Hidup berlangsung terasa begitu singkat. Nggak kerasa sekarang kamu sudah berkuliah dan sebentar lagi bekerja. Sama halnya dengan asmara, tak terasa saja mantanmu sudah banyak jumlahnya. Inilah yang sering menjadi bahan bercandaan teman. Kamu dianggap sebagai sosok yang suka memainkan perasaan orang.

Miris memang, kamu sendiri juga sukar untuk mengelak sebab kenyataannya memang mantanmu lebih dari teman-temanmu pada umumnya. Tapi perihal memainkan perasaan orang tentu kamu kurang setuju. Padahal kenyataannya kamu yang banyak mantan bukannya suka main perasaan tapi memang karena jodohnya yang belum ketemu. Tapi yang namanya juga orang, suka banget ngejudge yang nggak-nggak.

1. Punya banyak mantan bukan berarti nggak setia, justru kamu lebih sering mempertahankan hubungan meski ujung-ujungnya sakit sendirian

Bersetia tapi dikhianati via www.unsplash.com

Advertisement

Banyak tuduhan yang salah alamat yang mengatakan kamu nggak setia. Ini jelas tuduhan tak berdasar. Mereka yang mengatakan semacam itu sejatinya nggak mengenalmu. Mereka nggak tahu bahwa selama ini kamu selalu berusaha bersetia dalam setiap hubungan apapun kondisinya. Bahkan karena hal inilah kamu menjadi sosok yang selalu menderita karena kebaikan ini. Mereka nggak tahu apa-apa.

2. Sempat berpikir nggak pacaran karena sering disakiti. Tapi rasanya aneh kalau berharap lekas jodoh, sementara diri masih takut menjalin hubungan

Sempat berpikir untuk nggak pacaran via www.unsplash.com

Nyesek memang menghadapi kenyataan bahwa kamu yang setia dan serius justru malah mendapatkan nasib yang nggak setimpal dalam hubungan. Ditambah lagi tuduhan yang macam-macam. Dua hal itulah yang sempat membuatmu berpikir untuk nggak menjalani hubungan lagi.

Namun pemikiran itu pelan-pelan kamu hapus sebab aneh saja rasanya kalau mengharapkan jodoh namun nggak mau berusaha. Bukannya jodoh mesti diperjuangkan? Ya, meskipun sakit dan miris endingnya. Tapi bukankah itu juga sudah risiko cinta, siap bahagia maka harus siap menanggung sakit juga.

3. Kadang kamu iri dengan teman yang sudah menikah. Dari sana kamu bertanya-tanya ‘kok bisa ya mereka menemukan cinta dalam waktu yang cepat?’

Suka iri via www.unsplash.com

Advertisement

Gara-gara usaha cintamu seringkali gagal, kamu jadi suka iri kepada teman-teman sendiri. Terutama bagi mereka yang sudah menikah. Di pernikahannya kamu acapkali merasakan dua hal; bahagia dan sedih. Bahagia karena temanmu akhirnya menemukan jodohnya, sedih karena kamu belum. Tambah miris saat kamu mengingat betapa cepatnya dia berjodoh, padahal kamu sendiri sudah jatuh bangun melebihi dia namun semuanya nihil.

4. Tapi akhirnya kamu sadar, bahwa membandingkan bukan hal yang baik. Karena memang tiap orang punya jalannya sendiri-sendiri

Beda jalan via www.pexels.com

Keseringan gagal, kamu jadi iri terhadap mereka yang begitu mudahnya berhasil. Pacaran sekali tapi langgeng sampai menikah, atau pacaran cuma sebentar langsung menikah. Sementara kamu, bergonta-ganti pasangan tetap saja nggak berhasil. Hingga akhirnya kau tersadar bahwa masih ada yang lebih parah dari kamu, yaitu mereka yang melajang sampai tua. Akhirnya kamu sadar bahwa setiap orang punya jalannya masing-masing. Kamu percaya bahwa usahamu tinggal menunggu hasil saja. Sebentar lagi pasti akan datang orangnya.

5. Toh ada banyak juga pelajaran yang kamu dapat soal hubungan, selain mengenal karakter pasangan yang pas untuk masa depan

Bekal nikah via www.pexels.com

Kalau dipikir-pikir lagi, meski citramu buruk karena mantanmu banyak tapi banyak keuntungan yang kamu dapat dari hal itu. Pernah berhubungan dengan banyak sosok membuatmu memiliki banyak pengetahuan dan cara untuk menyikapi seseorang. Selain itu kamu juga sejatinya beruntung karena terbiasa dengan intrik-intrik dalam hubungan yang mana ini bisa menjadi bekal yang penting untuk hubunganmu setelah menikah nanti.

6. Kamu percaya jodoh itu mesti diperjuangkan, maka dari itu dirimu berusaha mencari sosok yang pas untuk mendampingimu di masa depan

Jodoh pasti berlalu via www.pexels.com

Dari segala cibiran yang kamu terima berusahalah untuk ikhlas. Dan jangan sampai statusmu menghalangimu untuk maju. Jangan kapok untuk mencintai, jangan kapok untuk menjalani hubungan lagi. Sebab bagaimanapun juga jodoh tetap harus diperjuangkan. Selalu belajar dari kesalahan. Yakinlah bahwa usahamu akan terbayarkan pada waktunya nanti. Usaha nggak akan mengkhianati hasil. Semoga Tuhan melihat usaha kerasmu dan mempertemukan segera dengan jodohmu.

Punya banyak mantan memang dilematis. Di satu sisi senang karena itu pertanda kamu laku, tapi di sisi lain sedih juga karena selalu dijadikan bercandaan.. dibilang nggak setia lah dan lain-lain. Namun terlepas dari semuanya kamu nggak perlu bersedih sebab suatu saat nanti pasti akan datang seseorang yang memintamu untuk menemaninya mengarungi hidup bersama. Yakinlah saat waktunya tiba dia yang memperjuangkanmu, bukan sebaliknya. Inilah bayaran atas usahamu selama ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya