Putus cinta memang menyedihkan. Kamu yang tadinya selalu punya senyum indah, kini sering bermuram durja. Lantas kamu berkomitmen untuk segera move on dan menemukan pasangan yang baru. Setelah dijalani selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, kok susah ya? Semua orang yang pernah mengisi relung hatimu, cuma datang dan pergi. Jangan harap deh mau serius dengan mereka kalau ending-nya sudah begini.

Kalau sudah begini, tidak jarang bayang-bayang sang mantan menghantui. Kenangan bersamanya kembali tumbuh. Bahkan sesosok benda yang tanpa sengaja kamu temui, kembali membuatmu membuka hati untuknya. Lalu bagaimana ya enaknya supaya bisa balikan sama mantan?

1. Sebelum kamu over pede, kepoin dulu gimana kabar dia. Kalau dia udah punya keluarga kecil kan gawat masalahnya!

Dia ada ceweknya gak ya?

Dia ada ceweknya gak ya? via giphy.com

Advertisement

Mungkin niatmu baik karena ingin tahu kabar terkini tentangnya dan ingin mengembalikan kebahagiaan di hati yang sudah lama hilang. Tapi ingat! Jangan sampai kamu dituduh mau merebut suami/istri orang ya! Apalagi kalau dia sudah punya anak. Bisa berabe! Kalau nasibmu nanti berakhir di polisi gimana? Mendingan stalking dulu deh via sosial media atau tanya teman-temannya.

2. Kalau dia sudah pasti jomblo, beritahu kehadiranmu lewat like atau komentar di sosial medianya!

Wah statusmu bagus yaa

Wah statusmu bagus yaa via giphy.com

“Wah, idemu keren!”

atau

“Good luck, ya!”

Meski cuma tanda like atau komentar sederhana, apa yang kamu lakukan itu bisa memberi tanda kalau kamu masih eksis. Setelah sekian lamanya kalian tidak bertemu atau bertegur sapa, tentunya ini membuatnya teringat lagi denganmu.

3. Berilah jarak waktu dari saat kamu like atau berkomentar di sosial medianya. Baru kemudian kamu “say hello”, walaupun cuma dari chat.

Oh hai, hello!

Oh hai, hello! via giphy.com

Advertisement

“Hai Bella! Apa kabar?”

atau kalau terasa basi, pakai ini

“Hai Edward! Aku mau tanya nih. Kalau kantorku mau kerjasama dengan kantormu gimana ya?”

Cobalah chat di sosial media. Bisa juga menggunakan Line, Whatsapp, atau BBM. Lakukan semuanya secara natural tapi gak basi. Misalnya menanyakan foto profilnya di mana karena kamu juga hendak piknik ke sana. Jangan takut atau ragu. Kalau waktu dan alasannya tepat, dia pasti tidak akan curiga denganmu.

4. Mungkin pembicaraanmu yang pertama sangat basi. Makanya kamu perlu kepoin dia dari sosmed supaya tahu topik pembicaraan mau dibawa ke mana.

Kepoin timeline biar nyambung kalau ngobrol

Kepoin timeline biar nyambung kalau ngobrol via giphy.com

“Oh ternyata kamu sekarang kerja di pertambangan toh? Wah di Kalimantan! Besok-besok aku tanya tentang tempat wisata di Kalimantan aja deh!” *ngomong sama diri sendiri*

Kalau perbincangan pertama kamu dan dia gatot alias gagal total, bisa jadi karena kamu canggung. Rasa canggung ini diakibatkan karena kamu sudah terlalu lama tidak berkomunikasi dengan dia. Lalu kamu juga kehabisan topik apa saja yang ingin diperbincangkan. Sebenarnya ini bisa kamu antisipasi sebelumnya.

Kan tadinya kamu sudah kepo tuh, waktu cari tahu statusnya. Harusnya bisa lah kamu cari tahu sekalian info lainnya. Misalnya di mana dia sekarang bekerja, apa saja kesibukan dan hobi barunya, di mana tinggalnya, dan lain-lain. Nah, pas ngobrol tinggal pura-pura tanyain itu deh. Kalau sampai dia curiga, jangan lupa ngeles yang pinter!

5. Ketika kalian bisa santai satu sama lain, terus ngobrolnya sudah lebih intens, tes saja dia! Misalnya dengan meminta tolong sesuatu.

Atau kamu yang nawarin bantuan?

Atau kamu yang nawarin bantuan? via giphy.com

“Eh, kamu kan tinggal gak jauh dari Derawan tuh. Kapan-kapan aku ke main ke sana, bisa bantu aku kan?”

Kalau kamu sudah akrab lagi sama dia, jangan ragu untuk meminta tolong padanya. Atau bahkan kamu juga bisa menawarkan bantuan kalau dia sedang mengeluhkan sesuatu. Jika keduanya berakhir dengan jawaban yang positif, kamu boleh bersenang hati. Paling tidak sampai langkah ini.

6. Setelah ajakan bantuan, lanjutkan dengan tahap ketemuan. Makin afdol lagi kalau ketemuannya cuma berdua.

Asik, ketemu lagi!

Asik, ketemu lagi! via giphy.com

Pastikan kalian janjian dan bertemu hanya berdua saja. Bukan kenapa-kenapa. Cuma memastikan kalau kalian nanti dapat mengobrol secara leluasa. Bayangkan kalau ternyata dia bawa saudaranya atau bahkan seseorang yang baru 5 menit yang lalu jadi pacarnya! Rencanamu bikin dia balikan lagi bakal kacau. Ngobrol pun gak akan seasyik bayangan lagi.

7. Kebetulan ulang tahunnya sebentar lagi. Jangan ragu untuk memberikannya hadiah di hari lahirnya itu.

Semoga suka yaa..

Semoga suka yaa.. via giphy.com

Kalau memang hari ulang tahunnya belum lewat, persiapkan tanggal itu dengan kejutan. Bisa dengan sekedar kue ulang tahun atau kado. Pilih kado dari barang-barang kesukaan atau hobinya. Kalau dia suka sama film superhero, berilah kado action figure seperti Hulk, Batman, Superman, dan kawan-kawannya. Dia pasti akan senang dan mengingat-ingat pengorbanan serta ingatan kamu tentang kegemarannya. Bahkan tidak mustahil kalau hatinya akan tersentuh.

8. Kalau hari ultahnya sudah lewat, kamu gak perlu nunggu tahun depan kok. Pas ketemu, berilah dia makanan atau benda yang bermakna kenangan kalian.

Hai!

Hai! via giphy.com

Coba ingat! Di masa lalu, kalian pernah menghabiskan waktu di mana? Dengan apa kalian menghabiskan waktu? Hal apa yang paling berkesan dari waktu itu hingga sulit dilupakan? Bila kamu sudah kadung melupakannya, ambil cara mudahnya saja! Beri dia makanan yang paling ia suka sewaktu masih bersama kamu. Barangkali hatinya pun semakin luluh karena tidak sedikitpun memori tentangnya terhapus.

9. Kalau kalian punya waktu cukup luang dan sepakat untuk dihabiskan bersama, ajaklah ke tempat kenangan kalian berdua

London Bridge

so sweet via giphy.com

Bukankah cara seperti ini akan membuatnya semakin terkenang akan masa lalu dan gagal move on? Kalau kamu berani, coba saja utarakan kalau kamu masih mencintainya. Namun jika kamu malu, mungkin kamu bisa meniru apa yang terjadi di antara Nic dan Mar di serial Line. Bukankah mereka saling mencintai, tapi tidak pernah mengungkapkan kata cinta?

Beda ceritanya lagi apabila selama ini memang pengorbananmu tampak biasa saja di pelupuk matanya. Bahkan tidak sedikit pun kamu melihat respon positif. Mungkin sudah saatnya kamu menyerah. Artinya Tuhan belum menjodohkan kalian, entah sekarang atau nanti.

10. Tapi coba pikir lagi! Apakah kamu sudah siap lahir batin bersatu lagi dengan dia? Atau harus lanjut move on aja?

Hmmm... Balik gak yak?

Hmmm… Balik gak yak? via giphy.com

Coba ingat lagi bagaimana karakter dia saat pernah bersamamu. Bagaimana keadaanmu saat kamu putus dengan dia? Dilema apa saja yang pernah kalian alami, sehingga kalian memang tidak mungkin untuk bersatu? Permasalahan apa yang tidak mungkin pernah kalian selesaikan?

Dari semua pertanyaan itu, apakah kamu yakin mau kembali padanya? Yakin ingin melukai hatimu sendiri, sekaligus hatinya? Sudahkah siap secara lahir bathin meneruskan permasalahan yang sama dengan dia?

Bukankah kita tidak pernah bisa menjamin kalau kembali padanya, mampu membuat masa depan kita menjadi jauh lebih bahagia?

Kalau kamu masih meragukan hubungan kalian diteruskan, lebih baik stop sampai di sini saja.

Bukankah jomblo tapi bahagia lebih baik dibandingkan pacaran tidak bahagia?

Sesulit apapun menemukan sosok yang tepat untuk hidupmu, sebaiknya kamu perlu bersabar dan berpikir matang. Yakinlah Tuhan telah menyimpankan sosok terbaiknya untuk menemanimu sesegera mungkin. Jangan lupa untuk mengiringinya dengan doa, ya sobat Hipwee!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya