Perhatian dalam hubungan jika berlebihan, kadang bisa buat salah satu pihak menjadi tidak nyaman. Namun jika perhatian itu kurang, akan berdampak pada hambarnya hubungan. Dan kebetulan saat ini kurangnya perhatianlah yang tengah kamu rasakan. Cowokmu pelan-pelan mengurangi kadar perhatiannya kepadamu. Jika pada awal pacaran hampir setiap detik melimpahkan perhatiannya kepadamu, kini tak lagi begitu. Cowokmu jadi cuek sekali. Perhatiannya pun bisa dihitung dengan jari akhir-akhir ini.

Kalau sudah sampai tahap seperti itu, kamu pun jadi geregetan sendiri. Sebab hubunganmu jadi hambar dan tak lagi hangat. Ingin rasanya bilang langsung bahwa cowokmu ini kurang memberikan perhatian padamu. Tapi kamu takut hal itu menyinggung perasaan cowokmu. Daripada bilang kalimat, “Kamu kurang perhatian sama aku!” yang nggak enak didengar, leibh baik ungkapkan perasaanmu dengan sepuluh kalimat di bawah ini.

1. “Kamu jangan telat makan ya. Kalau bisa olahraga biar lebih fit. Soalnya akhir-ahir ini kamu sibuk terus.”

Jangan lupa makan via www,unsplash.com

Advertisement

Dia boleh kurang perhatian kepadamu. Namun kamu jangan sampai mengurangi perhatianmu juga. Sebab api tak akan padam jika diberi api. Berilah air yang akan memadamkan serta memberikan kesejukan dalam hubunganmu sendiri. Seperti sesekali mengingatkannya untuk tak telat makan seperti ini.

2. “Kamu boleh kok sesekali nggak ingat aku. Asalkan jangan keseringan ya.”

Asal jangan keseringan aja~ via www,unsplash.com

Karena kalian masih dalam fase pacaran. Belum punya kewajiban penuh untuk saling mengingat pasangan selama dua puluh empat jam. Untuk itu, bilang saja bahwa dia boleh tak mengingatmu sesekali. Namun jangan sampai keseringan. Mungkin dia akan menyesal jika keseringan melupakanmu.

3. “Maaf ya kalau akhir-akhir ini aku jarang balas pesanmu. Biar kamu sekali-sekali ngerasain jadi aku.”

Biar kamu ngerasain juga via www,unsplash.com

Menghadapi cowok yang kurang memberikan perhatian itu memang tricky. Mungkin sudah saatnya kamu memberikan kesempatan pada cowokmu utnuk merasakan bagaimana menjadi kamu. Sesekali kamu juga perlu sedikit fokus pada kegiatanmu sendiri dan memberikan ruang tanpa perhatian untuknya.

4. “Yang, jangan kaget kalau nanti pas liat aku banyak dikerubungin lalat. Abis udah lama kamu anggurin sih. Hehehe,”

Sampe dilalerin via www.unsplash.com

Advertisement

Kalau kalian sama-sama suka bercanda, selipkan juga candaan ini dalam mengingatkan cowokmu tentang perhatiannya yang semakin berkurang. Seperti makanan yang terlalu lama dibiarkan di tempat terbuka, lama-lama akan dihinggapi lalat juga. Mungkin sama sepertimu yang terlalu lama tak diperhatikan olehnya.

5. “Yang, ternyata waktu satu minggu itu ada 168 jam. Lama banget ya? Apalagi kalau kamu ilang-ilangan gini. Duh, seminggu kayak sebulan rasanya~”

Lama juga ya? via www.unsplash.com

Kalau kamu dan cowokmu suka tebak-tebakan yang sedikit berpikir, pakai saja acara ini untuk memenangkan perhatian darinya. Cukup hitung sudah berapa lama cowokmu cuek seperti ini lalu jadikan pecahan yang lebih kecil lagi. Misal dalam satuan minggu, konversikan ke satuan hari hingga jumlahnya lebih besar lagi. Mungkin cowokmu akan cepat sadar jika sudah menyangkut hal-hal yang besar ini.

6. “Kamu nggak ada sesuatu yang kurang gitu? Nggak rindu peluk-peluk atau boncengin aku pakai motormu?”

Beneran nggak rindu? via www.unsplash.com

Kamu juga bisa mengingat-ingat kapan terakhir cowokmu memberimu perhatian. Sesederhana memberikanmu pelukan atau menjemputmu sepulang bekerja dengan motornya. Ya siapa tahu cowokmu bisa menjadi lebih peka bahwa ada sesuatu yang kurang dari caranya menjalani hubungan denganmu.

7. “Nggak apa-apa kok kita jarang banget ketemuan. Yang penting kamu jangan lupa makan sama jaga kesehatan. Nyuekin aku juga butuh tenaga kan?”

Butuh tenaga soalnya via www.unsplash.com

Kalau cowokmu belum sadar juga, kamu boleh sedikit sarkas tapi tetap elegan seperti kalimat di atas. Tetap ingatkan dia jangan lupa makan, lalu kaitkan dengan kurangnya perhatian dalam hubungan. Mungkin saja dia akan tersentil dengan ucapanmu yang sedikit keras tapi tetap ada unsur sayang ini.

8. “Kekuatan ‘untung sayang’ itu dahsyat banget ya? Buktinya aku masih tetep di sini meski jarang kamu kasih perhatian,”

Untung aku sayang via www.elizabethwellsphoto.com

Selain kekuatan doa, salah satu kekuatan yang ada di dunia ini yang mampu kalahkan logika dan realita. Salah satunya ya kekuatan untung sayang ini. Sampaikan saja padanya bahwa dengan kekuatan untung sayang ini kamu mampu bertahan sampai saat ini. Meskipun cowokmu semakin jarang memberimu perhatian.

9. “Perhatian kamu mahal banget sih? Kayak KPR aja yang biayanya tiap tahun naik. Kan kesel….”

Mahal ih~ via www.unsplash.com

Kalau kalian ada rencana untuk menikah tapi masih saja terganjal dengan perhatian yang kurang, analogikan saja dengan sistem pembelian rumah sistem KPR. Sistem KPR selalu menaikkan harga cicilannya tiap tahun, seperti perhatian cowokmu yang makin hari makin mahal hingga yang sampai ke kamu hanya secuil saja.

10. “Perhatian kamu itu kayak kaldu jamur deh Yang. Meski dikasihnya dikit tapi selalu nagih. Sering-sering dong perhatiin akunya.”

Meski sedikit, tapi selalu bikin nagih via www.unsplash.com

Saat ini kaldu jamur menjadi alternatif pengganti micin yang digemari ibu-ibu. Penggunaannya yang sedikit tapi nggak kalah gurih buat penggunanya selalu nagih. Kalau kamu kehabisan kata-kata, analogi kaldu jamur dengan perhatian cowokmu ini bisa juga digunakan. Bilang saja bahwa perhatiannya bagaikan kaldu jamur yang meskipun sedikit tapi tetap buatmu candu sekali. Hingga tak mau beralih ke lain hati.

Meski banyak hal yang bisa menyebabkan berkurangnya perhatian cowokmu ini, tak ada salahnya kalau kamu mengingatkannya. Selain agar dia lebih peka, perihal mengingatkan pasangan ini juga menjadi tugasmu sebagai ceweknya. Kalau bukan kamu yang mengingatkan, lantas siapa lagi?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya