Jarang banget ada cowok yang memutuskan untuk memilih sahabatnya sebagai tempat melabuhkan hati. Sehingga saat cowok sudah memutuskan untuk melakukannya, kamu mesti tahu ia tak asal melakukan hal ini. Mungkin sulit bagi kamu untuk mengerti: kenapa dia yang selama ini kamu anggap sahabatnya jadi “baper” dan mau lebih? Bukannya jatuh cinta sama sahabat sendiri itu bisa bikin persahabatan renggang dan semuanya runyam?

Sebelum menghakiminya, dengarkan dulu hal-hal di bawah ini. Semoga apa yang tertulis di sini bisa membuatmu membuka hati.

1. Mudah untuk jatuh cinta padamu karena dia tak perlu lagi adaptasi. Dia sudah mengenalmu dengan baik dari jauh-jauh hari

Adaptasi? Nggak lah, kan kita sudah saling tau satu sama lain

Kamu dan dia sudah biasa melakukan berbagai hal bersama. Selama ini, kalian sudah saling terbuka dan menerima kegiatan satu sama lain. Berbeda dengan memulai hubungan dengan orang yang sebelumnya asing, tak banyak penyesuaian yang perlu kalian lakukan karena kegiatannya dan kegiatanmu sudah saling kalian ketahui sedari dulu.

Keluargamu pun sudah dia kenal dengan baik

Ketemu orangtu pacar pun jadi tak menakutkan via corner.wavooapp.com

Advertisement

Tak ada yang perlu ditakutkan lagi kalau ketemu “calon mertua”. Kamu dan dia sudah saling mengenal keluarga masing-masing satu sama lain. Tak hanya itu, bahkan mungkin orangtuamu sudah tahu dia menaruh hati padamu sejak dulu. Dengan keadaan seperti ini, saat ada masalah, orangtua bisa diajak curhat karena kalian sudah saling kenal dengan mereka masing-masing, ‘kan?

3. Bicara denganmu membuatnya nyaman, tak ada yang perlu dia sembunyikan

Tak ada yang perlu disembunyikan via www.shutterstock.com

Mau menyembunyikan apa lagi? Kamu tahu semuanya tentangnya. Mulai dari hobinya, makanan favorit, sampai kebusukan-kebusukan yang dia miliki. Dia pun sudah nyaman berbicara banyak hal denganmu. Sedari dulu, kamu adalah tempat curhat setia yang selalu siap memberi masukan untuknya.

4. Kamu tahu bagaimana riwayatnya. Pun demikian, kamu luar-dalam dimengertinya

Kita kan sudah sama-sama tau mantan-mantan kita

Dari sejak pertama dia pacaran hingga terakhir kali dia putus, kamu paham bagaimana dia memperlakukan mereka yang pernah jadi pacarnya. Dia pun sudah paham benar bagaimana kamu selama ini saat pacaran, dan kenapa hubunganmu dengan mantan berakhir. Tak perlu khawatir lagi tentang godaan dari mantan. Kalian bisa terbuka membicarakan hal tersebut karena sejak awal memang kalian sudah sama-sama tahu.

5. Kalian tak melulu bicara soal cinta, tapi lebih bebas melakukan hal seru lain berdua

Banyak hal yang bisa kalian lakukan berdua

Karena kalian sejak dulu sudah sering melakukan banyak hal bersama, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan dalam hubungan ini. Dia yakin kebosanan dalam pacaran tak akan terjadi karena kalian takkan melulu bicara soal cinta. Kalian sudah pernah kok bicara soal keluarga, diet, hobi bahkan sampek obrolan ngelantur soal politik negara ini tanpa perlu sungkan. Jadi daripada hubungan anak-anak lain, hubungan kalian akan terasa lebih seru!

6. Teman-teman kalian akan saling mengerti dan menjaga hubungan ini

Teman akan menjaga hubungan kita

Ini poin penting yang jadi salah satu pertimbangan utama. Tak banyak teman yang menyarankan sahabat jadi cinta dengan beragam alasan. Tapi teman-teman kalian sudah memilih untuk mendukung hubungan ini. Temannya adalah temanmu dan temanmu juga temannya. Dia yakin mereka menginginkan yang terbaik untuk kalian, dan mereka pasti bisa menjaga kalian dari perbuatan yang bisa merusak hubungan ini.

Sederhananya, ketika cowok sudah memutuskan untuk menjadikan sahabatnya sebagai kekasih, itu adalah keputusan yang sudah sangat berdasar dan penuh pertimbangan. Jadi gak usah ragu ya. Toh jodoh bisa datang dari mana saja kok!