Kota Jombang~ (Dilafalkan dengan irama “Kota Townsville~)

Nama kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Timur ini jauh dari hiruk pikuk sorotan media. Wajar, Jombang bukan Surabaya apalagi Jakarta. Sesuai dengan slogan pariwisatnya yakni friendly dan religiuos, Jombang baru masuk ke dalam ingatan jika sudah disematkan nama besar Gus Dur disampingnya. Selebihnya, Jombang itu nyaman dan gak neko-neko.

Advertisement

Tapi kabupaten berpenduduk 1,2 juta ini selalu memilih momen dan tema yang ‘Ajaib’ untuk mencuri perhatian publik.

Jombang berhasil mencuri perhatian lagi ketika seorang gadis SMP mengaku telah menangkap 11 ekor (atau buah?) tuyul.

“Tuyul’ yang ditangkap Pipit via news.detik.com

Ineke Puspitasari (14 tahun) alias Pipit warga Sumobito, Jombang, Jawa Timur mengaku telah menangkap 11 tuyul yang menurutnya sudah sering berkeliaran di kampungnya sejak tahun lalu. Kegelisahan warga yang sering kehilangan uang menginspirasi Pipit untuk melakukan hal yang tak bisa dilakukan polisi, menangkap tuyul.

Pipit bukan anggota Ghostbuster jadi penangkapan tuyul cuma dilakukan dengan mengurung mereka di dalam toples! Hmmm, jadi ragu buat lebaranan ke rumah Pipit.

Ibu harus beli toples baru untuk lebaran

Ibu harus beli toples baru untuk lebaran via pojoksatu.id

Dengan modal toples bening dan disertai syahadat dan surat Al-Fatihah, Pipit berhasil mengurung 9 tuyul yang lagi berkeliaran di depan rumahnya pada Rabu (17/6) sore. Seminggu kemudian, Pipit menangkap lagi 2 tuyul tambahan yang berusaha masuk ke rumahnya lewat pintu belakang. Menurut penerawangan Hipwee, mereka cuma menjalankan misi penyelamatan, bukan pencurian.

Heboh? Jelas! Sampai-sampai pak Kades meminta Pipit untuk melepaskan tuyul karena sudah membuat desanya jadi gaduh.

Kades minta tuyul dilepaskan

Kades minta tuyul dilepaskan via news.detik.com

Advertisement

Kades Sumobito, Bakhri khawatir fenomena ini malah bikin desanya jadi gak aman. Karena pengunjung yang penasaran dari penjuru Jombang terus berdatangan hingga malam. Sementara warga setempat harus meninggalkan rumah untuk salat tarawih.

Malah desa kami kurang aman. Seperti kalau malam waktunya salat Tarawih, tapi sepeda motor pengunjung berseliweran,” kata Bakhri kepada detikcom

Apakah tuyul-tuyul tersebut dilepaskan Pipit? Kita gak akan pernah tahu karena toples tersebut selalu terlihat sama dari tadi: kosong!

Cuma Pipit dan Tuhan yang tahu...

Cuma Pipit dan Tuhan yang tahu… via news.detik.com

Benar atau tidaknya keberadaan tuyul di dalam toples kue di rumah Pipit gak bisa dibuktikan secara ilmiah. Sulit di terima akal, meskipun banyak yang yakin bahwa hal gaib itu ada. Tapi hingga saat ini cuma Pipit dan Tuhan aja yang tahu, apakah tuyul-tuyul tersebut berjejelan berdiri atau berbaring.

Bukan kali ini saja Jombang bikin heboh. Masih ingat dengan Ryan yang mirip sama Benedict Cumberbatch

Benedict Jombang

Benedict Jombang via es.twtrland.com

#CumaDiJombang coy…

Lalu ada Ponari si dukun cilik dengan batu ajaibnya…

Ponari sweat

Ponari sweat via trifanews.com

Tapi #CumaDiJombang yang menjadi tempat lahirnya seorang tokoh muslim sekaligus tokoh pluralisme Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid

Tokoh semua orang

Tokoh semua orang via simomot.com

“Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua, orang tidak pernah tanya apa agamamu”

– Gus Dur

Ya, #CumaDiJombang ada orang yang seperti KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Jauh sebelum Menteri Agama menyerukan upaya untuk menghormati orang yang tidak puasa, semasa hidupnya Gus Dur sudah duluan mewanti-wanti kita untuk saling menghormati semua umat beragama.

Menghormati yang gak puasa

Menghormati yang gak puasa via binkdotz.com

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya