Hubungan tak selamanya dilalui dengan adem ayem. Justru sebaliknya terkadang ketika dua insan menjalin kasih, waktu bertengkar mereka malah lebih banyak dibanding saat pendekatan. Marah ataupun kecewa kepada pacar itu hal yang lumrah. Kalau kamu dan dia tidak pernah selisih paham atau ada salah satu pihak yang marah bisa jadi ada yang salah dalam hubunganmu.

Selama ini yang lebih sering meluapkan marah atau kekecewaan terhadap pasangan adalah cewek. Sementara cowok sebagai pihak yang dipersalahkan kerap kali menanggapinya dengan diam saja. Dan lagi-lagi, sikap diam cowok juga sering menambah kekesalan cewek. Nah, biar semuanya jelas dan tidak ada lagi prasangka. Baiknya kalian mengetahui alasan di balik diamnya cowok ketika pasangan sedang ngambek atau marah-marah.

1. Cowok hanya tak ingin menyela pembicaraan ceweknya, demi mengetahui apa yang membuatnya marah

Kami sedang menyimak via unsplash.com

Advertisement

Saat cewek marah, sejatinya cowok tahu bahwa ada sesuatu yang tidak mengenakan hatinya. Namun cowok lebih memilih diam dulu dari pada menyela pembicaraan ceweknya. Hal ini dilakukan bukan karena tak peduli atau cuek, tapi ini salah satu cara cowok menghargai ceweknya yang telah peduli dalam hubungan ini agar semakin baik lagi. Toh dengan mendengarkan terlebih dahulu cowok berharap bisa tahu apa yang mengganggu perasaan ceweknya sebelum menyikapinya.

2. Tak ingin membuat ceweknya bertambah marah, cowok pun mendengarkan terlebih dulu dan baru akan bicara jika amarahnya sudah mereda

menunggu momen yang pas via unsplash.com

Cowok tahu bahwa menyela ucapan orang itu kurang sopan dilakukan. Dan cowok pun paham bahwa ceweknya jelas tak suka disela saat sedang mengemukakan sesuatu terutama kekecewaan atau kekesalan. Karena itu, cowok lebih memilih diam, menunggu sampai ceweknya selesai berbicara dan amarah mulai mereda.

Cowok beranggapan bahwa berdialog menyelesaikan sesuatu kala pikiran sedang dinaungi rasa kalut dan amarah tidak akan menghasilkan apa-apa. Jadi memilih menunda pembicaraan sampai pikiran ceweknya benar-benar jernih dan terbuka untuk menerima argumentasi.

3. Jangan lupa, kemarahan cewek yang suka tiba-tiba dan cenderung tak bisa dimengerti alasannya, kadang membuat cowok shock seketika

Menyelami masalah via unsplash.com

Advertisement

Tak bermaksud menyalahkan cowok atau lari dari kesalahan. Namun ketika cewek ngambek atau marah, sejatinya cowok tidak tahu menahu bahwa apa yang sedang dipermasalahkan. Sering kali cewek meluapkannya secara tiba-tiba dan cenderung tanpa alasan yang jelas. Terang saja cowok kerap syok sekaligus bingung, dan akhirnya memilih diam daripada semakin salah. Mungkin akan beda ceritanya kalau cewek menjelaskan secara baik-baik terlebih dulu, cowok pasti segera menanggapinya.

4. Cowok kadang juga malas dan capek saat sering dipersalahkan hanya karena masalah ringan atau sepele

Kami juga punya keluhan via unsplash.com

Mantan tiba-tiba chat, dan cowok membalasnya. Kemudian cewek tanpa mendengar penjelasan cowoknya terlebih dulu, langsung mempermasalahkannya. Padahal cowok cuma ingin menjaga silaturahmi, tak ada pula niatan untuk balikan. Atau saat cowok sibuk seharian dan lupa memberi kabar, ujung-ujungnya dipersalahkan lagi. Kadang cowok merasa ini berlebihan. Karena cowok pun manusia biasa yang kadang lupa.

Lagi pula tak memberi kabar sehari bukan berati cowok melupakan pasangannya. Ingat meski pasangan nomor satu dihati, namun cewek perlu paham bahwa dunia ini tidak cuma berisi dirinya semata. Ada keluarga, teman, ada kegiatan kuliah, kerja, cowok pun punya hobi yang jadi pelepas penat saat kewajiban kerja terasa berat.

5. Saat cewek marah memang lebih baik bungkam dari pada semua bertambah runyam. Tapi perlu diingat, cowok tak selalu dan sepenuhnya salah

Kami merasa didiskriminasikan via unsplash.com

Ketika cowok lebih memilih bungkam agar semua tidak menjadi runyam, sejatinya ada masalah yang genting dalam hubungan ini. Cowok merasa jenuh selalu dipersalahkan. Sementara cewek tak juga mengerti, kalau kesalahan tak selamanya terletak pada cowoknya ini. Stereotip ‘cowok selalu salah‘ tidak bisa dibenarkan dan perlu dikaji kembali, karena terasa diskriminasi. Perlu diingat, hubungan dibentuk oleh dua belah pihak, tak hanya pihak cowok saja.

Boleh jadi ketika ada sikap cowok yang tidak mengenakan tidak sepenuhnya murni sengaja dilakukan. Terkadang ada sikap cewek yang tidak mengenakan sehingga cowok malas menuruti. Bukannya ingin lepas dari kesalahan. Namun cowok pun ingin didengarkan keluh kesahnya. Dalam hubungan semua berkaitan, tak ada yang berdiri sendiri. Maka ketika ada sesuatu yang salah, jangan bernafsu untuk marah dulu. Bicaralah baik-baik. Tentu akan lebih enak jika semua diselesaikan dengan kepala dingin

6. Ketika cowok mengetahui kesalahannya sudah pasti diam, lalu meminta maaf.  Dan diamnya itu berati sedang introspeksi diri

asdfasdf via unsplash.com

Cewek tidak perlu ragu untuk membuka dialog untuk membicarakan keluh kesah kepada cowoknya. Dan jangan pula khawatir cowoknya tak akan mengakui kesalahan. Bukankah laki-laki, sejak kecil diajarkan tanggung jawab yang lebih besar, jadi kalau memang bersalah ya mengakui dan meminta maaf.

Mungkin cewek suka sebal melihat cowok hanya diam saja ketika salah. Padahal sejatinya cowok sedang merutuki diri, menyesal dan berintrospeksi. Bukan juga tak merasa bersalah, justru sebaliknya, cowok mengakuinya dalam diam.

Nah, buat para cowok yang kebetulan baca artikel ini, kenapa biasanya kalian memilih diam ketika cewek marah? Coba ikut polling di bawah ini ya 🙂

Kecewa dan marah wajar dalam hubungan. Menjadi tidak wajar jika hanya satu pihak yang dipersalahkan. Hubungan akan semakin baik jika dijalani dengan keterbukaan. Bagaimana pun masing-masing punya alasan untuk melakukan sesuatu. Termasuk ketika cewek marah. Pun juga halnya ketika cowok diam. Kalau ada apa-apa mesti segera dibicarakan. Tak perlu marah-marah, sebab ia tidak menyelesaikan apa-apa. Temukan jalan keluar berdua dengan kepala dingin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya