenakan jaket ojol kebanggaannya. Nggak ada kata lain selain salut karena di tengah ribuan mahasiswa yang mengeluh kalau skripsi itu sulit, Lele justru menyelesaikannya dengan epik.

Mulai semester 5, Lele mulai jadi driver ojol buat membantu orang tuanya. Ketika itu adiknya butuh biaya sekolah sementara sang ayah sedang jatuh sakit

Rekan ojol Lele. via twitter.com

Memutuskan buat nggak merepotkan keluarga, Lele pun jadi sopir ojol mulai semester 5. Ayahnya dikabarkan sakit, sementara sang adik masih membutuhkan biaya untuk sekolah. Sebagai anak yang berbakti, Lele memilih jalannya untuk juga mencari rezeki sambil nggak melupakan kuliahnya. Kalau rata-rata anak kuliahan yang nyambi kerja bakal keteteran, kali ini Lele justru melakukannya dengan penuh semangat. Bahkan Lele terbilang sangat aktif di Gojek dan sering ikut kegiatan mitra Gojek, bukan sekadar mengantar penumpang lalu pulang. Performa kerjanya juga dipertahankan banget.

Nggak hanya jadi driver ojol, Lele juga mahasiswi yang aktif organisasi debat dan sudah mempersembahkan banyak piala buat universitas. Gila gila gila!

Bukan kaleng-kaleng, kan? via twitter.com

Advertisement

Di waktu bersamaan, Lele sempat buat berorganisasi di kampus juga. Sering didelegasikan untuk lomba debat tingkat nasional, piala-piala kejuaraan juga sudah dia persembahkan buat kampusnya. Lele bukan tipe yang suka mangkir kumpulan organisasi dengan teman-temannya, dia bahkan rajin banget nongkrong di sekretariat organisasi buat latihan. Memang sih, melakukan sesuatu itu nggak boleh setengah-setengah. Lele aja melakukan tiga kegiatan sekaligus dengan kesadaran yang penuh dan nggak main-main.

Kutipan unggahan Lele di instagram @leony_panjaitan. via twitter.com

Melalui unggahan di media sosialnya, Leony juga mengutarakan bahwa nggak ada yang nggak mungkin. Seorang driver ojol pun bisa lulus dan diwisuda tepat waktu. Berkat kisahnya, mulai banyak pihak yang ingin mewawancara Leony karena sosoknya begitu inspiratif. Kisah ini sekaligus membantu kita bercermin kalau selama ini ternyata yang kita lakukan hanya sibuk mengeluh. Bukannya menyibukkan kepala dengan usaha untuk mewujudkan mimpi, kita justru terlena dengan sikap nggak penting untuk menyalahkan keadaan dan ketidakberuntungan. Yuk, bangkit dan cintai diri sendiri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya